Pantai Padang-padang berada di Jl Labuan Sait, Pecatu, Bali. Pantainya bisa dibilang tersembunyi, sebab Anda harus 'ngos-ngosan' menuruni puluhan anak tangga di sela-sela batu karang besar untuk tiba di pantainya.
Meski harus menuruni anak tangga dan tidak ada bar atau kafe di sekitar Pantai Padang-padang, Turis dari Eropa ternyata paling gemar datang ke sini. Bukan hura-hura dan pesta yang mereka cari, tapi ketenangan dan sinar matahari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan hanya beralaskan kain, terlihat turis Eropa merebahkan diri dan membiarkan kulit putihnya terbakar. Dari mana saya tahu mereka dari Eropa? Ada banyak terdengar turis yang berbahasa Prancis dan Jerman.
Waktu saat itu menunjukan pukul 13.00 wita, tapi turis-turis dari Eropa makah makin ramai yang datang ke Pantai Padang-padang. Bisa Anda bayangkan panasnya seperti apa toh.
"Bulan Agustus seperti ini, lebih banyak bule Eropa yang datang Pantai Padang-padang. Mereka mencari summer, untuk berjemur," tutur Eka yang sesekali meniup pluit untuk mengingatkan turis yang berenang terlalu jauh dari bibir pantai.
Suasana yang tenang, mungkin jadi alasan para turis untuk datang ke Pantai Padang-padang. Mereka pun berjemur di mana saja di pantainya, bahkan ada yang di sela-sela bebatuan karang. Walau di sekitar Pantai Padang-padang terdapat penjaja makanan dan oleh-oleh, tapi itu tak menganggu turis yang lagi asyik berjemur.
Kalau saya perhatikan, lebih banyak turis wanita yang berjemur di Pantai Padang-padang daripada turis Eropa. Dengan hanya menggenakan bikini, mereka tiduran sambil membaca buku atau mendengarkan musik. Sepertinya, dunia serasa milik sendiri.
Kebanyakan turis berbikini yang berjemur di Pantai Padang-padang datang bersama teman-teman wanitanya. Mereka berjejer dan berjemur sambil saling bercanda atau mengoles krim matahari ke kulit temannya. Bisa jadi tempat cari jodoh juga nih, buat traveler jomblo!
Bicara soal Pantai Padang-padang sendiri, kontur pantainya landai dan pasir pantainya berwarna putih nan halus. Meski landai,tapi banyak bebatuan karang di bibir pantainya. Kegiatan berenang dan bermain surfing juga jadi favorit para turis di sini.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Gara-gara Monyet, Komodo di Singapore Zoo Telan Boneka yang Dilempar