detikTravel mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Sabang pekan lalu atas undangan dari Kementerian Pariwisata. Saat melewati maghrib, detikTravel merasakan sesuatu yang berbeda di sana.
Biasanya masyarakat akan mulai menyalakan lampu ketika matahari terbenam. Tetapi tidak di Sabang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini cara kami menghormati waktu maghrib," ujar Isfan, Dive Master di Rubiah Tirta Divers.
Sabang menjadi daerah Indonesia terakhir yang dilewati oleh matahari saat akan terbenam. Waktu maghrib akan mulai pukul sekitar pukul 19.00 WIB.
Bukan hanya lampu yang mati, aktivitas pun ikut terhenti. Semua masyarakat melakukan salat berjamaah di masjid.
Saat salat usai, lampu-lampu akan mulai dinayalakan. Dimulai dari dalam masjid dan akhirnya seluruh desa. Tradisi ini sudah dilakukan secara turun temurun di Sabang. (bnl/aff)












































Komentar Terbanyak
Viral Bule Sebut Bali 'Neraka Dunia', Dispar Badung Bereaksi
Cair! Desa Wunut Bagikan THR untuk Seluruh Warga, Termasuk Bayi Baru Lahir
Terkuak! WNA Punya Lahan di Proyek Akomodasi Wisata, Caranya Pinjam Identitas Warlok