Serunya Naik Kapal Perang TNI AL di Anambas

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Serunya Naik Kapal Perang TNI AL di Anambas

Idham Khalid - detikTravel
Rabu, 11 Des 2013 08:54 WIB
Serunya Naik Kapal Perang TNI AL di Anambas
Kapal patroli TNI AL di Anambas (Idham/detikTravel)
Anambas - Kepulauan Anambas adalah batas terluar Indonesia dengan Singapura dan Malaysia. Tak heran, keberadaan kapal patroli TNI AL mutlak adanya. Ikut wara-wiri di lautan dengan kapal perang ini adalah pengalaman yang seru!

Kapal Kal Baruk bersandar di Dermaga Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau. Warnanya abu-abu kecoklatan dengan panjang sekitar 28 meter. Di atas atap ruang kemudi bagian atas, bendera Merah Putih berkibar.

Kal Baruk merupakan kapal yang digunakan Pangkalan TNI Angkatan Laut, Tarempa, Kepulauan Anambas untuk berpatroli menjaga wilayah perbatasan Indonesia bagian Barat, tepatnya di Laut China Selatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai kapal Patroli, Kal Baruk dilengkapi sebuah senjata jenis senapan 12.7 metraliur buatan tahun 1992 yang terdapat di bagian depan. Di bagian belakang, berjejer beberapa drum, sebuah bangku panjang dan tangga yang menghubungkan ke bagian atas.

Kapal ini juga dilengkapi dengan dapur, kamar mandi, ruang tengah yang dilengkapi dengan sofa dan televisi. detikTravel beserta rombangan media undangan dari Multilateral Naval Exercise dan Indonesia International Maritime Festival (IIMF) 2014 berkesempatan mengarungi beberapa pulau di Kepulauan Anambas, bulan lalu.

Komandan Pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Lanal), Tarempa, Kepulauan Anambas, Letnan Kolonel (P) Agung Jaya Saktika menyambut ramah rombongan media di Dermaga Paltamak.

Dari Dermaga Palmatak, kapal bergerak menuju Tarempa. Mesin menderu, riak air laut yang tadinya berwarna biru berubah menjadi putih, membentuk garis panjang membelah lautan Tarempa yang mengagungkan.

Sepanjang perjalanan kita disuguhkan pemandangan indah dengan barisan pulau-pulau menakjubkan yang membuat kita tak mampu menahan diri untuk mengabadikan suasana dengan jepretan kamera.

Pada hari berikutnya, kapal mengantarkan rombongan ke Pulau Bawah dan Pulau Durai. Panorama laut di ujung Indonesia ini begitu indah terlebih ketika melihat kawanan lumba-lumba yang beberapa kali berlompatan, masuk ke laut lalu kembali muncul, melompat, berulang kali. Asyiknya!

(sst/sst)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads