Mau Sentuh Durian Seperti Park Bo Gum, Ini 7 Destinasinya

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Mau Sentuh Durian Seperti Park Bo Gum, Ini 7 Destinasinya

Kurnia Yustiana - detikTravel
Jumat, 13 Jan 2017 16:30 WIB
Mau Sentuh Durian Seperti Park Bo Gum, Ini 7 Destinasinya
Foto: (Mecima Pro)
Jakarta - Park Bo Gum sempat jalan-jalan di Jakarta dan memilih durian. Nah selain di Jakarta, masih banyak destinasi lain buat traveler yang juga ingin berburu durian.

Aktor Park Bo Gum yang berasal dari Korea Selatan tiba di Indonesia pada hari Rabu (11/1) kemarin. Kehadiran aktor pemeran 'Moonlight Drawn by Clouds' ini dalam rangka fan meeting bertajuk '2016-2017 Park Bo Gum Asia Tour Fan Meeting in Jakarta', yang akan berlangsung hari ini di Kota Kasablanka.

Setelah menjejakkan kaki di Jakarta, Park Bo Gum langsung menjelajahi makanan khas Indonesia seperti sate. Beredar pula foto pemeran Choi Taek di 'Reply 1988' ini saat sedang memilih-milih durian mana yang akan ia makan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, traveler yang juga ingin memilah dan menikmati durian seperti Park Bo Gum, tak hanya bisa melakukannya di Jakarta. Tapi bisa juga di berbagai daerah di Indonesia. Dari sekian banyak destinasi buat wisata menikmati durian, paling tidak ada 7 yang sayang dilewatkan.

Dirangkum detikTravel, Jumat (13/1/2017), berikut 7 destinasi wisata buat icip-icip durian:

1. Aceh Besar

Foto: (Agus Setyadi/detikTravel)
Salah satu daerah yang terkenal sebagai penghasil durian di Provinsi Aceh adalah Kecamatan Loong, Aceh Besar. Lokasinya 40 km arah barat Banda Aceh. Banyak terdapat perkebunan warga dengan pohon-pohon durian yang ditanam rapi.

Biasanya penduduk di sana tidak langsung memetik durian dari pohon, tapi menunggu hingga jatuh. Begitu buah sudah menyentuh tanah, mereka mengambilnya lalu dibawa turun dari wilayah perkebunan.

Kalau mau, traveler bisa membeli buah itu langsung dari warga yang membawa turun durian dari perkebunan dengan mengikat pada kayu ukuran panjang dan ditaruh di atas bahu. Langsung menikmati durian di perkebunan pun boleh.

Meski demikian, durian di Lhoong tidak selalu ada. Tergantung musim berbuah. Selain di kebun, pinggiran-pinggiran jalan menuju Lhoong juga banyak terdapat penjual durian.

2. Medan

Foto: (Afif/detikTravel)
Bicara soal durian, tentu tak lepas dari Ucok Durian di Medan. Pendiri Ucok Durian yang buka 24 jam ini adalah seorang pria bernama Zainal Abidin Chaniago. Pria berusia 48 tahun itu membangun Ucok Durian sejak sekitar 3 tahun lalu, setelah sebelumnya berjualan berpindah-pindah di pingggir jalan.

Ucok Durian begitu terkenal sebagai tempat makan durian paling enak di Medan. Rasa duriannya begitu manis. Dagingnya tebal berwarna kuning dan wanginya harum sekali. Melahap satu buah saja, rasanya tidak cukup.

Harga satu durian, dibanderol Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu. Harga yang setimpal dengan rasa manis duriannya. Asyiknya lagi, jika durian yang kita pesan ternyata pahit atau tidak sesuai pesanan, silakan bilang dan kemudian akan diganti dengan gratis.

3. Empat Lawang

Foto: (Afif/detikTravel)
Berikutnya, ada durian tembaga di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. Penampakan durian tembaga adalah ukurannya kecil dan berwarna hijau. Memang kecil dagingnya, tapi tebal dan manis.

Daging durian begitu mantap dan bikin bagih. Durian ini memang tidak tersedia setiap saat. musim durian tembaga adalah pada November-Desember.

4. Bandar Lampung

Foto: (iStock)
Durian dari Lampung memang terkenal manis-manis. Bagi wisatawan penikmat durian, tidak akan menyesal jika jauh-jauh datang ke Lampung. Asyiknya lagi, buah durian di sini tak hanya ada saat panen raya. Di luar musim panen raya pun biasanya tetap ada yang menjual durian.

Traveler yang ingin mencicipi kelezatannya, bisa datang ke Kampung Hutan Durian Taman Hutan Raya di Bandar Lampung. Selain ada, banyak pula pedagang durian di sepanjang Jalan Sultan Agung Way Halim serta kawasan Sukadanaham.

5. Pandeglang

Foto: (Afif/detikTravel)
Liburan ke Pandeglang, Banten, wisatawan bisa puas makan durian. Cobalah datang ke Duren Jatohan Haji Arif. Aneka durian lokal dari seluruh daerah di Banten bisa dibeli di sini. Rasanya pun nikmat.

Selain daging durian biasa, di sini juga menjual pancake durian, sup durian, sup durian alpukat, sup durian roti, sup durian ketan, surabi durian, ketan durian dan sup durian nangka. Pokoknya serba durian!

Dalam sehari, Duren Jatohan Haji Arif bisa menghabiskan 500 sampai 3.000 buah durian. Tempat makannya pun nyaman, terdiri dari dua lantai, parkirannya luas dan fasilitas seperti musala dan kamar mandi juga bersih.

6. Lombok Barat

Foto: iStock
Tak hanya pantai, Lombok juga punya destinasi buat menikmati enaknya durian. Lokasinya di Karang Bayan, Lingsar, Lombok barat dengan banyaknya kebun durian di sana. Setiap musim panen durian tiba, Karang Bayan menjadi pasar dadakan dan ramai dikunjungi pecinta durian.

Durian dari Karang Bayan dikenal memiliki rasa yang khas dan agak berbeda dengan durian lainnya. Dalam satu buah durian, isinya pun banyak. Jadi dijamin bisa ketagihan mencicipi durian di Karang Bayan.

7. Palu

Foto: (Afif/detikTravel)
Mau asyik makan durian di tepi pantai, bisa dicoba di Palu, Sulawesi Tengah. Ada Pantai Talise yang merupakan salah satu destinasi wisata terkenal di sana. Selain wisatawan bisa melihat pemandangan indah Teluk Palu, Pantai Talise juga dikenal sebagai surga durian.

Banyak pedagang menjajakan durian di sini setiap hari hingga tengah malam. Durian legit biasanya didatangkan dari daerah Poso dan sekitarnya. Harga satu buah duriannya berkisar belasan hingga puluhan ribu, tergantung ukurannya.

Menurut pedagang yang menjual durian di sekitar Pantai Talise, Durian di Palu seperti tidak kenal musim, ada terus sepanjang tahun. Jadi jangan takut kehabisan, persediaan durian akan tetap melimpah!
Halaman 2 dari 8
Salah satu daerah yang terkenal sebagai penghasil durian di Provinsi Aceh adalah Kecamatan Loong, Aceh Besar. Lokasinya 40 km arah barat Banda Aceh. Banyak terdapat perkebunan warga dengan pohon-pohon durian yang ditanam rapi.

Biasanya penduduk di sana tidak langsung memetik durian dari pohon, tapi menunggu hingga jatuh. Begitu buah sudah menyentuh tanah, mereka mengambilnya lalu dibawa turun dari wilayah perkebunan.

Kalau mau, traveler bisa membeli buah itu langsung dari warga yang membawa turun durian dari perkebunan dengan mengikat pada kayu ukuran panjang dan ditaruh di atas bahu. Langsung menikmati durian di perkebunan pun boleh.

Meski demikian, durian di Lhoong tidak selalu ada. Tergantung musim berbuah. Selain di kebun, pinggiran-pinggiran jalan menuju Lhoong juga banyak terdapat penjual durian.

