Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 01 Sep 2016 12:50 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Jatuh Hati dengan Penari Dayak Cantik di Samarinda

Penari Dayak cantik di Desa Wisata Pampang (Merza Gamal/d'Traveler)
Samarinda - Liburan ke Samarinda di Kalimantan Timur ada desa bagi Suku Dayak Kenyah. Traveler bisa melihat atraksi tarian oleh penari Dayak yang cantik.

Desa Wisata Pampang merupakan ikon bagi Kota Samarinda di Provinsi Kalimantan Timur. Desa ini dihuni oleh suku Dayak Kenyah. Dihimpun detikTravel, Kamis (1/9/2016) traveler pun bisa menyaksikan tarian khas Dayak di Desa Pampang yang berada di pinggir Kota Samarinda.

Setelah dicanangkan dan diresmikan menjadi Desa Wisata oleh Pemerintah Daerah Kalimantan Timur pada tahun 1991, kini setiap minggu mereka mengadakan pertunjukan kesenian yang terbuka bagi masyarakat umum.

Dari Kota Samarinda, Desa Wisata Pampang dapat ditempuh sekitar 1 jam dari pusat kota. Setiap hari Minggu sekitar pukul 14.00 hingga 15.00 WITA, mereka menampilkan pertunjukan seni tari khas suku Dayak Kenyah di Lamin besar, rumah adat Dayak Kenyah.

Terdapat sekitar 10 jenis tarian yang dibawakan oleh penari. Dari tari perang hingga tari persahabatan, semua ditampilkan oleh para penari cilik hingga para sesepuhnya.

Tarian ditampilkan di Rumah Lamin (Eka Yulia/d'Traveler)


Menari bersama para penari Dayak (Eka Yulia/d'Traveler)


Di Lamin, tempat pertunjukan tari memiliki tampilan ornamen yang sangat indah. Traveler juga akan dibuat jatuh hati ketika melihat para wanita Suku Dayak yang cantik jelita membawakan tarian adat. Biasanya penonton juga akan diajak menari lho. Jadi jangan lewatkan kesempatan ini.

Untuk mencapai Desa Pampang, bisa dengan menggunakan motor atau mobil. Kendaraan umum tidak bisa memasuki Pampang kecuali disewa khusus. Tiket masuk ke Desa Pampang adalah Rp 15.000 ribu per turis domestik, dan Rp 30.000 ribu per turis asing.

Kamera DSLR dan kamera digital dikenai tambahan biaya Rp 25.000 ribu per buah. Untuk berfoto dengan para sesepuh Suku Dayak yang bertelinga panjang dengan pakaian adat lengkapnya, kita membayar Rp 25.000 per orang untuk 1 kali foto.

Suvenir khas Dayak Kenyah (Norma Yunita/d'Traveler)


Jangan kaget jika di sana para penari cilik akan menawarkan diri kepada pengunjung untuk menjadi foto model. Para pengunjung boleh mengambil foto dengan kamera HP tanpa harus membayar biaya apapun.

Selain tarian, pengunjung juga bisa membeli berbagai macam suvenir yang tersedia di pelataran Rumah Lamin. Ada berbagai macam suvenir yang sangat khas buatan Suku Dayak, seperti gelang, kalung, pakaian adat, dan aneka aksesoris lainnya.

Belajar kebudayaan setempat merupakan hal yang luar biasa bagi seorang traveler. Mari datang ke desa Pampang, pelajarilah kebudayaan Suku Dayak Kenyah dan jangan lupa membeli suvenir untuk oleh-oleh. Pastinya seru! (rdy/fay)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA