Dari pantai ini, terlihat Pulau Hiri yang berbukit di seberang, hanya sepelemparan batu. Hanya duduk bengong menikmati angin laut dan pemandangan lepas pantai atau bermain air dan pasirnya yang hitam sudah cukup membahagiakan.
Ingin spot yang bagus? Berjalanlah ke sebelah kiri, ada jalan setapak menuju Teluk Saomadaha. Sekitar 10 menit berjalan kaki, bisa sampai pada lautan yang menjorok ke daratan seperti danau.
Teluk ini berpasir putih dan airnya bening seperti kaca. Koral-koral di bawah air sampai terlihat dengan mata telanjang saking beningnya. Di teluk ini, anak-anak juga sangat aman bermain air.
Saat detikTravel dan wartawan lain berkunjung ke pantai ini pada Sabtu (15/3/2014) lalu, teluk itu tampak ramai. Anak-anak kecil memakai ban berenang-renang di tepiannya.
Ada tempat penyewaan ban dengan tarif Rp 5 ribu sepuasnya. Mau menyisir dengan kano nelayan, cukup membayar Rp 30 ribu saja sepuasnya. Wisatawan juga bisa menyeberang ke Pulau Hiri, tarifnya Rp 5 ribu, namun perahu motor akan ngetem sampai penumpang penuh.
Jika tak ingin repot, turis bisa untuk berenang saja dengan tangan kosong atau pakai snorkel dan kaki katak. Bila tak mau berbasah-basahan, cukup duduk-duduk di warung sambil memesan es kelapa muda dengan gula aren, plus keripik pisang mulut bebek yang dicocol sambal sambil memandangi pemandangan laut. Sedap!
(ptr/ptr)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica