Gonggong, Pembangkit Libido dari Batam

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Gonggong, Pembangkit Libido dari Batam

- detikTravel
Jumat, 20 Feb 2015 07:15 WIB
Gonggong, Pembangkit Libido dari Batam
Gonggong, makanan khas Kepulauan Riau (Kurnia/detikTravel)
Batam - Gonggong merupakan makanan sejenis keong laut khas Kepulauan Riau yang diyakini berkhasiat menjadi afrodisiak alias pembangkit libido. Ada cara khusus untuk mengolah gonggong menjadi makanan lezat. Mau tahu?

detikTravel berkesempatan mencicipi gonggong ketika berkunjung ke Batam, Kepulauan Riau. Gonggong bisa ditemukan di berbagai restoran, termasuk restoran di KTM Resort. Ketika berada di sana, seorang pegawai resor pun menjelaskan cara mengolah gonggong yang lezat ini.

"(Gongong-red) Ditangkap, ditaruh air asin. Dicuci 2 hari dibuang pasirnya. Ambil, dicuci air tawar, dikasih air, garam sama jahe. Direbus sampai mendidih," jelas General Affair KTM Resort Ng Djui Tjie.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BACA JUGA: Batam & Bintan Destinasi yang Sempurna

Ia menyebutkan bahwa memang gonggong ini umumnya hanya direbus dan disajikan ketika masih hangat. Dalam penyajiannya, beberapa gonggong diletakkan pada sebuah piring, dilengkapi dengan tusuk gigi untuk mengeluarkan dagingnya.

"Bagian belakangnya paling enak. Caranya pakai cukil gigi, diciduk ke dalam sampai luar," ujar Ng Djui Tjie.

Penggunaan tusuk gigi memang untuk mempermudah menarik daging. Tetapi, bila ada bagian kaki gonggong yang terlihat bisa langsung ditarik. Daging putih yang kenyal pun akan terlihat dan bisa langsung disantap atau dicocol ke dalam sambal terlebih dahulu. Nikmat!

Ng Djui Tjie mengatakan bahwa dari gonggong ini mempunyai ukuran dan warna yang berbeda-beda. Dari perbedaan tersebut, paling tidak gonggong dikelompokkan menjadi 3 jenis. Nah, yang paling nikmat adalah yang warnanya sedikit hijau.

"Ada 3 jenis, yang paling enak yang warnanya agak kehijauan," katanya.

BACA JUGA: Terbesar di Dunia, Funtasy Island di Batam Buka Mulai Agustus

Gonggong memang telah menjadi makanan favorit bagi warga lokal maupun wisatawan. Mungkin karena gonggong hanya bisa ditemukan di Kepulauan Riau dan diyakini bisa meningkatkan vitalitas seksual pria yang memakannya.

"Ini bisa untuk vitalitas. Ciri khas Kepri, 1 hari bisa sampai 2 ton dimakan orang Kepri. Ketika air surut diambil banyak. Tahu-tahu besok ada lagi," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa gonggong ini terasa lebih segar dan nikmat jika dimakan saat masih berada di Kepulauan Riau. "Kalau dibawa ke Jakarta, sudah direbus juga baru sebentar di sana dagingnya akan mengkerut," tuturnya.

(krn/fay)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads