Selain ke Tanjung Tinggi, Tengok Juga SD 'Laskar Pelangi'

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Selain ke Tanjung Tinggi, Tengok Juga SD 'Laskar Pelangi'

Agung Pambudhy - detikTravel
Selasa, 09 Agu 2016 18:15 WIB
Selain ke Tanjung Tinggi, Tengok Juga SD Laskar Pelangi
Foto: (Agung/detikTravel)
Belitung - Tanjung Tinggi jadi pantai andalan di Belitung untuk wisata 'Laskar Pelangi'. Selain itu, ada pula SD 'Laskar Pelangi' yang tak kalah eksis.

Ini merupakan SD replika yang dibuat untuk film 'Laskar Pelangi' di Gantong, Belitung Timur. SD Laskar Pelangi di Belitung ini terletak di atas bukit pasir dan dekat dengan danau serta dermaga.

Kayu-kayunya sudah lapuk membuat tempat ini semakin eksotis. Efek kuno pun terlihat jelas dari dua kayu penyangga bangunan, atap yang bocor di sana-sini dan dinding kayu yang berlubang. Replika SD Muhammadiyah ini merupakan salah satu tempat wisata yang wajib didatangi saat berkunjung ke Belitung.

Sekolah itu pun didirikan pada 2012 di atas lahan desa setempat yang dulunya bekas tambang timah. Replika itu dibangun berjarak sekitar 200 meter dari gedung SD Muhammadiyah Gantong yang berdindingkan tembok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sehari obyek wisata berupa replika bangunan SD Muhammadiyah Gantong yang merupakan tempat menempuh pendidikan para Laskar Pelangi ini bisa dikunjungi sekitar 200 orang. Bila akhir pekan jumlah kunjungan wisatawan bisa mencapai 500 orang dari berbagai daerah, terutama dari luar Belitung.

Replika SD 'Laskar Pelangi' berjarak sekitar 90 kilometer dari Bandar Udara Tanjung Pandan. Atau setara sekitar 20 kilometer dari Ibu Kota Kabupaten Belitung Timur di Manggar.

Belitung Timur mulai dikenal masyarakat setelah adanya novel tetralogi 'Laskar Pelangi' karya Andrea Hirata dan kemudian dibuatkan film oleh Riri Riza yang mengambil gambar keindahan Pulau Belitung. Belitung Timur kini dikenal sebagai negeri Laskar Pelangi.

Di sini menjadi kisah nyata di mana sebuah karya kreatif novel dan film bisa memajukan ekonomi masyarakat setempat dari sektor pariwisata. Keren! (pam/shf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads