Bukan Cuma Pantai, Ini 5 Tempat Asyik Liburan di Bali

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Bukan Cuma Pantai, Ini 5 Tempat Asyik Liburan di Bali

- detikTravel
Jumat, 30 Jan 2015 09:24 WIB
Bukan Cuma Pantai, Ini 5 Tempat Asyik Liburan di Bali
Kuta - Liburan ke Bali tak melulu ke pantai. Masih banyak tempat asyik yang bisa kamu kunjungi. Mulai dari desa, tempat kerajinan, pertunjukan seni sampai gua. Semua bakal bikin wisata akhir pekan ke Bali makin seru. Penasaran?

Bali memang identik dengan pantai. Pulau Dewata ini sudah diakui dunia memiliki pantai yang mempesona. Tapi tidak bosankah kamu kalau liburan di Bali selalu ke pantai?

Dikumpulkan detikTravel, Kamis (29/1/2015), ada 5 tempat asyik di Bali yang ternyata bukan pantai. Berikut daftarnya:

1. Gua Gajah, Gianyar

(Youtube)
Ada yang pernah dengar nama Gua Gajah? Ini adalah gua unik yang ada di Bali. Meski namanya Gajah, gua ini sama sekali tidak berisi gajah.

Nama Gajah diambil karena jika masuk, kamu bisa menemukan ada banyak patung Dewa Ganesha di sana. Patung berkepala gajah ini adalah dewa pengetahuan umat Hindu.

Tepat di tengah-tengah gua, kamu bisa menemukan 6 patung Ganesha. Yang unik, patung keenam mengeluarkan air dari perutnya.

Biasanya, Gua Gajah dikunjungi umat Hindu untuk upacara suci. Selain itu, gua ini juga biasa digunakan untuk pemandian. Tak sedikit turis yang datang membawa niat khusus untuk mandi di sana.

2. Istana Tampak Siring, Gianyar

(Sastri/detikTravel)
Masih di Gianyar, kamu bisa lanjutkan perjalanan ke Istana Tampak Siring. Ini adalah istana kepresidenan selain Istana Bogor dan istana lainnya.

Ada yang unik dari penamaan istana. Tampak Siring berasal dari bahasa Bali. Tampak berarti telapak dan siring berarti miring.

Kesan sejuk dan asri terasa jelas di Tampak Siring. Pepohonan hijau dan tinggi berjejer rapi di depan gerbang istana. Rumput hijau tebal pun menjadi karpet alami di Istana Tampak Siring.

Dari berbagai tempat, ada satu sudut yang paling favorit, yakni sudut yang menghadap ke arah kolam Tirta Empul. Ini adalah pemandian suci yang ramai dikunjungi turis.

3. Batu Bulan

(Youtube)
Di Gianyar, ada Jalan Batu Bulan. Di sini, terdapat sanggar yang rutin mengadakan pertunjukkan Tari Barong Bali. Barong Bali adalah sebuah pertunjukkan tari dimana Barong menjadi tokoh utama.

Di sini, Barong akan berusaha sekuat tenaga untuk melawan tokoh jahat. Berbagai adegan perang penuh seni mengisi tari.

Untuk menonton pertunjukkan ini, kamu harus mencari tahu dulu jadwal pertunjukkan. Karena pertunjukkan hanya ada beberapa kali dalam sehari. Jangan sampai kamu datang ketika pertunjukkan sudah selesai.

4. Celuk, Gianyar

(Youtube)
Buat kamu yang senang mengoleksi emas dan perak, Celuk jadi destinasi yang harus didatangi. Tempat ini berjarak sekitar 15 km dari Denpasar.

Celuk adalah daerah penghasil emas dan perak yang terkenal di Pulau Dewata. Saking terkenalnya, hasil emas dan perak di sini sudah bertaraf internasional.

Ada banyak variasi dari hasil kerajinan tersebut, mulai dari cincin, kalung, gelang, bros, hingga peralatan makan. Selain itu, pernak-pernik unik yang terbuat dari emas dan perak juga banyak ditemukan di sini.

5. Desa Panglipuran, Bangli

(Sastri/detikTravel)
Suka menonton FTV? Kalau mengamati, pasti kamu tahu kalau Bali sering dijadikan lokasi syuting. Nah, dari sekian banyak lokasi syuting, ada satu desa yang rutin jadi langganan syuting FTV, yakni Desa Panglipuran.

Desa Panglipuran berada di Kabupaten Bangli. Desa ini memang terkenal dengan kecantikannya. Rumah-rumah di sana begitu tertata rapi. Kebersihan juga dijaga dengan baik.

Kesan asri dan hijau juga sangat kental di Panglipuran. Jelas saja, mobil dan motor tidak boleh masuk ke dalam desa. Semua kendaraan di parkir dekat gapura, sehingga Panglipuran terbebas dari polusi asap knalpot.

Tiap rumah punya pintu masuk yang serupa, namanya 'angko-angko' yang terbuat dari tanah liat. Di pinggir angko-angko terdapat papan berisi informasi nama pemilik rumah dan anggota keluarga. Angko-angko sengaja dibuat tak terlalu lebar, agar sepeda motor tak bisa masuk ke dalamnya.

Asyiknya lagi, turis dipersilakan masuk ke dalam rumah penduduk. Kamu pun bisa bercengkrama langsung dan berbagi pengalaman dengan mereka.
Halaman 2 dari 6
Ada yang pernah dengar nama Gua Gajah? Ini adalah gua unik yang ada di Bali. Meski namanya Gajah, gua ini sama sekali tidak berisi gajah.

Nama Gajah diambil karena jika masuk, kamu bisa menemukan ada banyak patung Dewa Ganesha di sana. Patung berkepala gajah ini adalah dewa pengetahuan umat Hindu.

Tepat di tengah-tengah gua, kamu bisa menemukan 6 patung Ganesha. Yang unik, patung keenam mengeluarkan air dari perutnya.

Biasanya, Gua Gajah dikunjungi umat Hindu untuk upacara suci. Selain itu, gua ini juga biasa digunakan untuk pemandian. Tak sedikit turis yang datang membawa niat khusus untuk mandi di sana.

Masih di Gianyar, kamu bisa lanjutkan perjalanan ke Istana Tampak Siring. Ini adalah istana kepresidenan selain Istana Bogor dan istana lainnya.

Ada yang unik dari penamaan istana. Tampak Siring berasal dari bahasa Bali. Tampak berarti telapak dan siring berarti miring.

Kesan sejuk dan asri terasa jelas di Tampak Siring. Pepohonan hijau dan tinggi berjejer rapi di depan gerbang istana. Rumput hijau tebal pun menjadi karpet alami di Istana Tampak Siring.

Dari berbagai tempat, ada satu sudut yang paling favorit, yakni sudut yang menghadap ke arah kolam Tirta Empul. Ini adalah pemandian suci yang ramai dikunjungi turis.

Di Gianyar, ada Jalan Batu Bulan. Di sini, terdapat sanggar yang rutin mengadakan pertunjukkan Tari Barong Bali. Barong Bali adalah sebuah pertunjukkan tari dimana Barong menjadi tokoh utama.

Di sini, Barong akan berusaha sekuat tenaga untuk melawan tokoh jahat. Berbagai adegan perang penuh seni mengisi tari.

Untuk menonton pertunjukkan ini, kamu harus mencari tahu dulu jadwal pertunjukkan. Karena pertunjukkan hanya ada beberapa kali dalam sehari. Jangan sampai kamu datang ketika pertunjukkan sudah selesai.

Buat kamu yang senang mengoleksi emas dan perak, Celuk jadi destinasi yang harus didatangi. Tempat ini berjarak sekitar 15 km dari Denpasar.

Celuk adalah daerah penghasil emas dan perak yang terkenal di Pulau Dewata. Saking terkenalnya, hasil emas dan perak di sini sudah bertaraf internasional.

Ada banyak variasi dari hasil kerajinan tersebut, mulai dari cincin, kalung, gelang, bros, hingga peralatan makan. Selain itu, pernak-pernik unik yang terbuat dari emas dan perak juga banyak ditemukan di sini.

Suka menonton FTV? Kalau mengamati, pasti kamu tahu kalau Bali sering dijadikan lokasi syuting. Nah, dari sekian banyak lokasi syuting, ada satu desa yang rutin jadi langganan syuting FTV, yakni Desa Panglipuran.

Desa Panglipuran berada di Kabupaten Bangli. Desa ini memang terkenal dengan kecantikannya. Rumah-rumah di sana begitu tertata rapi. Kebersihan juga dijaga dengan baik.

Kesan asri dan hijau juga sangat kental di Panglipuran. Jelas saja, mobil dan motor tidak boleh masuk ke dalam desa. Semua kendaraan di parkir dekat gapura, sehingga Panglipuran terbebas dari polusi asap knalpot.

Tiap rumah punya pintu masuk yang serupa, namanya 'angko-angko' yang terbuat dari tanah liat. Di pinggir angko-angko terdapat papan berisi informasi nama pemilik rumah dan anggota keluarga. Angko-angko sengaja dibuat tak terlalu lebar, agar sepeda motor tak bisa masuk ke dalamnya.

Asyiknya lagi, turis dipersilakan masuk ke dalam rumah penduduk. Kamu pun bisa bercengkrama langsung dan berbagi pengalaman dengan mereka.

(ptr/ptr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads