Jomblang adalah salah satu dari ratusan gua yang tersebar di Kabupaten Gunungkidul. Gua ini terbentuk akibat amblesnya tanah beserta vegetasi di atasnya, langsung ke dasar bumi, ratusan tahun silam. Runtuhnya tanah ini menyebabkan munculnya lubang besar, yang sekarang dikenal dengan Gua Jomblang.
Perlu diingat, gua ini bukan untuk pemula. Agar bisa masuk ke dalamnya, wisatawan perlu melakukan Single Rope Technique (SRT) secara vertikal. Mengutip situs Panduan Wisata Jogja, Kamis (17/10/2013), perlengkapan SRT terdiri dari harness, chest harness, ascender, auto descender, jammer, footloop, carabiner, serta cowstail panjang dan pendek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di jalur ini, 15 meter pertama berupa lereng yang masih bisa dipijak. Tapi setelah itu, untuk sampai di dasar gua, pengunjung harus turun tali sekitar 20 meter. Ini cukup menakutkan, apalagi bagi para pemula!
Tapi begitu sampai di dasarnya, pemandangan Gua Jomblang sangat mengagumkan. Hutan purba tumbuh subur di dalam sana. Aneka lumut, semak, dan pohon bisa ditemukan di dalamnya. Lalu, di manakah traveler bisa melihat 'cahaya surga'?
Di dalam Gua Jomblang terdapat lorong yang terhubung dengan Gua Grubug. Lorong sepanjang 300 meter itulah yang akan mengantar Anda melihat 'cahaya surga', yaitu pancaran sinar matahari yang menerobos dari atap gua.
Sungai bawah tanah mengalir di dekat sana. Sinar matahari itu menerobos masuk Gua Grubug, membentuk tiang-tiang cahaya. Tetesan air dari atas gua mempercantik pemandangan.
Itulah kenapa Gua Jomblang sangat diminati wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Buktinya pada 2011, gua ini menjadi salah satu tempat syuting Amazing Race, acara petualangan dari Amerika Serikat. Sebelum terkenal di mancanegara, ayo siap-siap ke sana!
(sst/sst)












































Komentar Terbanyak
Lagi, Finlandia Dinobatkan Jadi Negara Paling Bahagia Sejagat
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
DPR Pertanyakan Harga Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran, Aneh Bin Ajaib