Salah satu penjual pinang pun menjelaskan pada detikTravel, mengenai khasiat dan budaya nyirih dari Papua. Walaupun namanya nyirih, tapi bahan utama yang dipakai adalah pinang. Tidak sedilkit orang Papua yang mengunyah pinang di setiap kegiatan.
"Orang Papua itu biasa nyirih kakak, bagus buat gigi," ujar pedagang sirih bernama Fransina kepada detikTravel, Jumat (19/6/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Awal coba biasa tak enak, tapi lama-lama enak, anak kecil saja ada coba sudah," ujar Fransina
Untuk yang kali pertama coba 'nyirih,' mungkin belum terbiasa. Biasanya buah pinang diemut dengan sirih serta kapur, adapun yang juga hanya mengemut pinang saja.
Awalnya buah pinang diemut, dan dilepeh selama tiga kali untuk menghilangkan efek kapurnya. Saat ngantuk, orang Papua juga suka nyirih untuk membuat mata tetap terjaga.
Budaya nyirih memang ada di Papua dan beberapa daerah lainnya di Indonesia. Mungkin Anda bisa mencobanya saat sedang di Papua.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal
Investor Gugat Pemprov Bali soal Lift Kaca Kelingking, Koster Merespons