Jika ke Pulau Samosir, mampirlah ke desa kecil di pesisir timur pulau yang bernama Tomok, Sumatera Utara. Di dekat pelabuhan, ada pemakaman tradisional dari Raja Sidabutar.
Letak komplek pemakamannya kecil, dengan beberapa makam yang terbuat dari batu. Namun uniknya, di salah satu makamnya terdapat patung wanita yang bersanding dengan dua pria. Lho, siapakah dia?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu wanita di belakang Raja Kedua, tunangan yang tidak jadi istrinya," katanya kepada detikTravel, minggu lalu.
Namanya, Anting Malela Boru Sinaga. Di masanya, ia adalah wanita tercantik di seluruh pelosok Samosir. Semua pria ingin mempersuntingnya, termasuk Sidabutar.
Dalam sebuah pertarungan, Sidabutar berhasil melawan semua lawannya yang ingin mendapatkan hati Anting. Singkat cerita, Sidabutar dan Anting menjalin hubungan selama 10 tahun.
Namun, ketika di hari pernikahan, tepatnya saat ingin disumpah oleh dukun panggana (dukun pernikahan), Anting dengan lantang menolaknya. "Ia berkata, saya tidak mencintai Sidabutar dan tak ingin menikahinya. Bubarkan pesta ini!"
Dengan sedih hati, raja menerimanya. Tapi dengan kekuatan sakti rambut panjangnya ia berhasil mengetahui mengapa Anting menolak menikah dengannya. Anting diduga mencintai pria lain dan terkena guna-guna yang disebut dorma sijundai.
Jika guna-guna itu mengenai perempuan, ia tidak akan sembuh, bahkan bisa sakit jiwa sepanjang hidupnya.
"Patungnya dibuat sebelum mereka merencanakan pernikahan. Ini sebagai peringatan yang tak bisa dilupakan raja."
Selain Oppu Barita, di sana juga terdapat makam lainnya. Seperti raja pertama Oppu Sari Buntu Sidabutar, raja ketiga Oppu Solompoan, panglima perang raja kedua, dan para tetua adat di zamannya yang bentuk makamnya lebih kecil.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok