Sunrise dari Candi Borobudur, Menghipnosis!
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Sunrise dari Candi Borobudur, Menghipnosis!

- detikTravel
Senin, 08 Des 2014 10:20 WIB
Sunrise dari Candi Borobudur, Menghipnosis!
Perlahan sang surya menyinari stupa di Candi Borobudur (Randy/detikTravel)
Magelang - Setiap orang yang pernah ke Magelang, pasti sudah pernah mampir ke Candi Borobudur. Candi Buddha terbesar di Indonesia ini memang mempesona, apalagi tatkala melihat syahdunya sunrise dari Borobudur.

Selain bangun pagi, ada cara tertentu untuk dapat menyaksikan sunrise dari Borobudur. Ketika detikTravel berkunjung ke Borobudur beberapa waktu lalu, Hotel Manohara yang masih berada di area Borobudur menjadi akses utama ke area candi.

Aturannya, Candi Borobudur mulai dibuka untuk wisatawan sekitar pukul 09.00 WIB pagi, hingga pukul 17.00 WIB sore. Apabila mengikuti jadwal resmi, Anda tidak akan dapat merasakan sunrise atau sunset dari Borobudur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi harapan selalu ada, tersedia paket khusus dari pihak Borobudur bagi wisatawan yang ingin menyaksikan sunrise atau sunset dari Borobudur. Wisatawan cukup datang langsung ke meja resepsionis di Hotel Manohara pada pukul 04.30 WIB, cukup subuh memang.

Jika memang ingin, Anda juga bisa bertanya langsung ke pihak Hotel Manohara langsung atau via email. Selain bisa mendapat informasi tentang kondisi cuaca terkini di Candi Borobudur, Anda juga bisa registrasi. Ada kabar kalau jumlah pengunjung dibatasi hingga 100 orang saja.

Tapi selain perjuangan untuk bangun pagi, wisatawan juga perlu merogoh kocek yang cukup lumayan untuk melihat sunrise maupun sunset langsung dari Candi Borobudur. Biaya yang dikenakan untuk wisatawan lokal adalah Rp 250 ribu, dan Rp 380 ribu untuk wisman, untuk sunrise maupun sunset.

Walaupun mahal, tapi wisatawan benar-benar akan disuguhkan saat terbaik untuk menikmati Candi Borobudur. Suasana begitu syahdu dan tenang menjelang kemunculan sang surya. Gunung Merapi dan Merbabu pun tampak dibalik kabut tipis yang masih menggeliat.

Ternyata suasana pagi di Borobudur yang hanya diikuti oleh sebagian peserta saja sungguh berbeda. Selain sedikit jumlahnya, mayoritas penikmat sunrise Borobudur adalah wisman asing. Mereka begitu tenang menunggu sunrise.

Tepat pukul 09.00 WIB, pintu Candi Borobudur pun dibuka. Rombongan anak sekolahan hingga wisatawan pun langsung memenuhi area Borobudur. Sekembalinya ke Hotel Manohara, panganan kecil seperti pisang goreng, kue basah, dan teh pun telah tersaji. Sungguh nikmat.

Nyatanya, budaya bangsa kita begitu indah. Terkadang, penghargaan dan rasa syukur tersebut timbul setelah membayar harga yang tidak sedikit. Tapi itu pantas, sebuah harga yang sepadan untuk menghargai budaya sendiri. Candi Borobudur memang sungguh menawan.

(sst/sst)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads