Mereka berjalan kaki dalam arak-arakan menuju pemakaman para ulama dan sudah menjadi tradisi tahunan. Pada kesempatan ini pula para peziarah bersilaturahmi dengan sanak famili yang masih ada di kota ini menjelang bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari.
Dari pantauan detikTravel, Minggu (21/5/2017), mereka yang datang dari luar negeri antara lain dari Arab Saudi, Yaman, Beunei Darussalam, Singapura, dan Malaysia. Seluruhnya melakukan arak-arakan dari Rumah Sejarah Sungai Bayas Kuto Batu 8 Ilir Palembang menuju pemakaman Pangeran Syarif Ali, yakni pemakaman Kesultanan Kawah Tengkurep dan Pemakaman Auliya Kambang Koci sebagai tempat acara puncak.
Wali Kota Palembang Harnojoyo hadir di antara puluhan ribu peziarah. Ia mengatakan bahwa agenda ziarah kubra juga sejalan dengan konsep Palembang sebagai kota yang madani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, Harnojoyo juga berharap agenda tahunan ini dapat terjadwal dengan baik. Imbasnya, masyarakat yang akan hadir bisa mendapatkan jadwalnya jauh-jauh hari.
Seperti diketahui, ziarah kubra yang berlangsung hari ini merupakan kegiatan puncak atau Haul Al Habib Abdullah bin Idrus Shahab dan Al Habib Abdurrahman Al bin Hamid. Pelaksanaan ziarah sendiri dimulai sejak Jum'at (19/5) hingga puncaknya pada hari ini. (msl/msl)










































