Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 08 Jun 2017 18:35 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Masjid Artistik Banget di Bandung, Bentuknya Kubus!

Mukhlis Dinillah
Redaksi Travel
Masjid Al Irsyad Bandung (Mukhlis/detikTravel)
Masjid Al Irsyad Bandung (Mukhlis/detikTravel)

FOKUS BERITA

Masjid Unik Indonesia
Bandung - Bandung Barat punya masjid unik yang traveler mesti kunjungi mumpung bulan Ramadan. Bangunannya kubus minimalis modern dan rancangannya penuh filosofi

Masjid Al Irsyad berada di Kota Baru Parahyangan, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Masjid ini memiliki arsitektur bangunan yang tak biasa. Bangunannya berbentuk kubus menyerupai Kabah di Makkah.

Masjid Al Irsyad dibangun tahun 2009 dan baru diresmikan pada tanggal 27 Agustus 2010 silam. Jika biasanya masjid memiliki kubah, tidak demikian dengan Masjid Al Irsyad. Masjid ini dirancang arsitek ternama Indonesia, Ridwan Kamil yang kini menjabat Walikota Bandung.

Bangunan masjid terlihat begitu bersahaja. Namun penataan batu bata pada keseluruhan dinding masjid terlihat sangat mengagumkan. Apabila dilihat dari kejauhan memang sama sekali tidak menyerupai bangunan masjid pada umumnya.

Desain masjid yang keren (Mukhlis/detikTravel)Desain masjid yang keren (Mukhlis/detikTravel) Foto: Mukhlis Dinillah
"Masjid ini memang memiliki konsep dan filosofi Islam, terinspirasi oleh Kabah yang merupakan lambang kesucian umat muslim di seluruh dunia. Kabah adalah bangunan sederhana namun memiliki makna agung," kata Ketua DKM Al Irsyad, Ahmad Hairuddin Murtani di kantornya, Rabu (7/6/2017).

Batu bata yang disusun pada tembok berbentuk lubang di antara bata solid, dilihat dari kejauhan menghadirkan lafadz dua kalimat syahadat. Selain memiliki fungsi artistik, lubang-lubang itu juga berfungsi sebagai ventilasi udara. Saat malam hari, sinar lampu akan menerobos celah ventilasi sehingga dilihat dari luar tampak seperti masjid memancarkan cahaya membentuk kaligrafi kalimat tauhid.

BACA JUGA: Bulan Ramadan, Trans Studio Bandung Tebar Diskon Hingga 50%

"Jika dilihat dari dalam seperti susunan batu bata yang berantakan. Tapi jika dilihat dari kejauhan, lubang angin itu akan membentuk tulisan kalimat tauhid," ungkap dia.

Masjid seluas 1.871 meter persegi itu hanya memiliki tiga warna, yaitu putih, hitam, dan abu-abu. Tersedia dua pintu masuk masjid yang berada di depan dan samping kanan. Konsep tata letak masjid juga terinspirasi dari aktivitas tawaf mengelilingi Kabah.

Taman dan kolam (Mukhlis/detikTravel)Taman dan kolam (Mukhlis/detikTravel) Foto: Mukhlis Dinillah
"Lanskap dan ruang terbuka sengaja dirancang berbentuk garis-garis melingkar yang mengelilingi bangunan masjid," jelas dia.

Masjid yang mampu menampung sekitar 1.500 orang jemaah ini tidak memiliki tiang atau pilar di tengah ruangan untuk menopang atap sehingga terlihat luas. Hanya empat sisi dinding yang menjadi pembatas sekaligus penopang atap bangunan.

Celah-celah angin pada empat sisi dinding masjid berbentuk segi empat itu menjadikan sirkulasi udara di dalam begitu baik. Sehingga, tidak terasa gerah atau panas di dalamnya meskipun tanpa menggunakan kipas angin maupun AC.

Sementara interior masjid terpasang 99 buah lampu pada langit-langit yang menyimbolkan nama-nama Allah atau Asmaul Husna. Ketika lampu menyala, simbol Asmaul Husna itu akan tampak pada setiap lampu-lampu berbentuk kotak panjang tersebut.

 Ruang salat utama (Mukhlis/detikTravel) Ruang salat utama (Mukhlis/detikTravel) Foto: Mukhlis Dinillah
"Maksud dari desain ini untuk menyimbolkan bahwa manusia yang salat dan berdoa di dalam masjid ini, akan mendapatkan berkah dan hidayah dari semua kebaikan 99 nama Allah," tutur dia.

Keunikan Masjid Al Irsyad juga bisa dilihat dari bentuk mihrab yang dirancang sebagai tempat menghadap Allah dengan konsep 'Keindahan Alam dan Kebesaran Allah'. Mirab terbuka langsung menghadap gunung dan bukit yang asri.

Selain mihrab menghadap langsung alam terbuka, mimbar khatib juga dirancang di atas air dengan bola besar berwarna hitam yang bertuliskan kaligrafi Allah. Dengan begitu, semakin menampilkan artistik yang mengagumkan.

BACA JUGA: Rumah Joglo Terbalik Berusia 200 Tahun di Dago

"Bagian imam ini sengaja tanpa dinding. Desain ini menyimbolkan manusia selalu rendah hati dengan melihat keindahan alam dan kebesaran Allah. Sehingga senantiasa bersyukur dan khusyuk berkomunikasi dengan Allah," kata Ahmad

Nama masjid ini makin populer dan dikenal luas oleh masyarakat setelah menyabet penghargaan bergengsi tingkat dunia. National Frame Building Association memilih Masjid Al Irsyad menjadi satu-satunya tempat peribadatan di Asia yang masuk 5 besar Building of The Year 2010.

Perhelatan akbar yang melibatkan sekitar 15.000 orang arsitek di seluruh dunia ini menempatkan Masjid Al Irsyad dalam kategori arsitektur religius. Hal yang lebih membanggakan lagi, masjid berbentuk kubus ini menjadi satu-satunya tempat peribadatan di luar gereja.

Mihrab yang unik dan filosofis (Mukhlis/detikTravel)Mihrab yang unik dan filosofis (Mukhlis/detikTravel) Foto: Mukhlis Dinillah
Dengan penghargaan itu, setiap hari masjid ini tak hanya dikunjungi oleh masyarakat Indonesia. Bahkan, ribuan orang dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Timur Tengah, Belanda, Australia dan Eropa sengaja datang untuk melihat keunikan dan desain futuristik Masjid Al Irsyad ini.

"Masjid ini bahkan sudah jadi tujuan studi para mahasiswa arsitektur di seluruh dunia karena masjid ini penuh dengan konsep arsitektur kelas dunia," jelas dia.

Menurutnya meski ribuan keluar masuk masjid, para pengunjung tak perlu khawatir masjid menjadi kotor atau terkena najis. Sebab, masjid itu dijaga kebersihannya selama 24 jam penuh. Pengurus DKM menghabiskan biaya operasional kebersihan sebesar Rp 19 hingga Rp 20 juta per bulan.

"Dengan menerapkan manajemen masjid yang profesional sejak berdiri, alhamdulillah masjid ini selain indah juga sangat makmur dan selalu dikunjungi banyak orang," kata Ahmad. (bnl/fay)

FOKUS BERITA

Masjid Unik Indonesia
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: Shinkansen Made In China

Sabtu, 23 Sep 2017 23:15 WIB

China punya kereta 'Shinkansen' baru bernama Fuxing. Kereta cepat ini mampu melaju dengan kecepatan 400 Km/jam. Traveler mesti coba kalau liburan ke China.