Pemerintah Kabupaten Siak, Riau mencoba mempromosikan daerahnya sebagai objek wisata kebudayaan dan sejarah yang disebut 'Siak The Truly Malay'. Istana Siak menjadi bukti kejayaan kerajaan Islam Melayu di masa lampau.
Kota Siak Sri Indrapura, adalah ibukota dari Kabupaten Siak. Kota ini bisa ditempuh perjalanan 1,5 jam dari lintas timur Pekanbaru. Siak sebenarnya kota bersejarah dalam peradaban kejayaan Islam dengan adanya Kesultanan Siak di masa lampau.
Namun memang dirasakan minimnya promosi yang digalakan pemerintah. Selama ini ada kesan, promosi wisata selalu berkutat pada keindahan alam, seperti pantai dan pegunungan. Sehingga, nyaris Indonesia selalu dikenal dengan Bali-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Syamsuar, tidak semuanya turis mancanegara yang datang ke Indonesia ingin melihat wisata pantai. Tapi tentunya ada juga yang ingin melihat wisata sejarah. Karenanya, Pemda Siak kini menggadang-gadangnya objek wisata sejarah.
"Kami ingin kita memperkenalkan Siak sekaligus Riau tentunya lebih spesifik ke Timur Tengah. Atau negara tetangga, Malaysia, Singapura, Filipina dan Thailand," kata Syamsuar.
Untuk negara Timur Tengah khususnya Arab Saudi, lanjut Syamsuar karena Kesultanan Sia, memiliki keterikatan darah. Dari 12 Sultan yang ada, dari sultan keenam hingga ke-12 merupakan keturunan Arab.
"Saya baru-baru ini umrah, dan bertemu dengan pejabat dinas wisatanya Arab Saudi. Kita menceritakan bagaimana Kesultanan Siak masih memiliki darah Arab. Mereka sebagian kaget, dan ingin menggali sejarah itu. Mereka ingin datang ke Riau untuk melihat bukti sejarahnya yang masih berdiri megah saat ini," kata Syamsuar.
Sedangkan ke negara tetangga, lanjutnya, tentunya tidak terlepas sebagai negara serumpun Melayu. Begitu juga Kesultanan Siak yang pertama hingga keenam, diawali raja yang masih keturunan dari Kesultanan Melaka di Malaysia.
"Kita juga ajak warga negara tetangga untuk melihat Istana Siak. Hanya saja memang, selama ini promosi wisata kita ke luar masih sangat minim," kata Syamsuar.
Kota Siak Sri Indrapura berada di tepi Sungai Siak yang membentang panjang dari Selat Malaka hingga ke kota Pekanbaru. Sungai Siak yang dikenal terdalam di Indonesia ini, membelah sejumlah sejumlah kabupaten.
Di Kota Siak, masih berdiri megah Istana Siak yang menghadap ke sungai. Istana berlantai dua itu dihiasi halaman rumput hijau dihiasi kembang-kembang nan indah. Belum lagi berbicara soal peninggalan yang ada di dalam istana.
Selain itu, ada juga Balai Kerapatan, sebuah tempat kerajaan zaman dahulu dalam menentukan kebijakan termasuk soal pengadilan. Ada juga makam Sultan Siak serta panglima dan permaisurinya. Untuk wisata sejarah, Siak memang paling asyik untuk dikunjungi. Ayo tunggu apa lagi, ayo berkunjung ke Siak!
(fay/fay)












































Komentar Terbanyak
Arahan Prabowo, Bandara Husein dan Adi Sutjipto Diaktifkan Lagi untuk Penerbangan Sipil
Viral Bule Hadang Mobil di Nusa Dua, Ia Berlutut Minta Tolong
Bandara Husein Bangkit Lagi? Farhan Senyum Lebar Dapat Sinyal dari Prabowo