Terletak di tengah Danau Toba, Pulau Samosir merupakan salah satu destinasi wisata sekaligus jantung kebudayaan masyarakat Batak. Salah satu highlight-nya adalah boneka Sigale-gale di Desa Tomok yang juga menjadi atraksi wisata unggulan.
Sekilas boneka Sigale-gale memang tampak seperti boneka kayu yang memiliki tinggi seukuran orang dewasa. Layaknya orang Batak, boneka Sigale-gale juga dipakaikan kain ulos yang menjadi lambang kebesaran budaya Batak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbulan-bulan sang anak pergi berperang, hingga tersyiar kabar bahwa Manggalae meninggal secara ksatria. Sang raja begitu terguncang dan dengan kesedihan yang begitu mendalam, sang raja jatuh sakit. Untuk menghormati dan menghibur sang raja, rakyat membuat patung kayu yang mirip dengan Manggalae.
Patung tersebut dikenakan ulos yang terbaik dan sangat mirip, suatu ketika dipanggillah roh Manggalae dan dimasukkan kedalam patung kayu tersebut. Setelah itu, mendadak Sigale-gale menari sambil manortor mengikuti iringan musik.
Hingga kini pertunjukkan boneka klasik tersebut dilakukan untuk menghormati sang raja dan sang anak yang gugur sebagai ksatria. Kini pertunjukkan tersebut digunakan sebagai sajian wisata yang sangat menarik.
Apabila ingin menonton pertunjukannya di Samosir, traveler harus merogoh kocek sekitar Rp 5 ribu. Jika ingin menarik bersama Sigale-gale, perlu membayar lebih sebesar Rp 80 ribu. Sedangkan jika ingin berfoto, traveler cukup memberi donasi seikhlasnya. Tak boleh dilewatkan jika datang ke Danau Toba. (shf/rdy)












































Komentar Terbanyak
Waspada! Ini Daftar Pangkalan Militer AS di Seluruh Dunia yang Harus Kamu Tahu
Garuda Indonesia Tidak Lagi Berstatus Bintang 5
Daftar Negara Teraman Andai Terjadi Perang Dunia III, Ada Indonesia?