Bukit-bukit bebatuan dan ombak besar menjadi ciri khas Pantai Klayar, persis seperti di Tanah Lot. Pantai yang berjarak sekitar 25 kilometer dari pusat Kota Pacitan ini, juga memiliki bukit untuk menikmati sunrise ataupun sunset. Di atas bukit itu terdapat sebuah saung, sehingga wisatawan dapat menikmati matahari terbit atau tenggelam menjadi lebih syahdu.
detikTravel berkesempatan mengunjungi pantai ini bersama rombongan Presiden SBY, Selasa (15/10/2013) kemarin. Puas menikmati pantai dari atas bukit, saatnya bermain ombak di bibir pantai. Tapi hati-hati, ombak di pantai selatan Jawa ini cukup besar, tingginya bisa mencapai setengah meter ataupun satu meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai bermain ombak, kita juga dapat menikmati santap seafood di warung-warung yang berada di kawasan Pantai Klayar. Es kelapa pun diwajibkan untuk melepas dahaga usai letih beraktivitas di Tanah Lot ala Pacitan ini.
Tetapi sayang, pantai dengan pemandangan kelas dunia ini, masih banyak harus berbenah. Buruknya akses menuju Klayar dijadikan alasan mengapa pantai ini kurang mendunia.
"Akses jalannya jelek menuju pantai ini, ya kita harap kunjungan Pak SBY bisa membuat lebih bagus," tutur Supriadi, warga Pacitan.
Selain akses yang kurang mulus, di Pantai Klayar juga tidak terdapat penginapan. Sehingga, pengunjung hanya bisa menikmati pantai sampai sore saja. Pantai Klayar pun membuat kita seperti di dunia antah berantah, karena tak ada sinyal ponsel dari berbagai operator selular.
Sebelumnya, Presiden SBY saat mengunjungi Pantai Klayar mengakui kalau Pantai Klayar tidak kalah seperti pantai-pantai di luar negeri. Presiden SBY berharap agar kearifan budaya lokal di pantai ini terus dijaga. Dia juga akan membuat tempat wisata Pantai Klayar lebih bagus dari saat ini.
"Kita akan buat ini sebagai tempat wisata yang lebih indah, lebih bagus," ucap Presiden SBY dalam kunjungannya.
(rvk/aff)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica