Jakarta -
Kawasan Monas telah menjadi saksi dari Aksi Damai 2 Desember. Bagi Anda yang lapar, bisa coba mampir ke 4 tempat kuliner di sekitar Monas.
Selain menjadi lokasi strategis untuk orasi massa, di sekitar Monas juga dapat dijumpai sejumlah tempat kuliner yang pastinya bisa dikunjungi usai salat Jumat.
Dihimpun detikTravel, Jumat (2/11/2016) inilah 4 tempat kuliner di sekitar Monas yang bisa jadi rekomendasi.
1. Lenggang Jakarta
Foto: Grandyos Zafna
|
Diresmikan pada 22 Mei 2015, pusat kuliner Lenggang Jakarta yang terletak di dekat parkiran IRTI Monas semakin meramaikan kawasan yang kini menjadi venue Aksi Damai 2 Desember.
Inilah pusat wisata kuliner yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta yang bisa dikunjungi wisatawan. Di sini traveler bisa jajan dengan nyaman dan aman.
Pusat Kuliner Lenggang Jakarta dihias dengan warna merah dan atribut yang menarik. Layaknya food court, ada banyak pilihan kuliner yang bisa dicoba traveler. Ada kurang lebih 300 pedagang yang berjualan di pusat kuliner ini.
Berwisata kuliner di Lenggang Jakarta bisa jadi pilihan bagi traveler bila lapar usai melaksanakan Salat Jumat. Bagaimanapun juga, perut mesti diisi dan bisa juga nongkrong-nongkrong asyik di Lenggang Jakarta.
2. Jalan Sabang
(Noval/detikTravel)
|
Bergeser sedikit dari Monas ke Jalan Sabang. Jalanan satu ini memang terkenal akan pusat kuliner kaki limanya yang berjajar di sepanjang jalan. Meski kaki lima, namun rasanya bintang lima lho.
Di sepanjang jalan ini, ada banyak warung tenda yang berdiri dan siap memuaskan indera perasa traveler. Dari mulai pecel lele, seafood, sampai nasi goreng pun ada. Makin malam, pilihan kuliner pun semakin bervariasi.
Soal rasa, tidak ada yang tidak enak di Jalan Sabang. Semuanya patut untuk dicoba!
3. Sekitar Masjid Cut Meutia
Foto: Ari Saputra
|
Kalau lapar setelah salat Jumat, mampir saja ke Cut Meutia yang beralamat di Jalan Taman Cut Meutia No 1, Menteng. Ada banyak jajanan enak yang berada di sekitar wilayah masjid. Lokasi Masjid Cut Meutia pun tidak seberapa jauh dari Monas. Cukup berjalan kaki selama kurang lebih 15 menit juga sudah sampai.
Ada beberapa tempat jajan yang patut dicoba di sekitar Masjid Cut Meutia, salah satu di antaranya adalah Mi Juhi Bang Adnan. Ada juga warung Sop buntut Hj Nurjanah yang sudah melegenda. Kuliner kaki lima lainnya juga tidak kalah menggoda.
Tinggal traveler pilih saja sesuai selera. Di depan Stasiun Gondangdia juga berjejer gerai makanan yang enak-enak.
4. Jalan Pecenongan
Foto: Detikfood
|
Selain Jalan Sabang, juga ada Jalan Pecenongan yang berada tidak jauh dari Monas. Tidak kalah dengan Jalan Sabang, ada banyak variasi makanan yang bisa traveler coba. Dari Monas cukup jalan kaki 15 menit saja.
Di pusat kuliner ini, ada beberapa rekomendasi yang patut dicoba. Terutama martabak Pecenongan yang sudah lebih dahulu tersohor. Berturut-turut kemudian ada Chinese Food, nasi bebek, nasi uduk, sop kambing dan masih banyak yang lainnya.
Aneka makanan warteg pun tersedia di sepanjang jalan Pecenongan. Restoran Bubur Kwang Tung yang buka sepanjang malam juga jangan luput dari perhatian. Kawasan pusat kuliner ini tentu bisa jadi tujuan akhir setelah seharian berorasi damai. Kulineran di sejumlah destinasi di atas, pastinya seru!
Diresmikan pada 22 Mei 2015, pusat kuliner Lenggang Jakarta yang terletak di dekat parkiran IRTI Monas semakin meramaikan kawasan yang kini menjadi venue Aksi Damai 2 Desember.
Inilah pusat wisata kuliner yang disediakan oleh Pemprov DKI Jakarta yang bisa dikunjungi wisatawan. Di sini traveler bisa jajan dengan nyaman dan aman.
Pusat Kuliner Lenggang Jakarta dihias dengan warna merah dan atribut yang menarik. Layaknya food court, ada banyak pilihan kuliner yang bisa dicoba traveler. Ada kurang lebih 300 pedagang yang berjualan di pusat kuliner ini.
Berwisata kuliner di Lenggang Jakarta bisa jadi pilihan bagi traveler bila lapar usai melaksanakan Salat Jumat. Bagaimanapun juga, perut mesti diisi dan bisa juga nongkrong-nongkrong asyik di Lenggang Jakarta.
Bergeser sedikit dari Monas ke Jalan Sabang. Jalanan satu ini memang terkenal akan pusat kuliner kaki limanya yang berjajar di sepanjang jalan. Meski kaki lima, namun rasanya bintang lima lho.
Di sepanjang jalan ini, ada banyak warung tenda yang berdiri dan siap memuaskan indera perasa traveler. Dari mulai pecel lele, seafood, sampai nasi goreng pun ada. Makin malam, pilihan kuliner pun semakin bervariasi.
Soal rasa, tidak ada yang tidak enak di Jalan Sabang. Semuanya patut untuk dicoba!
Kalau lapar setelah salat Jumat, mampir saja ke Cut Meutia yang beralamat di Jalan Taman Cut Meutia No 1, Menteng. Ada banyak jajanan enak yang berada di sekitar wilayah masjid. Lokasi Masjid Cut Meutia pun tidak seberapa jauh dari Monas. Cukup berjalan kaki selama kurang lebih 15 menit juga sudah sampai.
Ada beberapa tempat jajan yang patut dicoba di sekitar Masjid Cut Meutia, salah satu di antaranya adalah Mi Juhi Bang Adnan. Ada juga warung Sop buntut Hj Nurjanah yang sudah melegenda. Kuliner kaki lima lainnya juga tidak kalah menggoda.
Tinggal traveler pilih saja sesuai selera. Di depan Stasiun Gondangdia juga berjejer gerai makanan yang enak-enak.
Selain Jalan Sabang, juga ada Jalan Pecenongan yang berada tidak jauh dari Monas. Tidak kalah dengan Jalan Sabang, ada banyak variasi makanan yang bisa traveler coba. Dari Monas cukup jalan kaki 15 menit saja.
Di pusat kuliner ini, ada beberapa rekomendasi yang patut dicoba. Terutama martabak Pecenongan yang sudah lebih dahulu tersohor. Berturut-turut kemudian ada Chinese Food, nasi bebek, nasi uduk, sop kambing dan masih banyak yang lainnya.
Aneka makanan warteg pun tersedia di sepanjang jalan Pecenongan. Restoran Bubur Kwang Tung yang buka sepanjang malam juga jangan luput dari perhatian. Kawasan pusat kuliner ini tentu bisa jadi tujuan akhir setelah seharian berorasi damai. Kulineran di sejumlah destinasi di atas, pastinya seru!
(rdy/fay)
Komentar Terbanyak
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun
Tangis Istri Pelatih Valencia Pecah, Suasana Doa Bersama Jadi Penuh Haru
Sebelum Bikin Patung Macan Putih Gemoy, Seniman di Kediri Sempat Mimpi Aneh