Bicara soal durian, tentu tak lepas dari Ucok Durian di Medan. Pendiri Ucok Durian yang buka 24 jam ini adalah seorang pria bernama Zainal Abidin Chaniago. Pria berusia 48 tahun itu membangun Ucok Durian sejak sekitar 3 tahun lalu, setelah sebelumnya berjualan berpindah-pindah di pingggir jalan.

Ucok Durian begitu terkenal sebagai tempat makan durian paling enak di Medan. Rasa duriannya begitu manis. Dagingnya tebal berwarna kuning dan wanginya harum sekali. Melahap satu buah saja, rasanya tidak cukup.

Harga satu durian, dibanderol Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu. Harga yang setimpal dengan rasa manis duriannya. Asyiknya lagi, jika durian yang kita pesan ternyata pahit atau tidak sesuai pesanan, silakan bilang dan kemudian akan diganti dengan gratis.

Berikutnya, ada durian tembaga di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan. Penampakan durian tembaga adalah ukurannya kecil dan berwarna hijau. Memang kecil dagingnya, tapi tebal dan manis.

Daging durian begitu mantap dan bikin bagih. Durian ini memang tidak tersedia setiap saat. musim durian tembaga adalah pada November-Desember.

Durian dari Lampung memang terkenal manis-manis. Bagi wisatawan penikmat durian, tidak akan menyesal jika jauh-jauh datang ke Lampung. Asyiknya lagi, buah durian di sini tak hanya ada saat panen raya. Di luar musim panen raya pun biasanya tetap ada yang menjual durian.

Traveler yang ingin mencicipi kelezatannya, bisa datang ke Kampung Hutan Durian Taman Hutan Raya di Bandar Lampung. Selain ada, banyak pula pedagang durian di sepanjang Jalan Sultan Agung Way Halim serta kawasan Sukadanaham.

Liburan ke Pandeglang, Banten, wisatawan bisa puas makan durian. Cobalah datang ke Duren Jatohan Haji Arif. Aneka durian lokal dari seluruh daerah di Banten bisa dibeli di sini. Rasanya pun nikmat.

Selain daging durian biasa, di sini juga menjual pancake durian, sup durian, sup durian alpukat, sup durian roti, sup durian ketan, surabi durian, ketan durian dan sup durian nangka. Pokoknya serba durian!

Dalam sehari, Duren Jatohan Haji Arif bisa menghabiskan 500 sampai 3.000 buah durian. Tempat makannya pun nyaman, terdiri dari dua lantai, parkirannya luas dan fasilitas seperti musala dan kamar mandi juga bersih.

Tak hanya pantai, Lombok juga punya destinasi buat menikmati enaknya durian. Lokasinya di Karang Bayan, Lingsar, Lombok barat dengan banyaknya kebun durian di sana. Setiap musim panen durian tiba, Karang Bayan menjadi pasar dadakan dan ramai dikunjungi pecinta durian.

Durian dari Karang Bayan dikenal memiliki rasa yang khas dan agak berbeda dengan durian lainnya. Dalam satu buah durian, isinya pun banyak. Jadi dijamin bisa ketagihan mencicipi durian di Karang Bayan.

Mau asyik makan durian di tepi pantai, bisa dicoba di Palu, Sulawesi Tengah. Ada Pantai Talise yang merupakan salah satu destinasi wisata terkenal di sana. Selain wisatawan bisa melihat pemandangan indah Teluk Palu, Pantai Talise juga dikenal sebagai surga durian.

Banyak pedagang menjajakan durian di sini setiap hari hingga tengah malam. Durian legit biasanya didatangkan dari daerah Poso dan sekitarnya. Harga satu buah duriannya berkisar belasan hingga puluhan ribu, tergantung ukurannya.

Menurut pedagang yang menjual durian di sekitar Pantai Talise, Durian di Palu seperti tidak kenal musim, ada terus sepanjang tahun. Jadi jangan takut kehabisan, persediaan durian akan tetap melimpah!

(krn/krn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads