Untuk mencapai pulau yang memiliki luas 774,2 hektar ini, wisatawan harus menaiki kapal dari Dermaga Tanjung Batu dengan jarak waktu 1 jam. Sebelum mencapai Pulau Kakaban kita juga bisa melihat sedikit keindahan Pulau Semama.
Sesampainya di Kakaban, detikTravel disambut jembatan panjang yang di ujungnya ada tulisan Selamat Datang di Pulau Kakaban. Para pengunjung yang ingin snorkeling atau diving dengan membawa alat sendiri di danau yang berada di dalam hutan dikenakan biaya Rp 20 ribu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, di Pulau Kakaban juga ada berbagai jenis ikan yang bisa dilihat yaitu barakuda, white tip, black tip, hammer. Selain ubur-ubur, wisatawan juga bisa menikmati keindahan bawah laut. Karena dari tujuh pulau yang ada di Berau, Kakaban merupakan yang paling baik.
Menurut Rizya Ardiwijaya pakar konservasi laut dari The Nature Conservancy (TNC), wilayah Kakaban memang memiliki koral paling bagus. Bahkan koralnya nomor dua setelah Raja Ampat, Papua.
"Spesias karang dan ikan disini memang nomor dua terbaik setelah Raja Ampat," terang Rizyaa saat berbincang, Jumat (13/12/2014) lalu.
Pengunjung yang hadir juga dari berbagai daerah dan luar negeri. Mereka rata-rata saat menikmati berenang bersama ubur-ubur di danau.
"Pantainya masih bersih. Danaunya juga dan senang bisa bermain dengan ubur-ubur," ujar Linda seorang wisatawan asing saat berbincang.
Linda juga meminta, agar keasrian dan keindahan Kakaban tidak dirusak. "Semoga tetap bersih dan para pengunjung juga tidak buang sampah sembarangan," tutupnya.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Arahan Prabowo, Bandara Husein dan Adi Sutjipto Diaktifkan Lagi untuk Penerbangan Sipil