Warga Kota Probolinggo, menggelar acara unik. Salah satunya adalah balap sapi brujul. Sapi ini bukanlah sapi yang siap potong, dan bukan pula sapi kerapan umumnya yang biasa dibalap. Sapi-sapi tersebut adalah sapi 'brujul' yakni sapi jantan kampung yang sehari-hari biasa dimanfaatkan untuk membajak sawah.
Digelarnya kerapan sapi 'brujul' ini adalah pestanya para petani. Yaitu saat sawah-sawah mereka akan memasuki musim tanam tiba, sekaligus ungkapan syukur petani hasil sawahnya melimpah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muhammad, salah satu peserta mengatakan, sebelum bertanding ada jamu khusus sehari sebelumnya, saat start mau di mulai ia kerap memberi minuman bersoda agar nafas nya kuat. Pasalnya sapinya bukan sapi karapan pada umumnya. Namun sapi miliknya merupakan sapi untuk membajak sawah.
"Sapi brujul sebelum pertandingan di beri jamu khusus, sering menang 2 kali di tahun lalu," kata Muhammad, kepada detikTravel pada usai pertandingan kemarin.
Balap sapi 'brujul' ini sendiri diikuti sepasang sapi jantan. Sapi juga dilengkapi dengan kaleles dan seorang joki penghentak yang berdiri di atas kaleles.
Menurut anak-anak yang menonton, kegiatan semacam ini bisa ikut melestarikan budaya daerah. Juga, sekaligus hiburan murah meriah untuk mengisi liburan sekolah.
"Saya gak takut jadi penghentak sapi karena udah biasa, dan tontonan murah meriah disaat liburan," sebut Edi Susanto, penghentak sapi.
Lomba balap sapi 'brujul' ini memang perlu dilestarikan. Selain murah dan sederhana, juga dapat menjadi sarana hiburan gratis bagi warga. Khususnya anak-anak kecil untuk mengisi liburan sekolah.
(shf/shf)












































Komentar Terbanyak
Viral Baling-Baling Pesawat Diikat Cable Tie, Wings Air Buka Suara
Wisman ke Indonesia Tembus 4,68 Juta Kunjungan
Aduh, Bocah Jatuh ke Kandang Gajah Ragunan Diduga Kelalaian Orang Tua