Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 13 Mei 2016 16:50 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Garuda Wisnu Kencana, Patung Favorit Wisatawan di Bali

Patung Dewa Wisnu di Taman Budaya GWK Bali (Christ Slankers/dtraveler)
Patung Dewa Wisnu di Taman Budaya GWK Bali (Christ Slankers/d'traveler)
Badung - Patung Garuda Wisnu Kencana atau yang disingkat GWK merupakan ikon Bali yang sangat populer. Walau belum selesai, tak sedikit wisatawan yang datang melihat.

Saat berkunjung ke Bali, tidak sedikit traveler yang mampir ke Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) untuk melihat patung Dewa Wisnu beserta Garuda yang menjadi tunggangannya. Apabila selesai, patung yang diperkirakan memiliki total tinggi 125 meter itu bahkan akan melebihi Patung Liberty di AS!

Bagi yang belum pernah mampir, Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana terletak di tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung. Kira-kira 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar. Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berada di ketinggian 146 meter di atas permukaan tanah atau 263 mdpl.

Sejatinya GWK merupakan buah karya dari seniman kenamaan Bali, Nyoman Nuarta. Beliau adalah pematung Indonesia dan salah satu pelopor Gerakan Seni Rupa Baru (1976). Nyoman Nuarta juga dikenal lewat mahakaryanya seperti  Monumen Jalesveva Jayamahe (Surabaya), serta Monumen Proklamasi Indonesia (Jakarta).

Patung Garuda (Darwance Law/d'Traveler)
Awalnya Nyoman Nuarta berjuang sendiri untuk membangun GWK sejak 27 tahun silam. Ketika sempat mangkrak akibat kekurangan dana, akhirnya GWK diakuisisi oleh salah satu pengembang pada tahun 2012 silam dan dilanjutkan pembangunannya.

Saat ditemui langsung oleh detikTravel pada awal bulan tahun ini, Nyoman Nuarta mengaku kalau proses pembangunan GWK telah mencapai 70%. Apabila semua berjalan lancar, rencananya patung GWK akan berdiri tegak dua tahun lagi.

Sambil menunggu patung GWK selesai, traveler yang datang ke sana bisa berfoto di depan patung Dewa Wisnu dan Garuda yang masih terpisah. Selain itu traveler juga bisa menikmati pertunjukan budaya Bali seperti tari barong dan kecak di amphithater secara langsung.

Bisa menonton pertunjukan tari di Amphithater (Anggi Agistia/d'Traveler)
Menjelang sore, Anda juga bisa menyaksikan sunset yang cantik. Dari ketinggian 263 mdpl, Anda dapat melihat mentari yang terbenam dengan syahdu. Sesekali tampak pesawat yang akan mendarat di Bandara Ngurah Rai di kejauhan.

Di GWK juga terdapat banyak toko suvenir. Anda bisa berburu oleh-oleh khas Bali yang cantik dan antik. Jika lapar, beberapa rumah makan menyediakan aneka makanan untuk mengisi energi Anda.

Tapi jika ingin melihat indahnya patung GWK dari ketinggian, traveler bisa melakukannya lewat situs Ekspedisi Langit Nusantara yang digagas oleh Telkomsel. Lewat dua drone yang diterbangkan dari bagian Barat dan Timur, Telkomsel akan menunjukkan indahnya Pesona Indonesia selama sebulan penuh.

Salah satu sudut GWK yang menawan (Darwance Law/d'Traveler)
Untuk hari ini, Jumat (13/5/2016), drone yang diterbangkan dari bagian Barat tengah mengudara di atas Bali. cukup dengan masuk ke situs Ekspedisi Langit Nusantara, traveler bisa melihat indahnya GWK dan Bali dari udara secara live!

Jika ingin masuk, traveler pun harus membayar tiket masuk lebih dulu. Harga tiket masuk ke dalam Taman Budaya Garuwa Wisnu Kencana adalah Rp 60 ribu untuk dewasa. GWK pun buka setiap hari dari pukul 08:00-22:00 WIT.

Ayo ikuti Ekspedisi Langit Nusantara dan jadilah saksi keindahan Bumi Indonesia! (wsw/rdy)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA