Adalah Wae Rebo Lodge, penginapan yang menjadi pos terakhir sebelum naik ke kampung adat Wae Rebo. Wae Rebo Lodge berada di desa terakhir sebelum akhirnya masuk ke hutan untuk trekking. Hampir semua traveler sampai terlalu siang akan bermalam di sini sebelum melanjutkan perjalanan esok pagi.
Berada di tengah persawahan, berlatar belakang gunung dan dekat dengan pesisir membuat penginapan yang satu ini menjadi daya tarik tersendiri. Sajian pagi di sini sungguh membuat siapa saja terpesona.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari depan penginapan, terlihat jelas pesisir di sebelah kiri. Air yang biru berkilau tak mau kalah untuk memberi salam selamat pagi. Berjalan keluar dari penginapan, ada sebuah mata air kecil yang biasa digunakan anak-anak untuk bersih-bersih sebelum berangkat sekolah.
Di ujung, terlihat beberapa rumah penduduk dengan beberapa pohon yang membuat pemandangan terlihat asri. Yang lebih cantiknya lagi, hampir di semua rumah terdapat tanaman bunga. Tentu saja, Flores memang memiliki julukan Pulau Bunga.
Kembali ke penginapan, mulai pukul 07.00 WITA, semerbak makanan baru matang sudah tercium. Di penginapan dengan harga Rp 300 ribu per malam ini, disediakan makanan sebanyak 3 kali per hari. Semua makanannya lezat dan menggugah!
Selamat pagi dari kaki Wae Rebo!
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Duh, Jembatan Ikonik Suramadu Jadi Sasaran Pencurian, 480 Kg Besi Raib
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok
DPR Pertanyakan Harga Tiket Pesawat Mahal Jelang Lebaran, Aneh Bin Ajaib