Pada 20 Desember 2013 hingga 15 Januari 2014 lalu, detikTravel mengadakan survei mengenai aneka destinasi favorit di Indonesia. Sekitar 3.970 pembaca ikut serta dalam survei ini.
Beberapa kategori dikeluarkan termasuk museum. Ada 5 museum yang paling banyak dipilih traveler. Siapa tahu, salah satunya bisa jadi tujuan mengisi liburan Anda kali ini:
|
(Putri/detikTravel)
|
1. Museum Nasional (37%)
|
(Putri/detikTravel)
|
Masuk ke dalam, turis dihadapkan dengan beberapa ruangan yang menjelaskan tema tertentu. Misalnya, salah satu ruangan berisi tentang sejarah manusia, ada pula skema yang menggambarkan evolusi manusia versi Charles Darwin.
Naik ke lantai atas, wisatawan akan bisa melihat harta karun Tek Sing. Ini adalah barang berharga yang berasal dari kapal Tek Sing milik China yang tenggelam di perairan Bangka Belitung tahun 1882 silam.
Datang ke Museum Nasional, Anda harus membuang jauh-jauh pikiran museum yang gelap dan merupakan bangunan tua. Museum Nasional telah mengalami renovasi dan setiap lantai dilengkapi AC, lift dan juga eskalator. Asyik kan?
1. Museum Nasional (37%)
|
(Putri/detikTravel)
|
Masuk ke dalam, turis dihadapkan dengan beberapa ruangan yang menjelaskan tema tertentu. Misalnya, salah satu ruangan berisi tentang sejarah manusia, ada pula skema yang menggambarkan evolusi manusia versi Charles Darwin.
Naik ke lantai atas, wisatawan akan bisa melihat harta karun Tek Sing. Ini adalah barang berharga yang berasal dari kapal Tek Sing milik China yang tenggelam di perairan Bangka Belitung tahun 1882 silam.
Datang ke Museum Nasional, Anda harus membuang jauh-jauh pikiran museum yang gelap dan merupakan bangunan tua. Museum Nasional telah mengalami renovasi dan setiap lantai dilengkapi AC, lift dan juga eskalator. Asyik kan?
2. Museum Fatahillah (31%)
|
(Putri/detikTravel)
|
Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Jakarta, memamerkan koleksi guci, lukisan dan berbagai benda peninggalan Belanda. Selain itu, terdapat pula foto-foto Jakarta tempo dulu, lengkap dengan orang-orang yang pernah memimpin Jakarta. Seluruh koleksi ini terbagi atas beberapa ruangan, yakni Ruang Prasejarah Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung, dan Ruang MH Thamrin.
Namun dari semua benda yang tersimpan di Museum Fatahillah, yang paling menarik perhatian turis tentu keberadaan Meriam Si Jagur. Meriam Si Jagur berdiri gagah di tengah-tengah taman belakang museum.
Keistimewaan Meriam Si Jagur sendiri berada pada bagian belakang meriam, yaitu berbentuk tangan dengan gelang, lengkap dengan bordir di sekelilingnya, serta posisi ibu jari yang diapit antara telunjuk dan jari tengah. Inilah yang konon dipercaya sebagai lambang kesuburan. Karena keunikan inilah, Museum Nasional mendapat suara 1.459 atau 31%.
2. Museum Fatahillah (31%)
|
(Putri/detikTravel)
|
Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Jakarta, memamerkan koleksi guci, lukisan dan berbagai benda peninggalan Belanda. Selain itu, terdapat pula foto-foto Jakarta tempo dulu, lengkap dengan orang-orang yang pernah memimpin Jakarta. Seluruh koleksi ini terbagi atas beberapa ruangan, yakni Ruang Prasejarah Jakarta, Ruang Tarumanegara, Ruang Jayakarta, Ruang Fatahillah, Ruang Sultan Agung, dan Ruang MH Thamrin.
Namun dari semua benda yang tersimpan di Museum Fatahillah, yang paling menarik perhatian turis tentu keberadaan Meriam Si Jagur. Meriam Si Jagur berdiri gagah di tengah-tengah taman belakang museum.
Keistimewaan Meriam Si Jagur sendiri berada pada bagian belakang meriam, yaitu berbentuk tangan dengan gelang, lengkap dengan bordir di sekelilingnya, serta posisi ibu jari yang diapit antara telunjuk dan jari tengah. Inilah yang konon dipercaya sebagai lambang kesuburan. Karena keunikan inilah, Museum Nasional mendapat suara 1.459 atau 31%.
3. Museum Bank Indonesia (16%)
|
(Putri/detikTravel)
|
Museum ini menyajikan berbagai informasi mengenai peran Bank Indonesia. Meski menceritakan sejarah, museum ini tidak akan membosankan bagi traveler karena semua informasi disajikan secara modern dan menarik.
Salah satunya seperti yang terlihat dalam diorama lambang Bank Indonesia. Diorama ini menjelaskan bagaimana transformasi logo Bank Indonesia, mulai dari awal pendirian hingga saat ini.
3. Museum Bank Indonesia (16%)
|
(Putri/detikTravel)
|
Museum ini menyajikan berbagai informasi mengenai peran Bank Indonesia. Meski menceritakan sejarah, museum ini tidak akan membosankan bagi traveler karena semua informasi disajikan secara modern dan menarik.
