Berwisata ke Wakatobi tak lengkap rasanya tanpa melihat atraksi lumba-lumba. Kami rombongan ekowisata Synthesis-WWF pun tidak melewatkan kesempatan ini.
Untuk melihat atraksi lumba-lumba, kami berangkat pukul 06.00 WITA. Jika traveler ingin melihat atraksi ini, bisa datang ke Pelabuhan Sombu, Wangi-wangi, kemudian naik kapal menuju Perairan Kapota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peserta tur dibawa sejauh 2 km dari pantai untuk menyaksikan atraksi ini. Tak menunggu lama, lumba-lumba pun muncul bergantian ke permukaan.
Kapal kami berputar terus mengikuti lumba-lumba. Sambil bertepuk tangan, kami terus siaga dengan kamera. Menunggu lumba-lumba ternyata harus sabar lho!
Foto: Lumba-lumba bergantian untuk muncul ke permukaan (Bonauli/detikTravel) |
Saat ada lumba-lumba yang muncul, kami saling berteriak untuk memberitahu supaya direkam atau potret. Kepala terus menengok ke kanan dan kiri, mengawasi gerak lumba-lumba yang muncul ke permukaan. Seru sekali!
Sayang, karena kami datang agak siang sudah banyak nelayan yang melaut di situ. Rombongan lumba-lumba hanya sesekali muncul dan beratraksi.
"Biasanya kalau tidak banyak kapal, mereka sampai lompat-lompat," kata Derdi, tur guide wisata lumba-lumba, Selasa (8/11/2016).
Takut terbentur dengan kapal nelayan, lumba-lumba hanya berenang di permukaan laut, tidak sampai melompat. Pengalaman ini menjadi pelajaran untuk traveler yang ingin menonton atraksi ini agar tidak kesiangan.
Traveler yang ingin menonton atraksi lumba-lumba, diharapkan untuk datang pukul 05.00 WITA. Karena pertunjukkan ini hanya berlangsung paling lama selama 2 jam.
Untuk satu kali perjalanan, traveler bisa membayar sekitar Rp 750.000 untuk satu kapal. Kapal bisa diisi sampai 8 penumpang belum termasuk driver kapal dan pemandu.
Sambil menonton lumba-lumba, traveler bisa sekaligus menyaksikan matahari terbit dari Perairan Kapota.
Foto: Peserta tur wisata lumba-lumba mengenakan life jacket untuk keselamatan (Bonauli/detikTravel) |












































Foto: Lumba-lumba bergantian untuk muncul ke permukaan (Bonauli/detikTravel)
Foto: Peserta tur wisata lumba-lumba mengenakan life jacket untuk keselamatan (Bonauli/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Bandara Husein Sastranegara Beroperasi Lagi, Kertajati Jadi Bengkel Pesawat
Jokowi Klaim Tak Tahu Ada Ritual Injak Kepala Kerbau, PDIP Tidak Percaya
PDIP Vs PSI Soal Jokowi Jalani Ritual Injak Kepala Kerbau di Lampung