Disusun detikTravel, Rabu (21/5/2014) inilah 7 tempat wisata yang sebaiknya Anda masukkan dalam daftar liburan panjang selama di DI Yogyakarta:
|
(Putri/detikTravel)
|
1. Merapi
|
(Sastri/ detikTravel)
|
Perjalanan lava tour berpusat di Dusun Kinahrejo yang mengalami kerusakan paling parah ketika peristiwa letusan Merapi 2010. Dari lokasi ini wisatawan bisa melihat bekas amukan sang Merapi, seperti reruntuhan rumah bekas tersapu awan panas.
Salah satu yang paling diminati adalah bekas rumah Mbah Maridjan, juru kunci Merapi. Rumahnya kini telah rata dengan pasir, di dekatnya juga terdapat Masjid Al-Amin yang selamat dari terjangan awan panas. Tepat di depan bekas rumah Mbah Maridjan, terdapat warung yang menjual kaos, CD yang menceritakan letusan Merapi, dan souvenir lainnya.
1. Merapi
|
(Sastri/ detikTravel)
|
Perjalanan lava tour berpusat di Dusun Kinahrejo yang mengalami kerusakan paling parah ketika peristiwa letusan Merapi 2010. Dari lokasi ini wisatawan bisa melihat bekas amukan sang Merapi, seperti reruntuhan rumah bekas tersapu awan panas.
Salah satu yang paling diminati adalah bekas rumah Mbah Maridjan, juru kunci Merapi. Rumahnya kini telah rata dengan pasir, di dekatnya juga terdapat Masjid Al-Amin yang selamat dari terjangan awan panas. Tepat di depan bekas rumah Mbah Maridjan, terdapat warung yang menjual kaos, CD yang menceritakan letusan Merapi, dan souvenir lainnya.
2. Malioboro
|
(Putri/detikTravel)
|
Jejeran toko bahkan kios yang menjajakan aneka barang terdapat di sana. Mulai dari batik, pakaian, suvenir hingga makanan khas Yogya terdapat di sana. Pasar Beringharjo yang terkenal juga berada di Yogyakarta.
Selain itu, di Malioboro juga terdapat Mirota, toko suvenir atau oleh-oleh Yogyakarta. Selain itu, di lantai 3 Mirota juga terdapat tempat makan Oyot Godhong. Setiap Jumat dan Sabtu malam, Oyot Godhong rutin menggelar kabaret ladyboy ala Yogyakarta. Unik!
2. Malioboro
|
(Putri/detikTravel)
|
Jejeran toko bahkan kios yang menjajakan aneka barang terdapat di sana. Mulai dari batik, pakaian, suvenir hingga makanan khas Yogya terdapat di sana. Pasar Beringharjo yang terkenal juga berada di Yogyakarta.
Selain itu, di Malioboro juga terdapat Mirota, toko suvenir atau oleh-oleh Yogyakarta. Selain itu, di lantai 3 Mirota juga terdapat tempat makan Oyot Godhong. Setiap Jumat dan Sabtu malam, Oyot Godhong rutin menggelar kabaret ladyboy ala Yogyakarta. Unik!
3. Candi Prambanan
|
(Hartoyo Sulistyo Putro/dTraveler)
|
Sendratari Ramayana digelar pada malam hari pukul 19.00 WIB pada tanggal tertentu. Pertunjukkan ini menceritakan kisah Ramayana seperti yang banyak diceritakan. Ada 4 tokoh yang berperan, seperti Rama, Sinta, Rahwana, dan Hanoman.
3. Candi Prambanan
|
(Hartoyo Sulistyo Putro/dTraveler)
|
Sendratari Ramayana digelar pada malam hari pukul 19.00 WIB pada tanggal tertentu. Pertunjukkan ini menceritakan kisah Ramayana seperti yang banyak diceritakan. Ada 4 tokoh yang berperan, seperti Rama, Sinta, Rahwana, dan Hanoman.
4. Susur pantai Gunungkidul
|
(Putri/detikTravel)
|
Selain bersantai di tepi pantai, ada lagi aktivitas lain yang seru, yakni menyusuri derata pantai Gunungkidul. Ya, pantai di sana memang berjejer dan jaraknya berdekatan satu sama lain. Singgah di beberapa tempat pasti seru, seperti Pantai Indrayanti, Sundak, Ngandong, Krakal, dan Pok Tunggal.
4. Susur pantai Gunungkidul
|
(Putri/detikTravel)
|
Selain bersantai di tepi pantai, ada lagi aktivitas lain yang seru, yakni menyusuri derata pantai Gunungkidul. Ya, pantai di sana memang berjejer dan jaraknya berdekatan satu sama lain. Singgah di beberapa tempat pasti seru, seperti Pantai Indrayanti, Sundak, Ngandong, Krakal, dan Pok Tunggal.
5. Susur Gua Pindul
|
(Putri/detikTravel)
|
Cara telusur gua yang tidak biasa, yaitu dengan tube rafting membuat gua ini menarik untuk dikunjungi. Tube rafting adalah telusur gua dengan cara mirip seperti arung jeram. Di sini, wisatawan diminta menggunakan ban karet, head lamp dan pelampung. Baru setelah itu Anda siap mengarungi sungai yang mengalir ke dalam gua.
5. Susur Gua Pindul
|
(Putri/detikTravel)
|
Cara telusur gua yang tidak biasa, yaitu dengan tube rafting membuat gua ini menarik untuk dikunjungi. Tube rafting adalah telusur gua dengan cara mirip seperti arung jeram. Di sini, wisatawan diminta menggunakan ban karet, head lamp dan pelampung. Baru setelah itu Anda siap mengarungi sungai yang mengalir ke dalam gua.
6. Desa Krebet
|
(Wendy S/dTraveler)
|
Eits jangan keburu menolak datang. Desa Krebet menawarkan seni batik yang berbeda dari yang lain. Kalau biasanya Anda melihat batik di atas selembar kain, Desa Krebet menunjukkan seni batik di atas kayu. Unik bukan?
Tiba di Desa Krebet, wisatawan bisa melihat ada banyak sanggar yang siap mengajarkan traveler membatik di atas kayu. Ketika memulai belajar, waktu 2 jam pun akan berlalu tak terasa.
6. Desa Krebet
|
(Wendy S/dTraveler)
|
Eits jangan keburu menolak datang. Desa Krebet menawarkan seni batik yang berbeda dari yang lain. Kalau biasanya Anda melihat batik di atas selembar kain, Desa Krebet menunjukkan seni batik di atas kayu. Unik bukan?
Tiba di Desa Krebet, wisatawan bisa melihat ada banyak sanggar yang siap mengajarkan traveler membatik di atas kayu. Ketika memulai belajar, waktu 2 jam pun akan berlalu tak terasa.
Halaman 2 dari 14












































Komentar Terbanyak
Saat Gibran Ikut Memikul Salib Paskah di Kupang
Setuju Nggak, Orang-orang Jepang Paling Sopan?
Bayangkan Hidup Tanpa Matahari: Kisah Desa dengan Hujan 'Abadi'