Dikumpulkan detikTravel, Kamis (3/6/2014) inilah 5 kegiatan yang bisa turis lakukan selama liburan di Bukittinggi:
1. Menjelajah Lobang Jepang
|
(Afif/detikTravel)
|
Untuk masuk ke dalam, turis harus menuruni anak tangga yang jumlahnya lebih dari 100 buah. Nuansa gelap pun langsung menyelimuti bagian dalam lobang.
Di dalam gelap dan temaram sinar lampu, turis bisa melihat ada ruang-ruang di dalam lubang. Ada sekitar 16 ruangan di sana dengan fungsi yang berbeda-beda, ada ruang amunisi, pengintai, dapur hingga penyiksaan.
2. Foto di depan Jam Gadang
|
(Putri/detikTravel)
|
Yang unik, cobalah lihat ke angka 4 di jam. Penulisan romawi angka 4 sangat unik. Bukannya bertuliskan IV tapi malah IIII.
Biasanya, turis yang datang akan mengabadikan momen dengan berpose di depan jam. Baik siang atau pun malam sama-sama jadi waktu terbaik untuk melihat Jam Gadang.
Hanya saja, jika ingin terlihat lebih syahdu, cobalah datang pada malam hari. Kemilau lampu menambah kesan anggun jam besar ini.
3. Ngabuburit di Pasar Atas
|
(Putri/detikTravel)
|
Pasar Pabukoan berarti pasar yang menyediakan menu berbuka puasa. Menunya tentu khas padang, mulai dari lamang tapai, bubur kampiun, hingga menu nasi kapau pun tersedia.
Datang ke sini sambil ngabuburit tentu seru. Hati-hati lapar mata, ya!
4. Ke Rumah Bung Hatta
|
(Afif/detikTravel)
|
Di rumah inilah Bung Hatta lahir dan menghabiskan masa kecilnya, serta selalu ditempati saat beliau pulang kampung. Namun, karena sudah tak ditempati, rumah Bung Hatta kini dijadikan museum.
Wisatawan yang masuk ke dalam bisa melihat beberapa koleksi pribadinya. Ada buku-buku bacaan, vas bunga, sepeda, dan juga peralatan bendi. Arsitektur dan bentuk bangunannya pun sama persis, tidak ada yang diubah walau sudah direnovasi.
5. Mendaki Janjang Koto Gadang
|
(Putri/detikTravel)
|
Disebut demikian karena janjang ini memang mirip dengan Tembok Besar China. Hanya saja, ukurannya lebih mini dari Great Wall yang asli.
Ada dua pintu masuk untuk ke Janjang Koto Gadang, yakni dari Bukittinggi dan Koto Gadang. Jika berangkat dari Bukittinggi, Anda diminta untuk menanjak ratusan anak tangga. Sebaliknya, jika berangkat dari Koto Gadang, Anda akan menuruni ratusan anak tangga.
Meski begitu, tak perlu kuatir lelah. Panorama Ngarai Sianok di sekitar janjang membuat perjalanan terasa lebih ringan.
Halaman 2 dari 6












































Komentar Terbanyak
Bule yang Ngamuk Dengar Warga Tadarusan di Gili Trawangan Ternyata Overstay
Viral 'Tembok Ratapan Solo', Politisi PSI: Bukti Jokowi Dicintai
Bandara Mencekam, Penumpang Panik-Ketakutan Saat Bos Kartel Tewas