detikTravel mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Sabang pekan lalu atas undangan dari Kementerian Pariwisata. Tak lengkap rasanya kalau datang ke Sabang hanya untuk wisata pantai. Sabang juga punya wisata ekstrem di Gua Sarang.
Gua Sarang berbatasan langsung dengan air laut. Diberi nama Sarang karena tempat ini menjadi sarang burung walet. Lokasinya berada di seberang kawasan hutan lindung Iboih, sekitar 10 menit dari Kampung Iboih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk turun sebaiknya menggunakan tali yang dililitkan ke pohon (Bonauli/detikTravel) |
Pantai ini kecil dan diapit oleh dua buah tebing di sisi kanan dan kiri. Gua Sarang berada di tebing-tebing tersebut.
Tebing sebelah kanan memiliki karakteristik batu. Sehingga perlu persiapan alat untuk sampai mendaki ke gua yang ada di sebelah sana.
Tebing di sebelah kanan (Bonauli/detikTravel) |
Kamu bisa mendaki di tebing ini dengan sedikit telungkup. Disarankan tidak membawa tas yang berat karena dasar tebing adalah laut.
Dari ujung tebing kamu akan melihat Gua Sarang. Gua ini besar dan langsung diisi oleh air laut.
Ujung tebing yang langsung menghadap laut (Bonauli/detikTravel) |
"Bagi yang sudah biasa juga harus hati-hati. Masuk ke gua ini butuh perhitungan," ujar Aan, salah seorang pemandu.
Waktu terbaik mengunjunginya adalah ketika sunset. Selamat berpetualang di Sabang!
Dinding Gua Sabang (Bonauli/detikTravel) |












































Untuk turun sebaiknya menggunakan tali yang dililitkan ke pohon (Bonauli/detikTravel)
Tebing di sebelah kanan (Bonauli/detikTravel)
Ujung tebing yang langsung menghadap laut (Bonauli/detikTravel)
Dinding Gua Sabang (Bonauli/detikTravel)
Komentar Terbanyak
Ditonjok Preman Pantai Santolo, Emak-emak di Garut Babak Belur
Terungkap! Penyebab Kapal Dewi Anjani Tenggelam: Semua ABK Ketiduran
Koster Tepis Bali Sepi, Wisman Naik, Domestiknya Saja yang Turun