Group musik Tanjidor dari Desa Ngunang, Kekayu itu tampak asyik menampilkan kebolehannya di Dermaga Air Balui, Kota Sekayu, Muba. Mereka memainkannya guna menyemarakkan dan mengiringi pertandingan dragon boat dalam ajang Musi Triboatton 2014 Etape 3, Jumat (28/11/2014).
Instrumennya hampir sama dengan tanjidor Betawi. Pada penampilan tadi pagi, grup ini memainkan 4 alat musik tiup saksofon, 2 drum, dan organ mini. Menurut mereka, ada juga saksofon ukuran besar, tapi tak dimainkan dalam kesempatan itu. Grup tanjidor Muba ini membawakan berbagai lagu dengan nuansa keroncong melayu. Seperti lagu 'Burung dalam Sangkar', Sebiduk di Sungai Musi', hingga 'Cucak Rowo'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari zaman Belanda, dari zaman penjahan, 1928, udah lima keturunan kami memainkan alat ini. βHanya musik saja, tak ada vokal, tapi kadang ada juga orang mau nyanyi," kata Samsul (70) yang mengaku pernah tampil di TMII itu.
Sambil menyaksikan tim petualang Musi Triboatton lomba Dragon Boat, musik tanjidor Muba terus mengalun menambah meriah dan semangat ajang yang memadukan wisata dan olahraga itu.β Gerakan kompak yang ditampilkan 10 peserta dalam setiap tim ditambah dengan genderang yang terus ditabuh di bagian depan perahu, membuat semangat dan keindahan alam, budaya Sungai Musi semakin menyatu.
Lomba dragon boat dengan jarak 250 meter itu pun usai. Tim Jawa Barat keluar sebagai juara pertama, disusul Tim Riau di posisi dua, dan Tim Bangka Belitung di urutan ketiga.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
Provinsi Jawa Barat Mau Ganti Nama Jadi Sunda, Budayawan Cirebon Tanya Urgensinya Apa?
Kasihan! Tapir yang Viral di Lampung Disembelih Warga, Dimasak Jadi Rica-rica