Salah satunya seperti yang terlihat dalam diorama lambang Bank Indonesia. Diorama ini menjelaskan bagaimana transformasi logo Bank Indonesia, mulai dari awal pendirian hingga saat ini.
4. Museum Tsunami Aceh (11%)
|
(Triono/detikTravel)
|
Museum Tsunami Aceh menempati bangunan 4 lantai dengan luas 2.500 m2. Wisatawan yang masuk akan diminta masuk ke lorong yang hanya diterangi cahaya dari luar, persis dari ketinggian 40 meter. Jerit ketakutan mulai muncul saat air mengucur deras di tembok kanan dan kiri lorong. Sesekali, air itu memercik ke kepala dan tubuh para pengunjung. Lantunan ayat Al Qur'an menggema jelas. Suaranya memenuhi lorong gelap, masuk jauh ke dalam sanubari. Siapa pun pasti tersentuh dibuatnya.
Meski berisi tentang kisah pilu selama Tsunami, dari luar bangunan museum ini justru terlihat modern dan jauh dari kesan suram. Museum Tsunami Aceh berdiri di atas bangunan dengan desain minimalis. Karena itu semua, tak sedikit traveler yang memilihnya sebagai museum favorit dan mendapat 438 suara atau 11%.
4. Museum Tsunami Aceh (11%)
|
(Triono/detikTravel)
|
Museum Tsunami Aceh menempati bangunan 4 lantai dengan luas 2.500 m2. Wisatawan yang masuk akan diminta masuk ke lorong yang hanya diterangi cahaya dari luar, persis dari ketinggian 40 meter. Jerit ketakutan mulai muncul saat air mengucur deras di tembok kanan dan kiri lorong. Sesekali, air itu memercik ke kepala dan tubuh para pengunjung. Lantunan ayat Al Qur'an menggema jelas. Suaranya memenuhi lorong gelap, masuk jauh ke dalam sanubari. Siapa pun pasti tersentuh dibuatnya.
Meski berisi tentang kisah pilu selama Tsunami, dari luar bangunan museum ini justru terlihat modern dan jauh dari kesan suram. Museum Tsunami Aceh berdiri di atas bangunan dengan desain minimalis. Karena itu semua, tak sedikit traveler yang memilihnya sebagai museum favorit dan mendapat 438 suara atau 11%.
5. Museum Ullen Sentalu (5%)
|
(Desi Dwistratanti Sumadio/d'Traveler)
|
Ada beberapa ruang di dalam museum ini, seperti Ruang Selamat Datang. Ruangan ini sarat dengan unsur kayu dan batu. Di sini terdapat tulisan tentang latar belakang pembuatan Ullen Sentalu, serta arca Dewi Sri yang dipercaya sebagai dewi kesuburan.
Ruangan lain adalah Guwa Sela Giri. Ini adalah ruang pamer yang dibangun di bawah tanah berupa lorong panjang. Di sisi kanan-kirinya, berjejer lukisan dan foto para tokoh dari 4 keraton Kerajaan Mataram. Ruangan lain adalah Ruang Syair, tempat kumpulan syair yang ditulis putri Sunan Surakarta.
Ruangan selanjutnya adalah Royal Room Ratu Mas. Ruangan ini khusus dipersembahkan untuk Ratu Mas, permaisuri Sunan Pakubuwono X. Terdapat lukisan Ratu Mas, foto-foto bersama Sunan dan putrinya, serta berbagai pernak-pernik kelengkapan beliau seperti kain batik dan aksesori. Jadi, kapan giliran Anda ke Museum Ullen Sentalu?
5. Museum Ullen Sentalu (5%)
|
(Desi Dwistratanti Sumadio/d'Traveler)
|
Ada beberapa ruang di dalam museum ini, seperti Ruang Selamat Datang. Ruangan ini sarat dengan unsur kayu dan batu. Di sini terdapat tulisan tentang latar belakang pembuatan Ullen Sentalu, serta arca Dewi Sri yang dipercaya sebagai dewi kesuburan.
Ruangan lain adalah Guwa Sela Giri. Ini adalah ruang pamer yang dibangun di bawah tanah berupa lorong panjang. Di sisi kanan-kirinya, berjejer lukisan dan foto para tokoh dari 4 keraton Kerajaan Mataram. Ruangan lain adalah Ruang Syair, tempat kumpulan syair yang ditulis putri Sunan Surakarta.
Ruangan selanjutnya adalah Royal Room Ratu Mas. Ruangan ini khusus dipersembahkan untuk Ratu Mas, permaisuri Sunan Pakubuwono X. Terdapat lukisan Ratu Mas, foto-foto bersama Sunan dan putrinya, serta berbagai pernak-pernik kelengkapan beliau seperti kain batik dan aksesori. Jadi, kapan giliran Anda ke Museum Ullen Sentalu?
Halaman 2 dari 12












































Komentar Terbanyak
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas
Masjid Jamkaran dan Bendera Merah Balas Dendam
Menhub Usulkan Masjid di Jalur Arus Lebaran Jadi Rest Area Pemudik