Siapa Sangka, Jakarta Punya 7 Kerajaan Binatang

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Travel Highlight Kebun Binatang

Siapa Sangka, Jakarta Punya 7 Kerajaan Binatang

- detikTravel
Kamis, 27 Mar 2014 12:27 WIB
Siapa Sangka, Jakarta Punya 7 Kerajaan Binatang
(Dikhy Sasra/detikfoto)
Jakarta - Melihat hewan dengan segala jenisnya yang cantik di Jakarta, tak harus cuma di kebun binatang saja. Ternyata, ada 7 kerajaan binatang di Ibukota yang bisa Anda kunjungi bersama keluarga. Mana saja ya?

Dihimpun detikTravel, Kamis (27/3/2014) inilah 7 kerajaan hewan di Jakarta yang terdaftar sebagai anggota Indonesia Zoo & Aquarium Association (IZAA). Tempat ini bisa dijadikan referensi liburan akhir pekan di Jakarta:

(Dikhy Sasra/detikfoto)

1. Taman Akuarium Air Tawar, TMII

(Fitraya/detikTravel)
Berada di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Taman Akuarium Air Tawar juga dikenal sebagai Dunia Air Tawar. Sesuai namanya, tempat ini berisi aneka ragam hewan yang hidup di air tawar.

Ada sekitar 72 akuarium yang mengisi bagian dalam Taman Akuarium Air Tawar ini. Akuarium ini terdiri dari 21 akuarium dinding, 37 akuarium lepas, 1 akuarium gerbang, 4 kolam budidaya, 1 kolam jamah, 1 taman reptilian air tawar, 4 kolam ekosistem, 2 kolam luar dan 1 danau.

Saat ini ada sekitar 5.000 hewan yang dirawat. Sekitar 126 jenis di antara biota air tawar tersebut dipajang dalam kolam peraga, seperti gurame padang, gurame merah, ikan daun, murai air tawar dan lain sebagainya. Yang paling ditunggu wisatawan adalah saat ikan piranha diberi makan!

1. Taman Akuarium Air Tawar, TMII

(Fitraya/detikTravel)
Berada di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Taman Akuarium Air Tawar juga dikenal sebagai Dunia Air Tawar. Sesuai namanya, tempat ini berisi aneka ragam hewan yang hidup di air tawar.

Ada sekitar 72 akuarium yang mengisi bagian dalam Taman Akuarium Air Tawar ini. Akuarium ini terdiri dari 21 akuarium dinding, 37 akuarium lepas, 1 akuarium gerbang, 4 kolam budidaya, 1 kolam jamah, 1 taman reptilian air tawar, 4 kolam ekosistem, 2 kolam luar dan 1 danau.

Saat ini ada sekitar 5.000 hewan yang dirawat. Sekitar 126 jenis di antara biota air tawar tersebut dipajang dalam kolam peraga, seperti gurame padang, gurame merah, ikan daun, murai air tawar dan lain sebagainya. Yang paling ditunggu wisatawan adalah saat ikan piranha diberi makan!

2. Taman Reptilia, TMII

(tmii.co.id)
Berada dalam satu kawasan dengan Museum Komodo, Taman Reptilia jadi salah satu kerajaan hewan yang juga berada di TMII. Taman ini resmi dibuka pada tahun 2001.

Di dalam taman ini, turis bisa melihat berbagai reptil hidup. Beberapa yang dilihat antara lain ular, kura-kura, penyu, buaya, kadal, kodok, dan iguana.

2. Taman Reptilia, TMII

(tmii.co.id)
Berada dalam satu kawasan dengan Museum Komodo, Taman Reptilia jadi salah satu kerajaan hewan yang juga berada di TMII. Taman ini resmi dibuka pada tahun 2001.

Di dalam taman ini, turis bisa melihat berbagai reptil hidup. Beberapa yang dilihat antara lain ular, kura-kura, penyu, buaya, kadal, kodok, dan iguana.

3. SeaWorld Indonesia, Ancol

(Dikhy Sasra/detikfoto)
Kalau TMII punya Taman Akuarium Air Tawar, Ancol punya SeaWorld. SeaWorld adalah sebuah komplek khusus yang dibuat bertema kelautan.

Akuarium utama SeaWorld berukuran panjang 40 meter, lebar 28 meter dan kedalaman 7 meter. Dalam akuarium ini, wisatawan bisa melihat banyak hiu berenang bebas layaknya di laut sungguhan. Dari akuarium, saatnya melihat terowongan Antasena. Ini adalah sebuah terowongan yang membelah akuarium utama.

