Palembang, ibukota Provinsi Sumatera Selatan bisa jadi rekomendasi Anda liburan sambi berkencan dengan pasangan. Aneka tempat dan kegiatan di sana, dijamin asyik jika dilakukan bersama orang tercinta.
Disusun detikTravel, Kamis (20/11/2014) berikut 5 cara liburan sambil berkencan di Palembang:
1. Naik perahu getek di Sungai Musi
|
(Afif/detikTravel)
|
Sambil mengarungi Sungai Musi, Anda bisa berfoto-foto selama perjalanan bersama pasangan. Apalagi, Anda berdua pun dapat berfoto narsis dengan latar pemandangan Jembatan Ampera yang cantik.
Asyiknya, Anda berdua mengarungi Sungai Musi saat sore hari. Selain menghindari terik matahari, Sungai Musi menampilkan panorama sunset yang cantik. Sempurna! Harga untuk menyewa perahu getek sebesar Rp 100 ribu dan bisa Anda sewa sepuasnya.
2. Bersantai di Bukit Siguntang
|
(Afif/detikTravel)
|
Ada 7 makam di Bukit Siguntang, yaitu makam Raja Segentar Alam, Putri Kembang Dadar, Putri Rambut Selako, Panglima Bagus Kuning, Panglima Bagus Karang, Panglima Tuan Junjungan, Panglima Raja Baru Api, dan Panglima Jago Lawang. Yang paling terkenal, adalah makam Raja Segentar Alam yang diperkirakan pernah berkuasa di Kerajaan Sriwijaya pada abad ke 6-9.
Tapi ingat, bukan berarti Anda bisa mengumbar kemesraan saat berada bersama pasangan di Bukit Siguntang. Anda bisa berwisata sejarah sekaligus wisata ziarah ke sana. Setalah itu, nikmatilah suasana Bukit Siguntang yang asri, hijau dan sejuk.
Ada dua menara di sana yang dapat menampilkan lanskap Kota Palembang dari ketinggian. Ada pula air mancur besar yang asyik sebagai tempat berfoto-foto. Dengan tiket Rp 2.500 dan biaya parkir Rp 5.000, memang tak mahal untuk berwisata ke Bukit Siguntang. Satu lagi, jangan sampai mencorat-coret nama Anda dan pasangan di sana ya.
3. Berburu kuliner
|
(Merza Gamal/dTraveler)
|
Kalau suka pempek, ada banyak warung makan yang menjajakan pempek di sana. Yang terkenal adalah, Pempek "Saga" Sudi Mampir yang beralamat di Jalan Merdeka, depan Kantor Walikota. Pempek di sana menggunakan ikan tenggiri yang masih segar. Rasa gurih pempek juga makin terasa nikmat saat dicampur dengan kuah cuka.
Selain pempek, Palembang juga kenal dengan mie celor. Salah satu tempat yang tepat untuk menyantapnya adalah Mie Celor 26 Ilir Asli H M Syafei Z, di Jalan KH Ahmad Dahlan No 2, 26 Ilir. Mie celor adalah mie kuah dengan berbahan tauge, irisan telur, kuah santan, dan kaldu udang kental.
Rumah Makan Pindang Pegagan Adenia dan Pondok Pindang Meranjat Jakabaring yang sama-sama berada di Jalan Gubernur HA Bastari, merupakan tempatnya menyantap ikan pindang patin. Isinya adalah daging ikan yang diguyur kuah berwarna merah yang berasal dari campuran terasi, cabai, bawang merah, asam jawa, serta gula. Pindang patin juga terasa lebih nikmat berkat potongan nanas dan tomat di dalamnya. Nyam!
4. Wisata belanja
|
(Lucia Nancy/ACI)
|
Di Pasar Cinde, Jl Jenderal Sudirman, Anda berdua dapat berburu makanan atau kue khas Palembang sebagai oleh-oleh. Sedangkan di Pasar 16 Ilir Barat Permai, terjaja ratusan ruko yang menjual aneka barang seperti tas, dompet, atau pun sarung khas Palembang, songket, sampai emas. Harganya relatif murah!
Kalau di Outlet Nyenyes Palembang, Anda berdua dapat berbelanja kaus, stiker, atau gantungan kunci. Beberapa kaus yang paling sering diincar turis adalah kaus bertuliskan "Emang Gue Palembang", "Wong Kito Galo," dan bergambar Jembatan Ampera yang menjadi ikon kota.
5. Mengunjungi Pulau Kemaro
|
(Afif/detikTravel)
|
Pulau ini terkenal dengan legenda cinta antara Tan Bun An, seorang saudagar kaya dari Negeri Tiongkok dan Siti Fatimah yang seorang putri raja Palembang saat itu. Pada zaman Kerajaan palembang, Tan Bun An menjalin cinta dengan Siti Fatimah. Saat itu, kedua pasangan tersebut baru pulang dari Tiongkok dan Siti Fatimah bertemu dengan orang tua Tan Bun An.
Dari perjalanannya, Tan Bun An dibekali 7 guci berupa berisi sayuran berupa sawi-sawi asin dari orang tuanya. Mungkin takut merasa malu, Tan Bun An menendang guci-guci tersebut ke dalam Sungai Musi saat berada di kapal. Tapi, guci terakhir ternyata pecah di dek kapal dan berisi hadiah yang diyakini emas. Tanpa pikir panjang, Tan Bun An lalu nyebur ke sungai untuk mencari emas-emas lainnya.
Tapi ternyata, Tan Bun An tidak kembali muncul setelah menyelam ke dalam Sungai Musi. Pengawalnya pun lantas ikut menyebur dengan maksud menyelamatkannya. Tapi, sang pengawal juga tak muncul juga! Siti Fatimah pun cemas dengan kekasihnya dan langsung menyeburkan diri ke dalam sungai.
Apa yang terjadi setelahnya? Tiga orang tersebut tak kembali muncul ke permukaan. Konon, dari tempat mereka menyeburkan diri ke Sungai Musi itu muncullah Pulau Kemaro. Oleh sebab itu, Pulau Kemaro dianggap sebagai tempatnya kisah cinta yang abadi.
Tapi selain itu, Pulau Kemaro sejatinya adalah pulau yang cantik. Ada pagoda 9 lantai di sana yang terlihat begitu megah. Menghabiskan waktu bersama pasangan di sana pun tak masalah. Terakhir, sunset cantik di dermaganya bakal menutup hari Anda berdua dengan sempurna.
Halaman 2 dari 6












































Komentar Terbanyak
Kubu PB XIV Purbaya Protes Keras ke Menbud Fadli Zon sampai Naik ke Panggung
Penunjukan Tedjowulan Diprotes Kubu PB XIV Purbaya, Apa Kata Fadli Zon?
Fadli Zon Serahkan SK buat Tedjowulan, Keraton Solo Bergejolak