Bukan durian pada umumnya, karena Kabupaten Pasuruan punya Durian Kakap yang khas. Durian Kakap merupakan beberapa varietas durian yang jadi unggulan dan terus dikenalkan melalui berbagai festival dan pameran.
Varietas durian Kakap tersebut antara lain Durian Bajul yang spesifik tumbuh di Kecamatan Lumbang, Durian Emas dan Daler spesifik di Pucangsari, Kecamatan Purwodadi serta Durian Klawu dan Kuni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(Muhajir Arifin/detikTravel)
Durian Kakap ini diklaim memiliki rasa yang khas. Berbeda dengan durian Durian Montong yang juga banyak ditanam di Pasuruan.
"Kalau Kakap itu memang khas, rasanya juga lain dari durian pada umumnya," kata Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Pasuruan, Doddy Setiawan, Sabtu (14/5/2015) kepada detikTravel.
Potensi tanaman durian di Kabupaten Pasuruan hingga 2015 mencapai 702.169 pohon atau kurang lebih 7.021,69 hektar. Durian tersebar di Kecamatan Tutur, Purwosari, Purwodadi, Lumbang, Sukorejo, Pasrepan, Puspo dan Prigen.
"Produksi durian mencapai 86.921 ton per tahun, dengan produktivitas mencapai 123,79 kilogram per pohon," imbuhnya.
(Muhajir Arifin/detikTravel)
Durian bisa tumbuh sumbuh di tanah lumpur berpasir dengan ketinggian antara 400-600 mdpl. Buah ini akan tumbuh baik dengan curah hujan 1000-1500 meter per tahun. Masa panen antara Januari-Maret.
Para petani durian selama ini menjual hasil panen ke pasal dalam kota, Surabaya hingga Malang. Durian juga bisa ditemui di lapak-lapak atau kendaraan terbuka di pinggir-pinggir jalan.
"Penikmat durian juga dapat berkunjung ke kawasan agrowisata Tutur dan Pasar Buah Pandaan," pungkas Doddy.
Coba sendiri rasanya!
(aff/aff)












































Komentar Terbanyak
Viral Baling-Baling Pesawat Diikat Cable Tie, Wings Air Buka Suara
Setuju atau Tidak Bandara Husein & Adisutjipto Dibuka Lagi?
Katanya Pulau Dewata Dijaga, tapi DPRD Justru Usulkan Gedung Lebih Tinggi