Berbicara soal Gua Gong, pasti akan heran mengapa gua ini diberikan nama Gong yang notabenenya adalah alat musik khas Jawa. Rupanya gua ini memang memiliki hubungan dengan alat musik tradisional tersebut.
Saat detikTravel berkunjung ke sana bersama rombongan Presiden SBY, Kamis lalu, di dalam gua itu terdapat batu stalaktit. Nah, aneh bin ajaibnya batu stalaktit di gua tersebut bila dipukul dapat mengeluarkan bunyi yang menyerupai suara gong. Batu tersebut terletak di ujung gua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gua ini memiliki panjang sekitar 300 meter. Selama perjalanan kita juga akan menikmati lampu-lampu berwarna-warni yang dipasang oleh dinas pariwisata. Tentunya lampu-lampu ini jadi menambah indah suasana.
Di ujung gua juga terdapat semacam mata air. Konon, bila kita mencuci muka di mata air itu maka akan memberi kita kesehatan. Airnya pun segar sekali, dan cocok untuk membasuh keringat kita usai letih menelusuri gua.
Gua Gong ditemukan oleh warga sekitar pada tahun 1995. Selang dua tahun kemudian pemerintah melakukan renovasi guna mempermudah pengunjung. Salah satunya membuat anak tangga, menambah lampu supaya tidak gelap dan menambah pendingin ruangan. Dijamin kita akan nyaman di sini.
Untuk menuju ke Gua Gong, dibutuhkan waktu satu jam dari pusat Kota Pacitan. Rute gua ini sejalan dengan rute menuju Pantai Klayar. Aksesnya pun tergolong bagus karena jalanan sudah diaspal dengan mulus. Pemandangan selama perjalanan menuju Gua Gong sangatlah asri, pegunungan hijau setia menemani mata kita.
Sesampainya di Gua Gong, pengunjung harus mengeluarkan kocek Rp 5.000. Bila ingin menggunakan jasa pemandu bisa saja dan tidak dikenakan patokan tarif.
"Bayar seikhlasnya saja," kata Marni, seorang pemandu yang sudah bekerja lebih dari 5 tahun di sini.
Usai menikmati gua, ada baiknya pengunjung membeli oleh-oleh di sini. Beragam batu akik dijual di sini tentunya dengan harga yang murah ketimbang beli di Jakarta.
(/)












































Komentar Terbanyak
Dugaan Pungli Petugas Imigrasi Batam Jadi Pemberitaan Heboh Media Singapura
3 Kota di ASEAN Paling Murah Versi Turis AS
Macet Puncak Bogor, Masalah Klasik Bikin Semua Pusing Tujuh Keliling