Kini, batu yang dipercaya sebagai Malin Kundang yang dikutuk ibunya itu, masih terjaga sampai sekarang dan bisa dilihat oleh wisatawan yang datang berkunjung ke Pantai Air Manis. Banyak pengunjung penasaran untuk bisa melihat secara langsung penampakan batu Malin Kundang yang terkenal itu.
detikTravel pernah berkunjung ke Pantai Air Manis yang berada di sebelah selatan Kota Padang beberapa waktu silam. Jika naik kendaraan umum ambillah jalur melewati jalan raya Teluk Bayur. Jalannya bisa ditempuh menggunakan bus Trans Padang dengan rute Lubuk Buaya-Pasar Raya-atas Kota, dengan harga tiket sekitar Rp 4.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Hesti/detikTravel)
Dari sana untuk menuju Bukit Malin Kundang, Anda perlu menggunakan jasa ojek atau mobil pribadi, karena tidak ada angkutan umum yang melewati jalan ini. Jangan khawatir, begitu turun dari angkot, Anda akan menemukan pengendara ojek sudah berjajar di depan gapura jalan.
Ongkos menumpang ojek sekitar Rp 20 ribu sekali jalan. Namun traveler bisa menawarnya dan hanya membayar Rp 35 ribu saja untuk jasa ojek menuju Bukit Malin Kundang PP.
Perjalanan menuju Pantai Air Manis cukup berkelok-kelok. Jalurnya menanjak sejauh 3 kilometer, dan turunan juga sepanjang 3 kilometer. Setelah melewati jalan yang berliku, sampailah di Pantai Air Manis yang landai.
Untuk bisa masuk ke pantai yang tidak berpasir ini, traveler perlu membayar Rp 5.000 dan biasanya 'diberikan' kepada penunggu warung atau penjaga setempat. Bagi yang belum pernah ke pantai ini, batu Malin Kundang tidak serta merta langsung ditemukan karena 'tersamarkan' dengan bebatuan lainnya.
(Muhammad Catur Nugraha/d'Traveler)
Letak batu ini tepat di daratan Pantai Air Manis. Jika diperhatikan benar-benar, batu ini memang menyerupai sosok manusia yang sedang bersimpuh dan menelungkup. Tampak jelas punggung, tangan serta kepala Malin Kundang si anak durhaka.
Batu ini pun menjadi incaran wisatawan untuk berfoto sampai harus antre dulu. Ada juga fotografer yang menawarkan jasa berfoto dengan Batu Malin Kundang, dimana setiap foto wisatawan harus membayar Rp 20 ribu saja, dan fotonya langsung bisa dibawa pulang.
Di pinggiran pantai juga tersedia pondok-pondok yang dapat disewa jika ingin berlama-lama menikmati sejuknya angin pantai. Satu pondokan ditawarkan dengan harga Rp 20 ribu, dan Anda bisa bersantai di situ sepuasnya.
Ada pula tempat-tempat makan yang menjual makanan hingga panganan seperti rempeyek dan mie cup. Anda juga bisa menikmati segarnya air kelapa langsung dari buahnya. Pokoknya kalau ke Padang, sempatkan untuk mampir ke Pantai Air Manis untuk melihat Batu Malin Kundang.
(Hesti/detikTravel)
Jika sepulang dari Pantai Air Manis traveler ingin membeli olehβoleh, jangan khawatir. Di tepi Pantai Air Manis banyak kios yang menjual berbagai suvenir, seperti kaos, pakaian, tas, dan kerajinan lainnya. Beberapa kios ada yang menjual kerajinan yang terbuat dari batu karang, dengan harga mulai dari Rp 5.000 sampai Rp 50.000.
Bagi traveler yang mau melihat lanskap Pantai Air Manis dan Batu Malin Kundang dari udara, silakan lihat dari video perjalanan drone Elang Nusantara secara live dari layar monitor.
Melalui program Ekspedisi Langit Nusantara, Telkomsel akan mengungkapkan pesona Indonesia melalui video yang diambil dari dua drone berjenis UAV (Unmanned Aerial Vehicle) yang melintasi lebih dari 50 kota di Indonesia selama sebulan penuh.
Untuk hari ini, Selasa (19/4), drone Elang Barat yang diterbangkan dari bagian barat Indonesia, rencananya akan menjelajah Kota Padang. Cukup dengan mengakses situs Elang Nusa kita dapat mengikuti perjalanan secara lengkap, baik melalui live streaming maupun rekaman. (hyperlink: https://elangnusa.telkomsel.com/)
(Hesti/detikTravel)
(wsw/rdy)
Komentar Terbanyak
Ada Gerbong Khusus Merokok di Kereta, Kamu Setuju?
Terpopuler: Dedi Mulyadi Terancam Dicopot, Ini Penjelasan DPRD Jabar
Bisa-bisanya Anggota DPR Usulkan Gerbong Rokok di Kereta