Saat Maghrib di Sabang: Matikan Lampu
Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Pesona Sabang

Saat Maghrib di Sabang: Matikan Lampu

Bona - detikTravel
Selasa, 30 Mei 2017 18:15 WIB
Saat Maghrib di Sabang: Matikan Lampu
Ilustrasi Masjid di Iboih Sabang (Bonauli/detikTravel)
Sabang - Lain ladang, lain belalang. Berada di Sabang saat maghrib, ada pengalaman lain yang bisa traveler rasakan. Lampu akan tetap mati sampai salat maghrib usai.

detikTravel mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Sabang pekan lalu atas undangan dari Kementerian Pariwisata. Saat melewati maghrib, detikTravel merasakan sesuatu yang berbeda di sana.

Biasanya masyarakat akan mulai menyalakan lampu ketika matahari terbenam. Tetapi tidak di Sabang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lampu akan tetap mati, sampai salat maghrib di masjid usai. Wah!

"Ini cara kami menghormati waktu maghrib," ujar Isfan, Dive Master di Rubiah Tirta Divers.

Sabang menjadi daerah Indonesia terakhir yang dilewati oleh matahari saat akan terbenam. Waktu maghrib akan mulai pukul sekitar pukul 19.00 WIB.

Bukan hanya lampu yang mati, aktivitas pun ikut terhenti. Semua masyarakat melakukan salat berjamaah di masjid.

Saat salat usai, lampu-lampu akan mulai dinayalakan. Dimulai dari dalam masjid dan akhirnya seluruh desa. Tradisi ini sudah dilakukan secara turun temurun di Sabang. (bnl/aff)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads