Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 01 Sep 2016 13:30 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Reog Ponorogo, Atraksi Indonesia yang Pernah Dicuri Malaysia

Kurnia Yustiana
detikTravel
Reog Ponorogo (ponorogo.go.id)
Reog Ponorogo (ponorogo.go.id)
Ponorogo - Warga Indonesia pernah geger karena Malaysia mengklaim Reog Ponorogo. Inilah atraksi tarian dengan topeng unik, besar dan berat, asli Indonesia.

Budaya Indonesia sungguh kaya. Baik musik maupun tarian, keragamannya bisa dinikmati dari Sabang sampai Merauke. Untuk tarian, salah satu yang begitu populer adalah Reog.

Sekitar tahun 2007 silam, Indonesia sempat dibuat heboh karena Reog yang berasal dari Ponorogo, Jawa Timur diklaim Malaysia. Situs Kementerian Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Malaysia kedapatan memasang gambar Reog. Dinas Pariwisata dan Seni Budaya Pemkab Ponorogo, Jawa Timur menyatakan gambar reog yang ada di situs itu asli buatan perajin reog asli Ponorogo.

Reog Ponorogo ini memang warisan budaya yang begitu luar biasa. Tak heran jika sampai negeri tetangga pun ingin memilikinya. Dari informasi yang dikumpulkan detikTravel Kamis (1/9/2016), Reog biasanya dipentaskan dalam upacara adat, pernikahan, serta hari-hari besar Nasional.

Atraksi tariannya pun tak hanya satu bagian saja, melainkan ada 3 pembuka terlebih dahulu yang akan disajikan. Barulah masuk ke tarian inti.

(ponorogo.go.id)


Nah, di pembuka pertama ada sekitar 6-8 pria yang menggambarkan sosok singa pemberani. Mereka mengenakan pakaian hitam, dengan wajah diberi riasan merah. Pada tari pembuka kedua, traveler akan melihat gadis dengan jumlah yang sama menaiki kuda.

Sebenarnya mereka bukan benar-benar gadis, tapi lelaki yang didandani dan mengenakan pakaian seperti wanita. Selanjutnya, dalam tari pembukaan ketiga, ada adegan lucu bernama Bujang Ganong atau Ganongan yang dipentaskan oleh anak-anak.

Usai ketiga tari pembuka dipentaskan, barulah adegan inti dimainkan. Adegan inti temanya disesuaikan dengan acara apa yang berlangsung. Kalau untuk hajatan khitanan atau sunatan bisa jadi yang dimainkan adalah kisah pendekar.

Pertunjukan belum selesai sampai di sini. Masih ada bagian terakhir yang akan tampil. Penutup inilah yang bisa dibilang paling seru, serta sangat kental dengan aroma magis dan ilmu kebatinan.

Para penari mengenakan topeng berukuran besar yang bentuknya seperti kepala singa berhias mahkota bulu merak. Tak tanggung-tanggung, beratnya mencapai 60 kilogram lho. Topeng ini harus dipakai penari yang bergerak kesana-kemari sesuai irama.

Ajaibnya, penari yang mengenakan topeng itu tampak tidak keberatan. Makhluk gaib pun diyakini ikut berperan dalam bagian terakhir tarian Reog. Kabarnya beberapa hari sebelum tampil, para penari terlebih dahulu puasa dan bertapa.


Untuk alur cerita Reog Ponorogo ini ada sejumlah versi. Namun yang kini menjadi alur resminya adalah kisah Raja Ponorogo yang berniat melamar putri Kediri, Dewi Ragil Kuning.

Belum sampai ke tujuan, di tengah perjalanan dia yang berangkat bersama wakilnya yaitu Bujang Anom dicegat pasukannya meliputi merak dan singa. Sedangkan Raja Ponorogo bersama wakilnya rupanya juga punya pengawal kuat.

Pengawal Raja Ponorogo yang dikenal dengan sebutan Warok ini disebut-sebut begitu sakti. Warok punya ilmu hitam yang diyakini mematikan.

Tarian Reog pun menggambarkan peperangan antara Kerajaan Ponorogo dengan Kerajaan Kediri dan mengadu ilmu hitam antara keduanya. Saking kentalnya suasana mistis dalam pertunjukan, para penari pun pentas dalam keadaan kesurupan lho. Reog Ponorogo, benar-benar atraksi wisata yang luar biasa!


(shf/shf)
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED
Pesona Asia

Pagi Bromo!

Selasa, 20 Nov 2018 08:30 WIB

Inilah saat pagi menyapa kawasan TNBTS. Kumpulkanlah memori saat melakukan perjalanan ke sana ya.