Masuk dalam kawasan Mandalika yang tengah dikembangkan Pemerintah sebagai Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK, Bukit Merese yang berada di Lombok Tengah juga menjadi destinasi liburan favorit.
Tepatnya berada di daerah Sengkol di sisi ujung kanan Tanjung Aan, traveler bisa mencapainya lebih kurang dua jam perjalanan darat dari pusat Kota Mataram. Bisa juga dihampiri dengan berjalan kaki dari Tanjung Aan, namun cukup lumayan secara jarak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setibanya di area kaki bukit, traveler akan dimintai uang retribusi oleh pemuda sekitar. Kurang lebih sekitar Rp 5 ribu rupiah per orang. Bisa gratis kalau tidak ada yang jaga.
Dari kaki bukit, traveler pun akan lanjut trekking ke atas bukit selama 10-15 menit. Tapi tidak usah khawatir, bukitnya tidak tinggi dan akses jalan cukup baik. Tanpa sadar, Anda akan tiba di atas bukit.
Di puncaknya, traveler bisa melihat indahnya pemandangan Tanjung Aan dari ketinggian di sisi kiri. Di sisi kanan, Anda bisa melihat indahnya percikan ombak yang berbenturan dengan batu karang.
Namun yang menjadi highlight dari Bukit Merese, apa lagi kalau bukan Pohon Galau yang berdiri sendiri di puncak bukit. Kabarnya pohon itu memang sengaja ditaruh di atas bukit sebagai properti dari sebuah film.
Oleh sebab itu, tak sedikit traveler yang menjadikan Bukit Merese dan Pohon Galau sebagai spot foto favorit. Apalagi jika datang saat pagi atau sore hari, indahnya bukan main!
Bahkan ada saja pasangan traveler yang datang ke Bukit Merese untuk foto pre-wed. Turis mancanegara pun sering datang ke Bukit Merese untuk sekedar bersantai atau menikmati sunset.
Jadi jika liburan ke Lombok, sempatkan juga untuk mampir ke Bukit Merese. Dijamin Anda akan dibuat galau. Kalau bisa datang bersama pasangan ya, daripada galau sendirian.
(wsw/rdy)











































Komentar Terbanyak
Potret Terkini Malaysia yang Selangkah Lagi Jadi Negara Maju
Ketika Perbedaan Bahasa Indonesia-Malaysia Mengundang Tawa
Indonesia Bakal Punya Negara Tetangga Baru, Siap Merdeka di 2030