Selama berkunjung ke Rammang-rammang banyak sekali objek menarik yang bisa dilihat. Mulai dari pegunungan kapur indah hingga gua dengan telapak tangan manusia purba. Disusun detikTravel, Selasa (29/3/2016), berikut 5 alasan kenapa kamu harus mencoba wisata ke Rammang-rammang:
1. Pegunungan karst terbesar kedua di dunia
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Tak sulit dicapai dari Makassar
Dari Kota Makassar jarak ke Rammang-rammang di Kabupaten Maros sekitar 40 km. Kalau traveler menginap di Makassar, dari ibukota Sulawesi Selatan ini bisa naik kendaraan pribadi atau umum dengan waktu tempuh sekitar 1 jam saja.
3. Bisa susur sungai di antara pegunungan karst
Salah satu spot jelajah Rammang-rammang dengan trekking adalah di Kampung Berua. Untuk mencapai kampung itu traveler harus naik perahu menyusuri Sungai Pute sekitar 15 menit.
Menyusuri sungai yang tenang ini juga menjadi pengalaman asyik. Bagaimana tidak, selama di perahu turis dapat menyaksikan pemandangan indah pegunungan karst yang tinggi menjulang dari jarak dekat.
4. Fotogenik
Berbagai sisi Rammang-rammang begitu fotogenik. Pegunungan karst dengan warna hitam keabu-abuan, dengan warna hijau dari tumbuhan yang hidup di sana terlihat sejauh mata memandang. Belum lagi saat trekking, jalur yang dilewati pun diapit sawah yang subur.
Rasanya sayang sekali jika melewatkan kesempatan mengabadikan pemandangan indah tersebut dalam kamera. Foto-foto di tempat ini memang diperbolehkan, tapi yang pasti tetap harus hati-hati dan jangan merusak alam.
5. Gua dan batu unik
Saat trekking di Rammang-rammang traveler dapat melihat langsung gua dengan lukisan telapak tangan yang konon dibuat oleh manusia purba. Lukisannya memang tak sejelas yang ada di Leang-leang tapi tetap menarik untuk dilihat.
Selain itu ada pula Telaga Bidadari dan Batu Kingkong yang unik. Batu Kingkong merupakan tonjolan karst yang berbentuk seperti wajah kingkong. Lokasi batu tersebut pun sering dijadikan spot berfoto oleh para turis.
(wsw/wsw)












































Komentar Terbanyak
Koster: Wisatawan Domestik ke Bali Turun gegara Penerbangan Sedikit
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Koster Akui Jumlah Wisatawan Domestik ke Bali Turun di Libur Nataru