Wow! Penari Toraja Dibayar Rp 20-40 Juta Setiap Pentas

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Wow! Penari Toraja Dibayar Rp 20-40 Juta Setiap Pentas

- detikTravel
Senin, 29 Des 2014 16:32 WIB
Wow! Penari Toraja Dibayar Rp 20-40 Juta Setiap Pentas
Nenek Indorapapa (Edward/detikTravel)
Tana Toraja - Indorapapa (70) adalah satu-satunya penari di kecamatan Depina, Toraja Utara yang melestarikan tarian adat dari Toraja. Siapa sangka meski telah memiliki keriput, nenek ini memiliki bayaran fantastis.

Lengkap dengan kostum tariannya, Indorapapa kerap dipanggil pentas untuk upacara syukuran Tongkonan. Hingga akhir hayatnya nenek itu tetap melestarikan tarian toraja yang semakin tersisihkan.

"Saya nari sudah dari kecil, awalnya melihat orang tua saya yang menari lama-lama saya ikuti akhirnya menjadi bisa," ujar Indorapapa saat berbincang dengan tim adventure Lovely Desember bersama CSR PT Sewatama dan PT Nagatama anak perusahaan yang bergerak dibidang suplai listrik PLTM di Desa Ma'dong, Kamis (25/12/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setiap kali pementasan tarian nenek ini tidak mematok tarif khusus. Semuanya dilakukan atas kesepakatan pihak penyelenggara.

"Tapi kalau di luar desa misal sampai ke kabupaten atau Gubernur harganya 20 juta untuk tarian Ma'dadang dan 40 sepasang," tuturnya.

Indorapa mengatakan dirinya biasa dipanggil menari untuk acara Rambu tuka. Rambu Tuka sendiri biasa dilakukan masyarakat Toraja untuk upacara syukuran.

"Sekarang sudah sedikit orang yang menari untuk Rambu Tukak dan Rambu Solok. Saat ini sudah sedikit generasi muda yang mau belajar ini," tuturnya.

Menurutnya setiap gerakan tarian dan syair yang dinyanyikan oleh penari memiliki kisah dan makna yang berbeda. Mulai dari perjalanan hidup pemilik Tongkonan hingga permohonan rasya syukur kepada dewa mereka.

"Ma'dandan memiliki 12 gerakan tarian, begitu juga dengan tarian yang dilakukan oleh pria dewasa Toraja," tutupnya.

(ptr/ptr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads