Tiny adalah orangutan betina yang tidak memiliki orangtua alias yatim piatu. Ia ditemukan sendirian dan akhirnya diselamatkan, kemudian tinggal di Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF). Yayasan ini berada di Desa Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Tiny tinggal di Pulau Enam, pulau buatan yang ditinggali oleh para betina dan anak-anak orangutan. Karena baru berumur 6 tahun, maka Tiny masih masuk kategori anak-anak.
detikTravel bersama rombongan dari Novotel Balikpapan berkesempatan menengok Tiny beberapa waktu lalu. Orangutan kecil ini terlihat sedang asyik bermain dengan teman sebayanya. Tiba-tiba, pemandu wisata menceritakan kisah Tiny.
"Dia paling pintar dibanding orangutan lainnya, akalnya cerdas!" ujar sang pemandu wisata, Agus Haryadi.
Pulau buatan ini dikelilingi oleh sungai buatan. Nah, para pengurusnya selalu menggunakan perahu saat ingin memberi makan mereka. Dengan begitu, mereka akan berpikir bahwa sungai tersebut dalam dan tidak bisa dilewati begitu saja.
Semua orangutan mengerti konsep itu. Mereka tidak berusaha melewati sungai buatan, kecuali Tiny. Menurut Agus, Tiny bisa mengambil batang pohon dan mencelupkannya ke air. Ketika batang telah mengenai dasarnya, ia pun tahu sedalam apa sebenarnya sungai buatan tersebut.
Selanjutnya, Tiny memberanikan diri melewati air, sambil memasukkan batang lagi ke air sebelum melanjutkan langkahnya. Akhirnya, sungai buatan itu pun berhasil dia lewati.
Menurut Agus, Tiny telah melakukan hal ini berkali-kali. Namun untungnya, ia tidak pergi jauh. Ia keluar pulau hanya karena penasaran. Itupun perginya tidak jauh.
"Ia kembali lagi, karena ia tahu di mana makananannya berada," ujar Agus sambil tertawa.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok