Butuh lisensi untuk bisa menjelajahi taman bawah laut di Pulau Sangalaki, Kepulauan Derawan, Kalimantan Barat. Namun, penyelam yang belum punya lisensi bisa juga menikmati dengan mengambi paket fun diving.
Mereka bisa mengintip keindahan perairan di sini dengan dampingan langsung dan pelatihan singkat di air bersama dive master. Kedalaman maksimum yang bisa dicapai para fun divers dibatasi hanya delapan meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sini kita masih menggunakan snorkel dan fin, layaknya ketika akan snorkeling. Setelah tubuh mulai rileks dan beradaptasi dengan situasi arus, diver akan dipakaikan sabuk pemberat yang disesuaikan dengan bobot tubuh masing-masing orang.
Berat badan sekitar 47 kg, akan diberikan lima buah besi pemberat yang dieratkan pada sabuk khusus dan ditautkan ke tubuh kita. Setelah itu, scuba vest dengan regulator dan tabung oksigen akan mulai dipakai.
Diving berarti membiasakan teknik nafas yang sama dengan snorkeling. Bedanya kali ini dengan bantuan tabung oksigen. Mulai membiasakan berenang dengan semua peralatan yang ada, kita juga akan diperkenalkan dengan ragam alat yang terdapat di rompi selam.
Ketenangan berperan sangat penting, biasakan diri untuk rileks. Ini berpengaruh pada nafas yang kita hirup di tabung oksigen.
"Jangan terburu-buru, rileks saja. Bila adrenalin kita terpacu, nanti nafas akan semakin cepat dan cadangan oksigen pun jadi cepat habis," jelas Yudi, seorang Dive Master di Sangalaki Manta Paradise kepada detikTravel beberapa waktu lalu.
Setelah dianggap lulus pada fase ini, barulah para divers 'junior' diajak menyelam ke tingkat yang lebih dalam. Pesan penting dari para dive master di sini adalah mengikuti bagaimana panduan mereka, karena pemandu selam lokal sangat tahu seluk-beluk perairannya.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Sejarah Tembok Ratapan yang Asli: Tempat Suci Umat Yahudi