Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 28 Sep 2017 16:35 WIB

DOMESTIC DESTINATIONS

Kawah Sileri yang Cantik dan Berbahaya

Bona
Redaksi Travel
Foto: Kawah Sileri, si cantik yang berbahaya (Cah Jetak/dTraveler)
Foto: Kawah Sileri, si cantik yang berbahaya (Cah Jetak/d'Traveler)

FOKUS BERITA

Wisata Bekas Bencana
Banjarnegara - Siapa yang tak tahu Dieng? Tak cuma cantik tapi beberapa kawah di sana juga berbahaya. Salah satunya adalah Kawah Sileri, yang seringkali meletus.

Dikumpulkan detikTravel dari berbagai sumber, Kamis (28/9/2017) kawasaan kawah Dieng merupakan kawah-kawah yang sering aktif. Salah satunya bernama Kawah Sileri.

Menurut data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos Pengamatan Gunung Api Dieng di Desa Karangtengah, setidaknya sejak tahun 1943 kawah Sileri terpantau aktivitasnya.

13 Desember 1944 sekitar 117 orang meninggal akibat letusan kawah Sileri. Kawah Sileri kembali menunjukkan aktivitasnya pada tahun 1956, namun tidak ada korban jiwa.

Kawah Sileri dari dekat (Muhammad Idris/d'traveler)Kawah Sileri dari dekat (Muhammad Idris/d'traveler)
Hingga pada tanggal 13 Desember 1964 Kawah Sileri kembali memakan korban, sebanyak 114 jiwa meninggal akibat letusan freatik eksplosif dan terus berlanjut pada 2003, 2009, hingga saat ini.

Bukannya ditinggalkan, Kawah Sileri justru makin ramai pengunjung. Karena kecantikannya sayang untuk disia-siakan.

Bayangkan, kepulan asap putih dari kawah membumbung tiap saat. Sekelilingnya pohon hijau dan sawah membentang bagai zamrud. Cantik? Sudah pasti.

Kawah Sileri merupakan kawah yang terluas, paling aktif dan sering mengalami letusan. Kawah dengan luas kurang lebih 4 ha ini dapat ditempuh dalam waktu 10 menit dari Pusat Dieng.

Pemandangan menuju Kawah Sileri (Cah Jetak/d'traveler)Pemandangan menuju Kawah Sileri (Cah Jetak/d'traveler)
Kamu diperbolehkan untuk mendekat ke area kawah. Terlihat endapan lumpur belerang yang meluap-luap dan mengepulkan asap. Walaupun begitu hanya tercium sedikit saja bau belerang tak seperti saat berada di Kawah Sikidang.

Namun, kamu mesti berhati-hati. Karena bibir kawah terbuka dan tidak memiliki pembatas. Sekali tergelincir kamu bisa celaka.

Walaupun terbilang berbahaya, Kawah Sileri tetap menjadi primadona saat berkunjung ke Dieng. Biar pun 'aman', kamu tetap harus berhati-hati ketika ada di kawasan kawah ini. (bnl/aff)

FOKUS BERITA

Wisata Bekas Bencana
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED

Foto: 5 Negara Penuh Petualangan

Jumat, 20 Okt 2017 09:25 WIB

Menurut BBC, 5 negara ini jadi tempat yang tepat bagi petualang. Makanan yang unik, destinasi cantik dan pesta semalam suntuk bisa kamu temukan!