Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 18 Agu 2017 07:50 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Benteng Terluas di Dunia Ada di Indonesia

Kurnia Yustiana
Redaksi Travel
Benteng Keraton Buton, benteng terluas di dunia (Afif/detikTravel)
Benteng Keraton Buton, benteng terluas di dunia (Afif/detikTravel)

FOKUS BERITA

Bangga Indonesia
Bau-bau - Indonesia tak hanya punya alam memesona, tapi juga bangunan bersejarah yang menarik dikunjungi. Seperti Benteng Keraton Buton yang jadi benteng terluas sedunia.

Benteng Keraton Buton dapat traveler lihat langsung di Kota Bau-bau, Sulawesi Tenggara. Pada tahun 2006, benteng ini tercatat sebagai benteng terluas di dunia dalam Guinness Book of Record dan Museum Rekor Indonesia (MURI). Keren!

detikTravel pernah berkunjung ke bangunan bersejarah ini beberapa waktu silam. Benteng tampak berdiri kokoh dengan sejumlah meriam yang terpasang di berbagai sisi. Dari informasi yang didapat, Benteng Keraton Buton dibangun pada pemerintahan Labuke Sultan Gafurul Wadudu tahun 1632.

Benteng yang masih berdiri kokoh (Kurnia/detikTravel)Benteng yang masih berdiri kokoh (Kurnia/detikTravel) Foto: undefined
Butuh waktu 10 tahun untuk membangun Benteng Keraton Buton. Tak mengherankan karena memang benteng begitu luas. Luasnya mencapai 22,8 hektar dan panjang kelilingnya mencapai 22,7 km.

Batuan yang dipakai untuk membangun benteng adalah batu gunung. Menariknya lagi, konon batu-batu yang ada disusun dan direkatkan dengan kapur serta putih telur saja. Entah bagaimana bisa putih telur mencengkeram kuat batuan di benteng hingga bertahan

Meriam di benteng (Kurnia/detikTravel)Meriam di benteng (Kurnia/detikTravel) Foto: undefined
Benteng ini berfungsi sebagai tempat tinggal penduduk dan raja serta kepala adat. Dahulu mereka tinggal di sini untuk berlindung dari serangan bajak laut, serta supaya bisa melihat kapal apa saja yang melintas di pesisir karena lokasi benteng di ketinggian.

Hingga sekarang masih ada ratusan KK (kepala keluarga yang tinggal di area benteng. Benteng Keraton Buton juga terus dirawat dan menjadi objek wisata andalan buat turis yang berkunjung ke Bau-bau.

(Kurnia/detikTravel)(Kurnia/detikTravel) Foto: undefined
Untuk memasuki benteng, ada sekitar 12 pintu gerbang. Di dalam area benteng pun banyak bangunan bersejarah menarik lainnya. Seperti Masjid Agung Wolio atau Masjid Al Muqarrabin Syafyi Shaful Mumin.

Di depan masjid terdapat tiang bendera yang usianya mencapai 300 ratus tahun. Tiang tersebut bernama Kasulaana Tombi, dengan tingginya 21 meter.

(Kurnia/detikTravel)(Kurnia/detikTravel)
Berjalan sedikit dari sini, ada aula kesultanan dan bangunan semi tertutup yang menjadi tempat Batu Popaua. Batu tersebut sangatlah penting di Buton karena dipakai dalam proses pelantikan sultan.

Setelah berkeliling benteng, traveler bisa bersantai sejenak di gazebo yang tersedia. Seperti yang ada di dekat masjid. Dari sana pemandangan Bau-bau dari ketinggian serta wilayah pesisir laut tersaji dengan indahnya.

Masjid Agung Wolio dan tiang bendera 300 tahun (Kurnia/detikTravel)Masjid Agung Wolio dan tiang bendera 300 tahun (Kurnia/detikTravel) Foto: undefined



Pemandangan dari benteng yang ada di ketinggian (Kurnia/detikTravel)Pemandangan dari benteng yang ada di ketinggian (Kurnia/detikTravel) Foto: undefined


(bnl/bnl)

FOKUS BERITA

Bangga Indonesia
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: Shinkansen Made In China

Sabtu, 23 Sep 2017 23:15 WIB

China punya kereta 'Shinkansen' baru bernama Fuxing. Kereta cepat ini mampu melaju dengan kecepatan 400 Km/jam. Traveler mesti coba kalau liburan ke China.