Wisata Balai Kota, Hadiah Ahok Untuk Jakarta

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Wisata Balai Kota, Hadiah Ahok Untuk Jakarta

Johanes Randy Prakoso - detikTravel
Rabu, 10 Mei 2017 08:50 WIB
Ilustrasi Balai Kota Jakarta (Kurnia/detikTravel)
Jakarta - Semasa menjabat gubernur, Ahok banyak berkontribusi pada pariwisata Jakarta. Salah satu yang fenomenal adalah dibukanya Balai Kota untuk wisata.

Saksikan video 20detik mengenai Wisata Hadiah Ahok untuk Jakarta di sini:


Tepat pada 11 September 2015 atau hampir dua tahun lalu, Ahok menghadirkan sebuah inisiatif wisata baru bagi warga Jakarta. Lewat Wisata Balai Kota, Ahok mengajak setiap warga Jakarta untuk melihat langsung suasana di kantornya.

Namun tidak hanya dapat melihat suasana dan kesibukan yang ada, wisatawan juga dapat mengenal sejarah Balai Kota, Gubernur terdahulu dan program Jakarta Smart City.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya saja, tidak semua bagian Balai Kota dibuka untuk umum. Khusus untuk ruang kerja gubernur, kantor Blok G dan Blok H (Gedung DPRD DKI) sengaja tidak dibuka karena banyak dokumen berharga.

Kantor gubernur yang tidak boleh dimasuki (Kurnia/detikTravel)Kantor gubernur yang tidak boleh dimasuki (Kurnia/detikTravel)

Menariknya lagi, PKL pun diperbolehkan berjualan di Plaza Blok B Balai Kota. Tentu saja mereka yang berjualan adalah binaan Dinas Koperasi Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI serta yang lolos seleksi dari BPOM.

Jika ingin mampir, pengunjung bisa memarkirkan kendaraannya di lapangan IRTI Monas dan basemen Gedung DPRD DKI. Wisatawan juga dapat masuk kawasan Balai Kota melalui dua pintu, yakni pintu DPRD DKI dari Jl Kebon Sirih dan pintu depan Jl Medan Merdeka Selatan.

Ada jajanannya juga lho (Kurnia/detikTravel)Ada jajanannya juga lho (Kurnia/detikTravel)

Balai Kota dibuka untuk umum setiap Sabtu dan Minggu mulai pukul 09.00-17.00 WIB untuk objek area bagian dalam dan pukul 09.00-20.00 WIB untuk objek bagian luar. Pengunjung pun tidak dikenakan biaya sama sekali.

Adapun keramaian di Balai Kota tidak hanya terjadi saat weekend, tapi juga saat hari biasa. Apalagi dengan putusan vonis Ahok yang baru saja terjadi kemarin. Setelah ditinggal Ahok, apa Balai Kota akan tetap ramai ya?


(rdy/fay)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads