Bantul -
Wisata ekstrem yang memacu adrenalin tentunya asyik dicoba selagi masih muda. Di Pulau Jawa, ada berbagai tempat yang bisa dikunjungi jika ingin aktivitas wisata yang seru dan menegangkan. Mana saja?
Dari flying fox di ketinggian 70 meter, hingga memanjat tebing setinggi 100 meter, semuanya menjadi tantangan seru untuk dicoba. Disusun detikTravel, Jumat (19/6/2015) berikut 4 tempat wisata adrenalin untuk anak muda di Pulau Jawa:
1. Sandboarding di Gumuk Pasir, Yogyakarta
(Ndro Morrow/d'Traveler)
|
Sandboarding tak hanya bisa dilakukan di luar negeri. Di Bantul, Yogyakarta, ada Gumuk Pasir yang bisa digunakan sebagai tempat sandboarding. Lokasinya mudah dijangkau dan dekat dengan Pantai Parangtritis.
Sandboarding merupakan olahraga ekstrem yang mirip snowboarding. Bedanya, traveler akan meluncur di atas pasir dengan papan luncur. Ketika melakukan olahraga ini, kamu akan meluncur dari ketinggian 5-7 meter.
Keseruan pun sangat terasa ketika mulai meluncur. Badan yang kotor dengan pasir tentunya menambah sensasi ngeri-ngeri seru dari sandboarding ini. Jika penasaran, kamu bisa mencobanya dengan biaya sewa papan luncur sekitar Rp 200 ribu.
2. Flying Fox di Umbul Sidomukti, Semarang
(Twitter)
|
Tempat wisata Umbul Sidomukti di Kabupaten Semarang tak hanya punya kolam renang alami. Tersedia pula wahana flying fox buat traveler muda yang ingin uji adrenalin.
Flying fox lembah di Umbul Sidomukti mengajak traveler meluncur di atas lembah dengan kedalaman lebih dari 70 meter. Adrenalin pastinya langsung terpacu ketika mulai meluncur. Rasa puas pun akan muncul setelah mendarat dengan selamat.
3. Body rafting di Green Canyon, Pangandaran
(Ermila Klislinar/d'Traveler)
|
Jika arung jeram dengan perahu dirasa masih kurang menantang, cobalah body rafting di Green Canyon, Pangandaran, Jawa Barat. Body rafting merupakan aktivitas sperti arung jeram, tapi tanpa perahu dan hanya dengan badan!
Di Green Canyon, kamu bisa merasakan bagaimana body rafting di tengah derasnya aliran Sungai Cukang Taneuh. Apalagi jika ada batu besar yang menghalangi, kamu harus bisa melompatinya.
Mengarungi sungai ini memakan waktu yang tidak sebentar, yaitu sekitar 5 jam. Sudah disiapkan alat pengaman seperti pelampung, helm dan sepatu air. Tapi kamu harus tetap berhati-hati agar pakaian tidak sobek dan mengalami lecet di badan.
4. Panjat Tebing di Citatah, Padalarang
(Twitter)
|
Pegunungan kapur di Citatah, Padalarang, Jawa Barat seringkali dijadikan lokasi memanjat bagi pecinta panjat tebing ekstrem. Bebatuan di kawasan ini adalah karst dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Tak tanggung-tanggung, ketinggiannya pun hampir mencapai 100 meter.
Tebing 125 dan 48 adalah dua titik yang menjadi favorit. Kedua tempat ini cocok untuk pemula karena punya banyak jalur yang cukup mudah dipanjat. Nah, sebelum memanjat, baca dulu aturan yang harus dipatuhi, seperti tidak menimbulkan erosi lingkungan dan jangan merusak tebing.
Sandboarding tak hanya bisa dilakukan di luar negeri. Di Bantul, Yogyakarta, ada Gumuk Pasir yang bisa digunakan sebagai tempat sandboarding. Lokasinya mudah dijangkau dan dekat dengan Pantai Parangtritis.
Sandboarding merupakan olahraga ekstrem yang mirip snowboarding. Bedanya, traveler akan meluncur di atas pasir dengan papan luncur. Ketika melakukan olahraga ini, kamu akan meluncur dari ketinggian 5-7 meter.
Keseruan pun sangat terasa ketika mulai meluncur. Badan yang kotor dengan pasir tentunya menambah sensasi ngeri-ngeri seru dari sandboarding ini. Jika penasaran, kamu bisa mencobanya dengan biaya sewa papan luncur sekitar Rp 200 ribu.
Tempat wisata Umbul Sidomukti di Kabupaten Semarang tak hanya punya kolam renang alami. Tersedia pula wahana flying fox buat traveler muda yang ingin uji adrenalin.
Flying fox lembah di Umbul Sidomukti mengajak traveler meluncur di atas lembah dengan kedalaman lebih dari 70 meter. Adrenalin pastinya langsung terpacu ketika mulai meluncur. Rasa puas pun akan muncul setelah mendarat dengan selamat.
Jika arung jeram dengan perahu dirasa masih kurang menantang, cobalah body rafting di Green Canyon, Pangandaran, Jawa Barat. Body rafting merupakan aktivitas sperti arung jeram, tapi tanpa perahu dan hanya dengan badan!
Di Green Canyon, kamu bisa merasakan bagaimana body rafting di tengah derasnya aliran Sungai Cukang Taneuh. Apalagi jika ada batu besar yang menghalangi, kamu harus bisa melompatinya.
Mengarungi sungai ini memakan waktu yang tidak sebentar, yaitu sekitar 5 jam. Sudah disiapkan alat pengaman seperti pelampung, helm dan sepatu air. Tapi kamu harus tetap berhati-hati agar pakaian tidak sobek dan mengalami lecet di badan.
Pegunungan kapur di Citatah, Padalarang, Jawa Barat seringkali dijadikan lokasi memanjat bagi pecinta panjat tebing ekstrem. Bebatuan di kawasan ini adalah karst dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda. Tak tanggung-tanggung, ketinggiannya pun hampir mencapai 100 meter.
Tebing 125 dan 48 adalah dua titik yang menjadi favorit. Kedua tempat ini cocok untuk pemula karena punya banyak jalur yang cukup mudah dipanjat. Nah, sebelum memanjat, baca dulu aturan yang harus dipatuhi, seperti tidak menimbulkan erosi lingkungan dan jangan merusak tebing.
(krn/fay)
Komentar Terbanyak
Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta, IKN Jadi Apa?
Prabowo: Jangan Terlalu Kagum pada Bangsa yang Kaya dari Merampas Bangsa Lain
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong