Mengintip Museum Mata di Bandung

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mengintip Museum Mata di Bandung

Baban Gandapurnama - detikTravel
Rabu, 18 Des 2013 15:35 WIB
Mengintip Museum Mata di Bandung
(Baban Gandapurnama)
Bandung - Bandung kini punya museum baru, yaitu Museum Mata di RS Mata Cicendo. Di sini terdapat banyak peralatan medis tradisional hingga modern untuk mengobati berbagai penyakit mata. Yuk, intip Museum Mata ini.

Ruangan berdinding kaca mirip akuarium ini menyita perhatian pasien dan pengantarnya yang wara wiri di RS Mata Cicendo, Jalan Cicendo, Kota Bandung. Lirikan mata tertuju kepada benda-benda terpajang rapi pada display di dalam ruangan. Di pintu masuk tertera tulisan 'Museum Mata'.

RS Mata Cicendo salah satu rumah sakit berusia tua di Bandung. Lokasinya tak jauh dari rumah dinas Gubernur Jabar atau dikenal Gedung Pakuan. Hanya berjarak sekitar 500 meter dari Stasiun Kereta Api Bandung

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Januari 2014 mendatang, usia RS Cicendo menginjak 105 tahun. Kebanggaan tersendiri bagi RS Cicendo yang saat ini bertitel satu-satunya rumah sakit mata rujukan di Indonesia.

Sebagai bentuk pengabdian, puluhan alat medis penunjang kerja dokter mengobati pasien selama ini diabadikan di Museum Mata. "Banyak alat medis tak terpakai. Sayang juga kalau dilelang. Akhirnya dikumpulkan, lalu dikemas dan dipajang menjadi museum," ucap Direktur Utama RS Cicendo Hikmat Wangsaatmadja kepada wartawan di RS Cicendo, Rabu (18/12/2013).

Sebenarnya sudah tak terhitung ragam bentuk peralatan medis yang menemani kiprah RS Cicendo sepanjang seratusan tahun. Seiring poros bumi berputar, peralatan medis lebih canggih tercipta. Mau tak mau manajemen mesti membuntuti zaman, perlatan lama pun diganti dengan tampilan modern dan serba digital. Peralatan medis usang itu menumpuk tak terpakai.

Jangan lupakan sejarah, sepertinya diterapkan RS Cicendo. Maka tercetuslah ide memanfaatkan peralatan medis lama itu menjadi saksi histori dengan cara dimuseumkan.

"Sejak dua tahun terakhir peralatan medis itu dikemas dengan konsep museum. Saat ini alat-alatnya dipajang di Museum Mata yang berada di lantai satu," jelas Hikmat.

Sebenarnya, sambung Hikmat, alat-alat medis tak terpakai itu pernah 'menginap' di lantai tiga RS Cicendo beberapa tahun lalu. Konsep museum sudah terpikir waktu itu. Namun baru diseriuskan dua tahun terakhir dengan memindahkan peralatan ke lantai satu di ruangan khusus yang diberi nama Museum Mata. Letak museum berada di area lobi.

"Peralatan ini ada milik rumah sakit, ada juga sebagiannya milik pribadi para dokter yang pernah bekerja di RS Cicendo," tutur Hikmat.

Peralatan medis yang tersimpan di Museum Mata antara lain perimetri, trial lens, mesin fakoemulfisikasi, spekulum mata, foto cine centrum, proyektor auto chart, dan lensometer. Umumnya konsep museum, peralatan-peralatan medis di tempat ini terpampang nama alat, tahun pembuatan, dan penjelasan fungsi atau kegunaan alat.

(aff/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads