Rekomendasi Tempat Wisata di Solo Buat Akhir Pekan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Rekomendasi Tempat Wisata di Solo Buat Akhir Pekan

Kurnia Yustiana - detikTravel
Jumat, 06 Jan 2017 17:25 WIB
Rekomendasi Tempat Wisata di Solo Buat Akhir Pekan
Foto: (Surakarta.go.id)
Solo - Solo punya segudang destinasi wisata buat liburan. Traveler yang mau akhir pekan di sekitaran Solo, paling tidak ada 5 destinasi yang sayang dilewatkan.

Aneka objek wisata menarik ada di sekitar Solo. Buat traveler pecinta kuliner, banyak pilihan makanan enak di sini. Kalau mau wisata menikmati keindahan alam, atau melihat candi yang bersejarah juga ada lho.

Disusun detikTravel, Jumat (6/1/2017), berikut 5 destinasi pilihan buat akhir pekan di Solo dan sekitarnya:

1. Keraton Surakarta

Foto: (Surakarta.go.id)
Keraton Surakarta letaknya di pusat kota Solo. Tak sulit menemukannya, dari Slamet Riyadi lurus sampai ke pertigaan Gladak, masuk alun-alun utara, lewat sisi samping benteng keraton, dan ketemulah pintu utama istana berpagar putih dan motif ukiran biru putih sebagai ornamen selamat datang.

Selama berkunjung ke keraton serta museumnya yang megah ini, traveler bisa mendapat berbagai informasi tentang sejarah perkembangan Kota Solo dan kebudayaannya. Dengan tiket yang ramah di kantong, wisatawan sudah dapat berkeliling museum melihat koleksi benda kuno di sana.

Selain itu, berkeliling di alun-alun sekitar keraton pun menyenangkan. Asyiknya lagi, biasanya traveler dapat ketemu dengan kebo bule dan memberinya makan. Sekadar bersantai, bermain layangan atau foto-foto di alun-alun juga menarik dicoba.

2. Wisata kuliner gule goreng

Foto: (Randy/detikTravel)
Kuliner Solo terkenal dengan kelezatannya. Selain timlo, selat, sate buntel, ada lagi makanan enak yang wajib dicoba, yaitu gule goreng. Kuliner itu dipopulerkan oleh Pak Samin yang buka di daerah Ngarsopuro, tapi kini ada pula warung anaknya di Jalan Ronggo Warsito.

Gule goreng ini berupa jeroan kambing yang digoreng garing dan disajikan terpisah dengan kuah gule. Begitu jeroan goreng masuk ke mulut, sensasinya pun seperti makan kerupuk, garing. Rasanya pun makin sedap ketika dimakan bersama kuah gule dan nasi panas.

Agar makin mantap, gule goreng pasnya dinikmati dengan teh tawar panas. Harga seporsi gule goreng pun cukup bersahabat, yaitu sekitar Rp 20 ribu.

3. Taman Sriwedari

Foto: (Muchus Budi R/detikTravel)
Taman Sriwedari yang cantik kental dengan bersejarah ini ada di Kecamatan Laweyan. Taman tersebut dulunya merupakan tempat istirahat keluarga kerajaan. Namun kini telah menjadi tempat rekreasi keluarga lokal Solo maupun wisatawan dari daerah lain.

Selain bisa menikmati keindahan taman dan cuaca sore yang teduh, biasanya ada pertunjukan wayang di Gedung Wayang Orang Sriwedari. Pertunjukan wayang ini berdasarkan kisah Ramayana dan Mahabarata.

4. Air Terjun Jumog

Foto: (I Gede Leo Agustina/d'Traveler)
Berkendara dari pusat kota Solo sekitar 1 jam, traveler bisa melihat Air Terjun Jumog. Lokasinya di kaki gunung Lawu, tepatnya di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Keindahannya tak kalah dengan Air Terjun Grojogan Sewu yang juga di kaki Gunung Lawu.

Air terjun ini tingginya sekitar 30 meter dan tampak dua aliran mengalir deras. Airnya begitu jernih. Dengan udara segar yang juga terasa di sana, objek wisata ini cocok sekali dikunjungi yang ingin kabur sejenak dari hiruk pikuk perkotaan.

5. Candi Cetho

Foto: (Pungky Sudrajat/d'Traveler)
Masih di kawasan Gunung Lawu, ada Candi Cetho. Peninggalan bersejarah ini menjadi salah satu primadona tempat wisata di sana. Walaupun masih digunakan sebagai tempat peribadatan umat Hindu, candi juga terbuka buat kunjungan wisatawan.

Sebelum memasuki candi, traveler harus trekking terlebih dahulu dan bakalan disambut gapura tinggi menjulang yang mirip seperti di Bali. Memasuki gapura itu, barulah komplek Candi Cetho terlihat.

Berada di ketinggian 1.496 meter di atas permukaan laut, pemandangan candi dan sekitarnya pun begitu menyejukkan mata. Traveler bisa berkeliling dan berfoto di candi, tapi tetap harus menjaga kesopanan ya.
Halaman 2 dari 6
Keraton Surakarta letaknya di pusat kota Solo. Tak sulit menemukannya, dari Slamet Riyadi lurus sampai ke pertigaan Gladak, masuk alun-alun utara, lewat sisi samping benteng keraton, dan ketemulah pintu utama istana berpagar putih dan motif ukiran biru putih sebagai ornamen selamat datang.

Selama berkunjung ke keraton serta museumnya yang megah ini, traveler bisa mendapat berbagai informasi tentang sejarah perkembangan Kota Solo dan kebudayaannya. Dengan tiket yang ramah di kantong, wisatawan sudah dapat berkeliling museum melihat koleksi benda kuno di sana.

Selain itu, berkeliling di alun-alun sekitar keraton pun menyenangkan. Asyiknya lagi, biasanya traveler dapat ketemu dengan kebo bule dan memberinya makan. Sekadar bersantai, bermain layangan atau foto-foto di alun-alun juga menarik dicoba.

Kuliner Solo terkenal dengan kelezatannya. Selain timlo, selat, sate buntel, ada lagi makanan enak yang wajib dicoba, yaitu gule goreng. Kuliner itu dipopulerkan oleh Pak Samin yang buka di daerah Ngarsopuro, tapi kini ada pula warung anaknya di Jalan Ronggo Warsito.

Gule goreng ini berupa jeroan kambing yang digoreng garing dan disajikan terpisah dengan kuah gule. Begitu jeroan goreng masuk ke mulut, sensasinya pun seperti makan kerupuk, garing. Rasanya pun makin sedap ketika dimakan bersama kuah gule dan nasi panas.

Agar makin mantap, gule goreng pasnya dinikmati dengan teh tawar panas. Harga seporsi gule goreng pun cukup bersahabat, yaitu sekitar Rp 20 ribu.

Taman Sriwedari yang cantik kental dengan bersejarah ini ada di Kecamatan Laweyan. Taman tersebut dulunya merupakan tempat istirahat keluarga kerajaan. Namun kini telah menjadi tempat rekreasi keluarga lokal Solo maupun wisatawan dari daerah lain.

Selain bisa menikmati keindahan taman dan cuaca sore yang teduh, biasanya ada pertunjukan wayang di Gedung Wayang Orang Sriwedari. Pertunjukan wayang ini berdasarkan kisah Ramayana dan Mahabarata.

Berkendara dari pusat kota Solo sekitar 1 jam, traveler bisa melihat Air Terjun Jumog. Lokasinya di kaki gunung Lawu, tepatnya di Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar. Keindahannya tak kalah dengan Air Terjun Grojogan Sewu yang juga di kaki Gunung Lawu.

Air terjun ini tingginya sekitar 30 meter dan tampak dua aliran mengalir deras. Airnya begitu jernih. Dengan udara segar yang juga terasa di sana, objek wisata ini cocok sekali dikunjungi yang ingin kabur sejenak dari hiruk pikuk perkotaan.

Masih di kawasan Gunung Lawu, ada Candi Cetho. Peninggalan bersejarah ini menjadi salah satu primadona tempat wisata di sana. Walaupun masih digunakan sebagai tempat peribadatan umat Hindu, candi juga terbuka buat kunjungan wisatawan.

Sebelum memasuki candi, traveler harus trekking terlebih dahulu dan bakalan disambut gapura tinggi menjulang yang mirip seperti di Bali. Memasuki gapura itu, barulah komplek Candi Cetho terlihat.

Berada di ketinggian 1.496 meter di atas permukaan laut, pemandangan candi dan sekitarnya pun begitu menyejukkan mata. Traveler bisa berkeliling dan berfoto di candi, tapi tetap harus menjaga kesopanan ya.

(krn/krn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads