Mulai dari kepulauan Raja Ampat di Papua, Karimunjawa di Jepara, sampai Bali yang sudah terkenal, masing-masing menawarkan keindahan Indonesia. detikTravel mengelar survei Twitter dari Senin-Rabu (27-29 Januari) dan akhirnya dihimpun Kamis (30/1/2014). Ada banyak pulau yang disebut pembaca, tapi inilah 5 pulau favorit pilihan Anda yang paling dominan:
|
(Budi Sugiharto/detikTravel)
|
1. Pulau Bali (14 persen)
|
(Budi Sugiharto/detikTravel)
|
Budaya kental Hindu, teras sawah nan hijau, hingga keramahan penduduknya juga menjadi salah satu faktor utama traveler mengunjungi Bali. Ketika banyak surfer yang mencari ombak, tidak sedikit juga yang menyepi di daerah Ubud yang lebih tradisional. Apa pun tujuan Anda, Bali akan selalu ada di hati. Sebanyak 14 persen pembaca memilih Bali sebagai pulau favorit.
1. Pulau Bali (14 persen)
|
(Budi Sugiharto/detikTravel)
|
Budaya kental Hindu, teras sawah nan hijau, hingga keramahan penduduknya juga menjadi salah satu faktor utama traveler mengunjungi Bali. Ketika banyak surfer yang mencari ombak, tidak sedikit juga yang menyepi di daerah Ubud yang lebih tradisional. Apa pun tujuan Anda, Bali akan selalu ada di hati. Sebanyak 14 persen pembaca memilih Bali sebagai pulau favorit.
2. Pulau Derawan (12 persen)
|
(Rachma lailiyah/d'Traveler)
|
Bagi yang belum tahu rutenya, untuk mencapai Pulau Derawan tidaklah terlalu sulit. Anda perlu terbang ke titik awal di Kota Berau, dilanjutkan dengan perjalanan ke Tanjung Batu. Di Tanjung Batu, terdapat dermaga untuk menyeberang ke Pulau Derawan. Walaupun tidak murah, tapi harga yang dibayar ke Pulau Derawan sangatlah pantas.
2. Pulau Derawan (12 persen)
|
(Rachma lailiyah/d'Traveler)
|
Bagi yang belum tahu rutenya, untuk mencapai Pulau Derawan tidaklah terlalu sulit. Anda perlu terbang ke titik awal di Kota Berau, dilanjutkan dengan perjalanan ke Tanjung Batu. Di Tanjung Batu, terdapat dermaga untuk menyeberang ke Pulau Derawan. Walaupun tidak murah, tapi harga yang dibayar ke Pulau Derawan sangatlah pantas.
3. Kepulauan Karimunjawa (10 persen)
|
(Nanda Ajeng Hastatia/d'traveler)
|
Untuk mencapai Karimunjawa tidaklah sulit. Anda dapat menggunakan jasa boat maupun kapal dari Pelabuhan Jepara untuk mencapainya. Setidaknya dibutuhkan waktu 6 jam perjalanan dengan kapal ferry besar. Setibanya di sana, Anda akan disambut dengan tanda baca bertuliskan 'Selamat datang di Karimunjawa.' Setelah melewati tanda itu, hanya pantai indah dan suasana santai yang akan Anda temui.
3. Kepulauan Karimunjawa (10 persen)
|
(Nanda Ajeng Hastatia/d'traveler)
|
Untuk mencapai Karimunjawa tidaklah sulit. Anda dapat menggunakan jasa boat maupun kapal dari Pelabuhan Jepara untuk mencapainya. Setidaknya dibutuhkan waktu 6 jam perjalanan dengan kapal ferry besar. Setibanya di sana, Anda akan disambut dengan tanda baca bertuliskan 'Selamat datang di Karimunjawa.' Setelah melewati tanda itu, hanya pantai indah dan suasana santai yang akan Anda temui.
4. Kepulauan Raja Ampat (8 persen)
|
(Regy Kurniawan/ACI)
|
Raja Ampat sendiri memiliki koleksi biota laut yang paling lengkap di dunia. Ibaratnya sebuah museum bawah laut dengan kekayaan alam yang begitu lengkap, menjadikan Raja Ampat sebagai surganya pecinta snorkeling dan diving. Ciri khas utama dari Raja Ampat adalah lansekap terapung di atas air yang terdapat di Pulau Wayag.
4. Kepulauan Raja Ampat (8 persen)
|
(Regy Kurniawan/ACI)
|
Raja Ampat sendiri memiliki koleksi biota laut yang paling lengkap di dunia. Ibaratnya sebuah museum bawah laut dengan kekayaan alam yang begitu lengkap, menjadikan Raja Ampat sebagai surganya pecinta snorkeling dan diving. Ciri khas utama dari Raja Ampat adalah lansekap terapung di atas air yang terdapat di Pulau Wayag.
5. Gili Trawangan, Lombok (8 persen)
|
(Afif/detikTravel)
|
Uniknya, Anda tidak akan menemukan kendaraan bermotor sama sekali di Gili trawangan. Karena ada larangan untuk untuk tidak membawa kendaraan bermotor. Lagipula tidak ada jalan aspal di Gili Trawangan. Pengunjung hanya dapat berjalan kaki maupun menggunakan sepeda saja. Hal tersebut menjadi salah satu kelebihan utama di sini. Tentunya Gili Trawangan bebas polusi. Tentunya Anda juga bisa diving dan snorkeling di Gili Trawangan, selain bersenang-senang dengan teman tentunya.
5. Gili Trawangan, Lombok (8 persen)
|
(Afif/detikTravel)
|
Uniknya, Anda tidak akan menemukan kendaraan bermotor sama sekali di Gili trawangan. Karena ada larangan untuk untuk tidak membawa kendaraan bermotor. Lagipula tidak ada jalan aspal di Gili Trawangan. Pengunjung hanya dapat berjalan kaki maupun menggunakan sepeda saja. Hal tersebut menjadi salah satu kelebihan utama di sini. Tentunya Gili Trawangan bebas polusi. Tentunya Anda juga bisa diving dan snorkeling di Gili Trawangan, selain bersenang-senang dengan teman tentunya.
Halaman 2 dari 12












































Komentar Terbanyak
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas
Warga 62 Bisa Bebas Visa ke Korea Selatan, Minimal 3 Orang
Menhub Usulkan Masjid di Jalur Arus Lebaran Jadi Rest Area Pemudik