6 Tempat Buka Puasa Anak Muda di Yogyakarta

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

#dNewGeneration

6 Tempat Buka Puasa Anak Muda di Yogyakarta

Johanes Randy - detikTravel
Rabu, 08 Jul 2015 17:15 WIB
6 Tempat Buka Puasa Anak Muda di Yogyakarta
(@tickles_cafe/Instagram)
Yogyakarta - Kota Pelajar Yogyakarta tidak hanya bikin kangen, namun juga punya banyak tempat berbuka yang asyik. Bagi kamu yang sedang di Yogyakarta, setidaknya ada 6 tempat berbuka anak muda di Kota Pelajar. Ini dia rekomendasinya.

Seiring dengan perkembangan, Yogyakarta telah menjelma jadi lebih modern. Kini sejumlah tempat jajanan baru banyak bermunculan, tanpa melupakan jajanan tradisional yang tetap menggoyang lidah. Dihimpun detikTravel, Rabu (8/7/2015) berikut 6 tempat berbuka anak muda Yogyakarta:

1. House of Raminten

(Facebook)
Membicarakan tempat berbuka anak muda Yogyakarta, tentu tidak lepas dari House of Raminten di Jl. FM Noto No. 7, Kotabaru. Populer sebagai tempat nongkrong anak muda sekaligus destinasi wisata kuliner yang dapat menjadi rekomendasi.

Rumah makan tersebut mengusung konsep tradisional yang dipadu dengan konsep kekinian. Ketika datang ke rumah makan ini, pengunjung akan disambut dengan pekayan dlam balutan kemben dan pakaian Jawa. Musik gamelan juga membuat suasana makin nyaman.

Daya tarik utama dari House of Raminten memang terletak pada suasana tradsional yang dibuat unik. Belum lagi sederet menu makanan nikmat dengan nama yang tidak biasa, seperti Wedang Gajah Ndekem hingga Ayam Koteka. Porsinya juga memuaskan.

2. Angkringan Lik Man

(Facebook)
Mampir ke Yogyakarta, rasanya wajib mampir ke angkringan untuk kulineran sekaligus bertemu teman. Sejak zaman dulu, angkringan memang menjadi tempat bersosialisasi anak muda hingga orang tua. Salah satu yang menjadi rekomendasi adalah Angkringan Lik Man.

Angkringan Lik Man terletak di Jl. Wongsodirjan, Yogyakarta. Konon Angkringan Lik Man dikelola oleh putra Mbah Pairo, penjual angkringan pertama di Yogyakarta. Menu andalannya adalah kopi hitam yang diberi arang panas, atau disebut juga Kopi Joss.

Berada tidak jauh dari Stasiun Tugu, Angkringan Lik Man yang buka dari pukul 17.00 selalu ramai oleh anak muda hingga semua kalangan. Traveler juga dapat menyantapnya dengan nasi kucing dan lauk pauk lainnya. Mantap!

3. Gudeg Permata Bu Pujo

(Instagram)
Yogyakarta memang identik dengan gudeg. Namun apabila mayoritas rumah makan gudeg hanya buka pada pagi hingga sore, Gudeg Permata Bu Pujo malah mulai buka pada malam hari. Alamatnya berada di Jl. Sultan Agung, tidak jauh dari bekas Bioskop Permata.

Karena jam bukanya yang mulai dari pukul 21.00, tidak jarang anak muda suka mampir di sini. Ya, anak muda memang lebih suka keluar di amalm hari ketimbang siang hari. Menu andalannya tentu saja adalah gudeg.

Harga gudegnya juga masih ramah di kantong, yakni berkisar antara Rp 12.000–Rp 35.000 dengan berbagai pilihan lauk.

4. Tickles Cafe n Resto

(@tickles_cafe/Instagram)
Selain rumah makan tradisional, Yogyakarta juga punya banyak kafe yang kekinian dan disukai anak muda. Salah satu yang tengah naik daun adalah Tickles Cafe n Resto yang berada di Jalan Kenari No.4, Demangan Baru, Yogyakarta.

Hadir dengan suasana kafe yang serba London, membuat Tickles Cafe n Resto cukup populer di kalangan anak muda Yogyakarta. Berhubung temanya adalah London, menu makanan yang disajikan di sini adalah menu barat seperti pizza hingga spagetti.

Semakin malam, kafe ini makin ramai dengan anak muda. Tentunya traveler tidak akan menemukan menu tradisional seperti gudeg di sini.

5. Jagung Bakar Trendy

(Twitter)
Selain daerah Puncak dan Lembang di Bandung, kuliner jagung bakar juga populer di kalangan anak muda Yogyakarta. Salah satu yang menjadi rekomendasi adalah Jagung Bakar Trendy yang Terletak di Jalan Tentara Pelajar.

Buka pada malam hari, Jagung Bakar Trendy hadir dengan berbagai pilihan rasa, seperti asin, manis, coklat, strawberry dan keju. Selain rasa yang bervariasi, pengunjung juga bisa pesan jagung yang original kok. Harganya juga tidak menguras isi kantong kok.

6. Legend Coffee

(@legendjogja/Twitter)
Kalau sebelumnya ada Angkringan Lik Man yang tradisional, hadir juga Legend Coffee yang lebih modern dan kekinian. Hadir dengan ruangan outdoor hingga indoor yang modern, kafenya terletak di Jl. Abu Bakar Ali No. 24, tidak jauh dari Malioboro.