Selain menyaksikan aneka ikan laut, pengunjung di SeaWorld juga bisa menyaksikan film dokumenter mengenai kehidupan hewan laut. Anda juga bisa membaca buku tentang laut di perpustakaan yang telah disediakan.

3. SeaWorld Indonesia, Ancol

(Dikhy Sasra/detikfoto)
Kalau TMII punya Taman Akuarium Air Tawar, Ancol punya SeaWorld. SeaWorld adalah sebuah komplek khusus yang dibuat bertema kelautan.

Akuarium utama SeaWorld berukuran panjang 40 meter, lebar 28 meter dan kedalaman 7 meter. Dalam akuarium ini, wisatawan bisa melihat banyak hiu berenang bebas layaknya di laut sungguhan. Dari akuarium, saatnya melihat terowongan Antasena. Ini adalah sebuah terowongan yang membelah akuarium utama.

Selain menyaksikan aneka ikan laut, pengunjung di SeaWorld juga bisa menyaksikan film dokumenter mengenai kehidupan hewan laut. Anda juga bisa membaca buku tentang laut di perpustakaan yang telah disediakan.

4. Museum Serangga & Taman Kupu-kupu, TMII

(Fitraya/detikTravel)
Taman Kupu-kupu berada dalam satu kawasan dengan Museum Serangga di TMII. Di dalam Taman Kupu-kupu, terdapat sekitar 20 jenis tanaman berbunga yang sering dikunjungi kupu-kupu. Di dalamnya juga terdapat kandang penangkaran kupu-kupu, dan laboratorium yang berfungsi untuk edukasi.

4. Museum Serangga & Taman Kupu-kupu, TMII

(Fitraya/detikTravel)
Taman Kupu-kupu berada dalam satu kawasan dengan Museum Serangga di TMII. Di dalam Taman Kupu-kupu, terdapat sekitar 20 jenis tanaman berbunga yang sering dikunjungi kupu-kupu. Di dalamnya juga terdapat kandang penangkaran kupu-kupu, dan laboratorium yang berfungsi untuk edukasi.

5. Taman Burung, TMII

(tmii.co.id)
Taman Burung pertama kali diresmikan pada tanggal 19 Agustus 1976. Taman ini berada di bagian belakang kawasan TMII, dekat dengan Pusat Peraga IPTEK.

Menempati lahan 6 hektar, taman burung menyimpan berbagai jenis burung di Indonesia. Saat ini koleksi burung Taman Burung mencapai 3.800 ekor dari 250 jenis. Burung-burung ini dirawat dalam kubah lengkap dengan pohon di dalamnya.

5. Taman Burung, TMII

(tmii.co.id)
Taman Burung pertama kali diresmikan pada tanggal 19 Agustus 1976. Taman ini berada di bagian belakang kawasan TMII, dekat dengan Pusat Peraga IPTEK.

Menempati lahan 6 hektar, taman burung menyimpan berbagai jenis burung di Indonesia. Saat ini koleksi burung Taman Burung mencapai 3.800 ekor dari 250 jenis. Burung-burung ini dirawat dalam kubah lengkap dengan pohon di dalamnya.

6. Ocean Dream Samudra, Ancol

(Putri/detikTravel)
Sebelum bernama Ocean Dream Samudra, tempat ini bernama Gelanggang Samudra Jaya Ancol. Ketika didirikan pada tahun 1974, Ocean Dream Samudra memiliki tujuan untuk konservasi, penelitian, dan pendidikan khususnya biota laut.

Di sini, turis bisa melihat Museum Moluska (Akuarium Air Laut dan Tawar) dan pentas lumba-lumba. Bukan cuma itu, Anda juga bisa melihat aksi lucu siang laut.

6. Ocean Dream Samudra, Ancol

(Putri/detikTravel)
Sebelum bernama Ocean Dream Samudra, tempat ini bernama Gelanggang Samudra Jaya Ancol. Ketika didirikan pada tahun 1974, Ocean Dream Samudra memiliki tujuan untuk konservasi, penelitian, dan pendidikan khususnya biota laut.

Di sini, turis bisa melihat Museum Moluska (Akuarium Air Laut dan Tawar) dan pentas lumba-lumba. Bukan cuma itu, Anda juga bisa melihat aksi lucu siang laut.

7. Taman Margasatwa Ragunan

(Putri/detikTravel)
Inilah kebun binatang yang selalu ramai hampir setiap hari. Biasanya, turis menyebutnya Ragunan agar lebih singkat. Berada di lahan sekitar 140 hektar, Ragunan menyimpan 3.000 ekor satwa dan 50.000 pohon.

Di dalam Ragunan, Anda juga bisa masuk ke dalam Pusat Primata Schmutzer. Berbagai jenis primata di Indonesia dan luar negeri dirawat di sini. Waktu terbaik untuk datang adalah saat feeding time. Di sini, Anda bisa melihat bagaimana para perawat memberikan makan primata.

7. Taman Margasatwa Ragunan

(Putri/detikTravel)
Inilah kebun binatang yang selalu ramai hampir setiap hari. Biasanya, turis menyebutnya Ragunan agar lebih singkat. Berada di lahan sekitar 140 hektar, Ragunan menyimpan 3.000 ekor satwa dan 50.000 pohon.

Di dalam Ragunan, Anda juga bisa masuk ke dalam Pusat Primata Schmutzer. Berbagai jenis primata di Indonesia dan luar negeri dirawat di sini. Waktu terbaik untuk datang adalah saat feeding time. Di sini, Anda bisa melihat bagaimana para perawat memberikan makan primata.
Halaman 2 dari 16
Berada di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Taman Akuarium Air Tawar juga dikenal sebagai Dunia Air Tawar. Sesuai namanya, tempat ini berisi aneka ragam hewan yang hidup di air tawar.

Ada sekitar 72 akuarium yang mengisi bagian dalam Taman Akuarium Air Tawar ini. Akuarium ini terdiri dari 21 akuarium dinding, 37 akuarium lepas, 1 akuarium gerbang, 4 kolam budidaya, 1 kolam jamah, 1 taman reptilian air tawar, 4 kolam ekosistem, 2 kolam luar dan 1 danau.

Saat ini ada sekitar 5.000 hewan yang dirawat. Sekitar 126 jenis di antara biota air tawar tersebut dipajang dalam kolam peraga, seperti gurame padang, gurame merah, ikan daun, murai air tawar dan lain sebagainya. Yang paling ditunggu wisatawan adalah saat ikan piranha diberi makan!

Berada di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, Taman Akuarium Air Tawar juga dikenal sebagai Dunia Air Tawar. Sesuai namanya, tempat ini berisi aneka ragam hewan yang hidup di air tawar.

Ada sekitar 72 akuarium yang mengisi bagian dalam Taman Akuarium Air Tawar ini. Akuarium ini terdiri dari 21 akuarium dinding, 37 akuarium lepas, 1 akuarium gerbang, 4 kolam budidaya, 1 kolam jamah, 1 taman reptilian air tawar, 4 kolam ekosistem, 2 kolam luar dan 1 danau.

Saat ini ada sekitar 5.000 hewan yang dirawat. Sekitar 126 jenis di antara biota air tawar tersebut dipajang dalam kolam peraga, seperti gurame padang, gurame merah, ikan daun, murai air tawar dan lain sebagainya. Yang paling ditunggu wisatawan adalah saat ikan piranha diberi makan!

Berada dalam satu kawasan dengan Museum Komodo, Taman Reptilia jadi salah satu kerajaan hewan yang juga berada di TMII. Taman ini resmi dibuka pada tahun 2001.

Di dalam taman ini, turis bisa melihat berbagai reptil hidup. Beberapa yang dilihat antara lain ular, kura-kura, penyu, buaya, kadal, kodok, dan iguana.

Berada dalam satu kawasan dengan Museum Komodo, Taman Reptilia jadi salah satu kerajaan hewan yang juga berada di TMII. Taman ini resmi dibuka pada tahun 2001.

Di dalam taman ini, turis bisa melihat berbagai reptil hidup. Beberapa yang dilihat antara lain ular, kura-kura, penyu, buaya, kadal, kodok, dan iguana.

Kalau TMII punya Taman Akuarium Air Tawar, Ancol punya SeaWorld. SeaWorld adalah sebuah komplek khusus yang dibuat bertema kelautan.

Akuarium utama SeaWorld berukuran panjang 40 meter, lebar 28 meter dan kedalaman 7 meter. Dalam akuarium ini, wisatawan bisa melihat banyak hiu berenang bebas layaknya di laut sungguhan. Dari akuarium, saatnya melihat terowongan Antasena. Ini adalah sebuah terowongan yang membelah akuarium utama.

Selain menyaksikan aneka ikan laut, pengunjung di SeaWorld juga bisa menyaksikan film dokumenter mengenai kehidupan hewan laut. Anda juga bisa membaca buku tentang laut di perpustakaan yang telah disediakan.

Kalau TMII punya Taman Akuarium Air Tawar, Ancol punya SeaWorld. SeaWorld adalah sebuah komplek khusus yang dibuat bertema kelautan.

Akuarium utama SeaWorld berukuran panjang 40 meter, lebar 28 meter dan kedalaman 7 meter. Dalam akuarium ini, wisatawan bisa melihat banyak hiu berenang bebas layaknya di laut sungguhan. Dari akuarium, saatnya melihat terowongan Antasena. Ini adalah sebuah terowongan yang membelah akuarium utama.

Selain menyaksikan aneka ikan laut, pengunjung di SeaWorld juga bisa menyaksikan film dokumenter mengenai kehidupan hewan laut. Anda juga bisa membaca buku tentang laut di perpustakaan yang telah disediakan.

Taman Kupu-kupu berada dalam satu kawasan dengan Museum Serangga di TMII. Di dalam Taman Kupu-kupu, terdapat sekitar 20 jenis tanaman berbunga yang sering dikunjungi kupu-kupu. Di dalamnya juga terdapat kandang penangkaran kupu-kupu, dan laboratorium yang berfungsi untuk edukasi.

Taman Kupu-kupu berada dalam satu kawasan dengan Museum Serangga di TMII. Di dalam Taman Kupu-kupu, terdapat sekitar 20 jenis tanaman berbunga yang sering dikunjungi kupu-kupu. Di dalamnya juga terdapat kandang penangkaran kupu-kupu, dan laboratorium yang berfungsi untuk edukasi.

Taman Burung pertama kali diresmikan pada tanggal 19 Agustus 1976. Taman ini berada di bagian belakang kawasan TMII, dekat dengan Pusat Peraga IPTEK.

Menempati lahan 6 hektar, taman burung menyimpan berbagai jenis burung di Indonesia. Saat ini koleksi burung Taman Burung mencapai 3.800 ekor dari 250 jenis. Burung-burung ini dirawat dalam kubah lengkap dengan pohon di dalamnya.

Taman Burung pertama kali diresmikan pada tanggal 19 Agustus 1976. Taman ini berada di bagian belakang kawasan TMII, dekat dengan Pusat Peraga IPTEK.

Menempati lahan 6 hektar, taman burung menyimpan berbagai jenis burung di Indonesia. Saat ini koleksi burung Taman Burung mencapai 3.800 ekor dari 250 jenis. Burung-burung ini dirawat dalam kubah lengkap dengan pohon di dalamnya.

Sebelum bernama Ocean Dream Samudra, tempat ini bernama Gelanggang Samudra Jaya Ancol. Ketika didirikan pada tahun 1974, Ocean Dream Samudra memiliki tujuan untuk konservasi, penelitian, dan pendidikan khususnya biota laut.

Di sini, turis bisa melihat Museum Moluska (Akuarium Air Laut dan Tawar) dan pentas lumba-lumba. Bukan cuma itu, Anda juga bisa melihat aksi lucu siang laut.

Sebelum bernama Ocean Dream Samudra, tempat ini bernama Gelanggang Samudra Jaya Ancol. Ketika didirikan pada tahun 1974, Ocean Dream Samudra memiliki tujuan untuk konservasi, penelitian, dan pendidikan khususnya biota laut.

Di sini, turis bisa melihat Museum Moluska (Akuarium Air Laut dan Tawar) dan pentas lumba-lumba. Bukan cuma itu, Anda juga bisa melihat aksi lucu siang laut.

Inilah kebun binatang yang selalu ramai hampir setiap hari. Biasanya, turis menyebutnya Ragunan agar lebih singkat. Berada di lahan sekitar 140 hektar, Ragunan menyimpan 3.000 ekor satwa dan 50.000 pohon.

Di dalam Ragunan, Anda juga bisa masuk ke dalam Pusat Primata Schmutzer. Berbagai jenis primata di Indonesia dan luar negeri dirawat di sini. Waktu terbaik untuk datang adalah saat feeding time. Di sini, Anda bisa melihat bagaimana para perawat memberikan makan primata.

Inilah kebun binatang yang selalu ramai hampir setiap hari. Biasanya, turis menyebutnya Ragunan agar lebih singkat. Berada di lahan sekitar 140 hektar, Ragunan menyimpan 3.000 ekor satwa dan 50.000 pohon.

Di dalam Ragunan, Anda juga bisa masuk ke dalam Pusat Primata Schmutzer. Berbagai jenis primata di Indonesia dan luar negeri dirawat di sini. Waktu terbaik untuk datang adalah saat feeding time. Di sini, Anda bisa melihat bagaimana para perawat memberikan makan primata.

(shf/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads