Selain Pulau Mentawai di Sumatera Barat, Pantai G-Land di Banyuwangi atau Pantai Suluban di Bali, Nias di Sumatera Utara juga dikenal sebagai tempat para peselancar untuk menguji nyali. Beberapa tempat surfing di Nias ada di Pulau Asu, Pantai Sorake, dan Pantai Sirombu. Pulau Asu bahkan punya ombak yang tingginya mencapai 4 meter dengan arus yang sangat menantang.
Sebelum itu, para peselancar yang datang ke Nias bisa datang melalui Bandara Gunungsitoli di Kota Gunungsitoli yang jadi bandara utama di sana. detikTravel yang berkesempatan mendarat di bandara tersebut beberapa waktu lalu, merasa ada banyak hal yang harus dibenahi di Bandara Gunungsitoli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, bukannya ingin menilai sebelah mata, tapi bandara dua lantai ini masih belum dilengkapi fasilitas lengkap dan mumpuni untuk menampung lebih banyak wisatawan. Jangan membayangkan ada restoran mewah, hanya terdapat beberapa warung makan saja di dalamnya.
Satu warung makan di lantai dua, satu di dekat ruang tunggu dan satu lagi di depan pintu masuk. Kemudian, hanya terdapat satu kios kecil di dekat bagian ruang tunggu yang menjual oleh-oleh khas Nias seperti dodol durian atau pahatan kayu.
Bagian ruang tunggu pun bisa dibilang hanya seadanya. Apalagi kalau bagian depan Bandara Gunungsitoli, yang cuma memiliki beberapa bangku untuk duduk. Bagian toilet yang kecil ukurannya bisa membuat penumpang antre panjang untuk buang air.
Soal mesin ATM, cuma ada mesin ATM satu bank saja yakni Bank BRI. Kalau lebih banyak mesin ATM, pasti lebih memudahkan wisatawan yang datang ke sana toh?
Hal-hal tersebut rasanya dianggap belum mampu memberi kenyamanan maksimal bagi wisatawan. Apalagi bagi wisatawan luar negeri, yang datang dari Brasil dan beberapa negara di Eropa, mereka rela datang jauh-jauh hanya untuk bermain surfing di Nias.
Pemda Nias bukannya tidak mau turun tangan untuk membenahi Bandara Gunungsitoli. Dalam agenda Lokakarya Nasional Pengembangan Kepariwisataan Kepulauan Nias di Kantor Bupati Nias pada pertengahan bulan Juni 2014 lalu, Pemda Nias berjanji bakal bekerja keras untuk menyempurnakan Bandara Gunungsitoli.
Hal itu dikaitkan dengan penambahan fasilitas bandara dan penambahan landasan pacu agar pesawat tipe Boeing yang mengangkut lebih banyak penumpang dari pesawat Fokker bisa mendarat di sana. Kita tentu berharap, semoga Bandara Gunungsitoli bisa tambah lengkap fasilitasnya, tambah cantik dan tambah nyaman untuk didatangi wisatawan.
(fay/fay)











































Komentar Terbanyak
Viral Bule Inggris Menangis Lihat Sampah, Bukit Pergasingan Langsung Ditutup
Viral Sawah Bergaya Sabana di Prambanan, Petani Protes Lahan Jadi Tempat Bikin Konten
Citilink Ngegas, Armada Jadi 43 Pesawat, Terbang Lagi dari Bandung Mulai 17 Agustus