Sambil minum kopi, pengunjung dapat memesan berbagai menu barat dengan harga bervariasi. Pada hari tertentu, bahkan pengunjung dapat menyaksikan acara live musik. Selain itu juga ada sejumlah konsol permainan seperti PS3 hingga X-Box.

Kabar baik lainnya, Legend Coffe buka selama 24 jam. Bisa jadi opsi ngabuburit sekaligus nongkrong sampai pagi. Semoga beberapa rekomendasi di atas bisa menjadi pilihan tempat berbuka bareng teman di Yogyakarta.
Halaman 2 dari 7
Membicarakan tempat berbuka anak muda Yogyakarta, tentu tidak lepas dari House of Raminten di Jl. FM Noto No. 7, Kotabaru. Populer sebagai tempat nongkrong anak muda sekaligus destinasi wisata kuliner yang dapat menjadi rekomendasi.

Rumah makan tersebut mengusung konsep tradisional yang dipadu dengan konsep kekinian. Ketika datang ke rumah makan ini, pengunjung akan disambut dengan pekayan dlam balutan kemben dan pakaian Jawa. Musik gamelan juga membuat suasana makin nyaman.

Daya tarik utama dari House of Raminten memang terletak pada suasana tradsional yang dibuat unik. Belum lagi sederet menu makanan nikmat dengan nama yang tidak biasa, seperti Wedang Gajah Ndekem hingga Ayam Koteka. Porsinya juga memuaskan.

Mampir ke Yogyakarta, rasanya wajib mampir ke angkringan untuk kulineran sekaligus bertemu teman. Sejak zaman dulu, angkringan memang menjadi tempat bersosialisasi anak muda hingga orang tua. Salah satu yang menjadi rekomendasi adalah Angkringan Lik Man.

Angkringan Lik Man terletak di Jl. Wongsodirjan, Yogyakarta. Konon Angkringan Lik Man dikelola oleh putra Mbah Pairo, penjual angkringan pertama di Yogyakarta. Menu andalannya adalah kopi hitam yang diberi arang panas, atau disebut juga Kopi Joss.

Berada tidak jauh dari Stasiun Tugu, Angkringan Lik Man yang buka dari pukul 17.00 selalu ramai oleh anak muda hingga semua kalangan. Traveler juga dapat menyantapnya dengan nasi kucing dan lauk pauk lainnya. Mantap!

Yogyakarta memang identik dengan gudeg. Namun apabila mayoritas rumah makan gudeg hanya buka pada pagi hingga sore, Gudeg Permata Bu Pujo malah mulai buka pada malam hari. Alamatnya berada di Jl. Sultan Agung, tidak jauh dari bekas Bioskop Permata.

Karena jam bukanya yang mulai dari pukul 21.00, tidak jarang anak muda suka mampir di sini. Ya, anak muda memang lebih suka keluar di amalm hari ketimbang siang hari. Menu andalannya tentu saja adalah gudeg.

Harga gudegnya juga masih ramah di kantong, yakni berkisar antara Rp 12.000–Rp 35.000 dengan berbagai pilihan lauk.

Selain rumah makan tradisional, Yogyakarta juga punya banyak kafe yang kekinian dan disukai anak muda. Salah satu yang tengah naik daun adalah Tickles Cafe n Resto yang berada di Jalan Kenari No.4, Demangan Baru, Yogyakarta.

Hadir dengan suasana kafe yang serba London, membuat Tickles Cafe n Resto cukup populer di kalangan anak muda Yogyakarta. Berhubung temanya adalah London, menu makanan yang disajikan di sini adalah menu barat seperti pizza hingga spagetti.

Semakin malam, kafe ini makin ramai dengan anak muda. Tentunya traveler tidak akan menemukan menu tradisional seperti gudeg di sini.

Selain daerah Puncak dan Lembang di Bandung, kuliner jagung bakar juga populer di kalangan anak muda Yogyakarta. Salah satu yang menjadi rekomendasi adalah Jagung Bakar Trendy yang Terletak di Jalan Tentara Pelajar.

Buka pada malam hari, Jagung Bakar Trendy hadir dengan berbagai pilihan rasa, seperti asin, manis, coklat, strawberry dan keju. Selain rasa yang bervariasi, pengunjung juga bisa pesan jagung yang original kok. Harganya juga tidak menguras isi kantong kok.

Kalau sebelumnya ada Angkringan Lik Man yang tradisional, hadir juga Legend Coffee yang lebih modern dan kekinian. Hadir dengan ruangan outdoor hingga indoor yang modern, kafenya terletak di Jl. Abu Bakar Ali No. 24, tidak jauh dari Malioboro.

Sambil minum kopi, pengunjung dapat memesan berbagai menu barat dengan harga bervariasi. Pada hari tertentu, bahkan pengunjung dapat menyaksikan acara live musik. Selain itu juga ada sejumlah konsol permainan seperti PS3 hingga X-Box.

Kabar baik lainnya, Legend Coffe buka selama 24 jam. Bisa jadi opsi ngabuburit sekaligus nongkrong sampai pagi. Semoga beberapa rekomendasi di atas bisa menjadi pilihan tempat berbuka bareng teman di Yogyakarta.

(rdy/rdy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads