Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 26 Nov 2013 13:48 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Unik! Ada Gereja Kayu di Balige, Samosir

detikTravel
Inilah gereja tertua di Balige (Agnes/detikTravel)
Inilah gereja tertua di Balige (Agnes/detikTravel)
Balige - Balige di Samosir tak hanya terkenal dengan Museum Batak di TB Silalahi Center saja. Tapi, di sana juga ada gereja tertua yang bahan bangunannya terbuat dari kayu semua. Wah!

Namanya Gereja Huria Kristen Batak Prostestan (HKBP) Balige, letaknya tak jauh dari pasar Balige. Di tempat itu pula, Agustus lalu menjadi lokasi pemberkataan pasangan selebriti Judika dan Duma Riris. detikTravel berkesempatan mengunjunginya atas undangan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akhir pekan lalu.

"Gereja ini pertama kali berdiri tahun 1861, dimulai oleh lembaga penginjilan dari Jerman," kata Ketua Pendeta HKBP Balige, Junson Pasaribu kepada detikTravel.

Namun, secara fisik bangunan yang seperti sekarang ini ada sudah dibangun dari 1923 hingga 1926. Kemudian, para tetua memutuskan untuk membuat rumah sakit dan sekolah.

"Itu pada tahun 1954, para tetua memikirkan pelayanan gereja kepada masyarakat sekitar Balige," ujarnya.

Saat kita memasuki pintu masuk gereja, di sana terdapat pigura dua orang pendeta. Di antaranya pendeta yang pertama kali menyebarkan agama Kristen di Toba Samosir yakni Nommensen. Serta pendeta lokal yang berasal dari Balige.

Menurut Junson, kedua potret dikhususkan untuk menghargai kedua tokoh tersebut. Setelah melewatinya, di sana langsung ada bangku-bangku gereja yang terbuat dari kayu.

Tak hanya itu saja, mimbar tempat khotbah pendeta juga terbuat dari kayu. Bahan material kayu juga tampak dari pintu dan jendela bangunan tersebut. Namun jika dilihat dari luar, gereja sengaja dicat berwarna putih.

"Di atas menara, kami juga ada lonceng tertua, sama dengan adanya agama Kristen di Balige," kata Junson.

Kawasan gereja yang mempunyai luas 1,5 hektar setiap pukul 05.00 WIB sudah bisa dibuka untuk umum. Serta tiap pukul enam sore lonceng akan dibunyikan.

Jika Anda ingin mengunjunginya, dari Pasar Balige cukup mengendarai bendi bermotor (bentor) khas Kabupaten Toba Samosir (Tobasa). Jangan lupa untuk membayarnya sekitar Rp 3 ribu. Tertarik mengunjungi gereja unik ini?



(shf/shf)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA